Categories
Search Engine Optimization Tips Ngeblog Trafik Blog

Kenapa Komentar Tidak Muncul ?

Blog sebagai media sosial tetap memiliki unsur “sosial” yang tidak bisa terlepas begitu saja. Jadi jika kita masih saja bertanya kenapa komentar tidak muncul di blog-blog yang saya beri komentar kemungkinan besar komentar kita mengandung unsur nyampah.

Komentar di blog merupakan cara termudah dalam mempromosikan blog. Namun perlu diingat bahwa mudah bukan berarti kita bisa seenaknya meninggalkan komentar di banyak blog. Inilah yang menjadi banyak kekesalan blogger. Komentar yang terkesan “nyampah” dan hanya ditujukan untuk mendapatkan backlink.

Link komentar memang benar bisa menjadi daya dongkrak posisi blog di mesin pencari google, atau dengan kata lain link blog bisa mendongkrak SEO. Inilah penyebab utama orang melakukan komentar nyampah demi mendapatkan link yang banyak.

Blog sebagai media sosial tetap memiliki unsur “sosial” yang tidak bisa terlepas begitu saja. Jadi jika kita masih saja bertanya kenapa komentar tidak muncul di blog-blog yang saya beri komentar kemungkinan besar komentar kita mengandung unsur nyampah.

Apa aja sih unsur nyampah komentar itu? Dan kenapa komentar sampah muncul?

Secara mudah unsur nyampah sebuah komentar blog adalah komentar yang ditujukan kepada keuntungan pribadi yaitu backlink pemberi komentar.

Untuk contoh mudahnya adalah dari “nama” si pemberi komentar. Jika komentar itu nyampah sudah pasti nama pemberi komentar bukanlah sebuah nama orang yang lazim atau terlihat aneh untuk suatu nama.

Mereka melakukan komentar nyampah itu untuk mendapatkan backlink dan memperbaiki SEO atas kata-kata tertentu. Misalnya begini :

Setelah membaca artikel “Tips Membuka Usaha Cuci Motor di Depok” saya meninggalkan komentar : “Wah terima kasih atas tipsnya bermanfaat sekali. Mantab gan” dengan nama “Tempat Cuci Mobil Cikampek” dan alamat blog “cucimobilcikampek.blogspot.com”.

Tujuan saya meninggalkan komentar sampah seperti itu adalah dengan harapan bahwa jika pengguna Google mengetikanTempat Cuci Mobil Cikampek” alamat blog saya dapat muncul di halaman pertamanya. Dengan demikian kemungkinan jumlah pengguna Google yang mengklik link blog saya semakin besar. Itulah kenapa banyak sekali komentar sampah bermunculan, tujuannya jelas sekali untuk keuntungan pribadi pemberi komentar.

Bagaimana blogger bersikap atas komentar seperti itu?

Setiap blogger punya pendirian masing-masing artinya ada yang membiarkan komentar-komentar seperti ini ada juga yang bersikap tegas dan yang bersikap agak tegas.

Bagi mereka yang membiarkan tentu akan diserbu oleh berbagai komentar nyampah lainnya. Di satu sisi mungkin kita senang kedatangan banyak pengunjung tapi pengunjung itu hanya mengejar backlink dan SEO bukan karena tertarik dengan tulisan kita.

Bagi yang bersikap tegas tentu saja tidak akan memberi ampun. Langusng hapus atau lebih ekstrim langsung memblokir alamat IP pemberi komentar.

Bagi yang bersikap agak tegas. Akan menerima tapi dengan syarat “link blog akan dihapus”.

Komentar adalah Investasi Persahabatan

Komentar tidak muncul hanya gara-gara kita mengejar backlink adalah sebuah kerugian besar. Di jaman Algoritma Google sekarang cara-cara tidak sehat dalam membangun link tidak lagi diberi nilai tinggi oleh mesin pencari.

Algoritma mesin pencari sudah mulai mengarah kepada penyediaan informasi yang berbobot, berkualitas, dan bermanfaat untuk menjawab berbagai persoalan yang dialami pencari informasi. Bisa Anda bayangkan jika sebuah kata kunci “jalan terbaik ke desa A” berisi informasi kurang berbobot namun karena teknik komentar sampah berhasil menduduki peringkat atas Google? Berapa banyak pencari informasi dirugikan oleh cara negatif seperti itu.

Tidak peduli seberapa bagus informasi yang kita sediakan di blog kita, jika kita menerapkan komentar sampah untuk tujuan SEO kita kehilangan investasi persahabatan. Komentar yang baik adalah gerbang menuju persahabatan baru antara pemberi komentar dan penulis. Semakin banyak ruang persahabatan yang Anda bentuk semakin banyak peluang datang kepada Anda. Jadi apakah komentar tidak muncul masih menghinggapi promosi blog Anda? Ingatlah bahwa komentar adalah bentuk paling mudah (dan murah) dari promosi blog.

Tips Menghindari Komentar Tidak Muncul

Untuk menjamin komentar Anda dimunculkan oleh pemilik blog dan waktu Anda tidak terbuang percuma setidaknya Anda harus memperhatikan beberapa hal seperti berikut:

  • Jangan coba-coba meninggalkan komentar sampah saat kunjungan pertama. Komentar tidak muncul akan menjadi sahabat terbaik Anda dengan cara ini.
  • Jika Anda tidak tahan untuk meninggalkan komentar sampah, perhatikan komentar-komentar lainnya? Apakah ada yang seperti itu? Jika ada, kemungkinan komentar sampah Anda bisa muncul.
  • Perhatikan aturan berkomentar yang diberikan. Pada umumnya pemilik blog akan memberikan aturan berkomentar di atas kolom komentar untuk mencegah munculnya komentar sampah.
  • Dan yang PALING PENTING : Sekalipun sebuah blog tidak memiliki aturan berkomentar, jangan jangan buat spam. Ingatlah bahwa tidak ada blogger yang suka komentar sampah. Jadi sebisa mungkin jangan Anda terapkan.

Image courtesy of FreeDigitalPhotos

Komentar spam masih Anda lakukan? Sebaiknya hentikan. Melakukan komentar di blog merupakan ilmu penting dalam belajar SEO khususnya membangun link. Jika Anda sudah menyalahgunakan hal ini maka Anda kehilangan manfaat sesungguhnya dari aktivitas ini. Efek nyata dari nyepam adalah komentar tidak muncul, trafik referal tidak dapat, atau IP Anda dianggap spam dan diblokir. Terapkan tips di atas dan lihat perubahan positif yang didapatkan. Selamat berkomentar untuk menjalin persahabatan. Sukses selalu

21 replies on “Kenapa Komentar Tidak Muncul ?”

Saya setuju dengan artikel anda, komentar sampah tidak perlu ditampilkan … sekarang ini banyak komentar yang linknya menuju gambar/foto/animasi pornografi dan penawaran alat bantu sex yang vulgar.

Komentar2 yang saya buat pernah juga tidak muncul karena terjaring akismet, setelah saya email akismet mereka menyatakan kalau saya terlalu sering membuat komentar jadinya harus punya trik khusus untuk menghindari akismet yaitu dengan berkomentar setiap 5 menit sekali 🙂
Ulasannya bisa jadi referensi dan bahan renungan bagi kita semua, semoga apa yang kita lakukan termasuk berkomentar tidak merugikan pihak lain terutama pemilik blog

Mas Edi,
Benar sekali, meskipun sebenarnya komentar Mas di sini berbau “nyampah” karena menggunakan nama “aura”. Tapi itu semua menjadi kewenangan mutlak pemilik blog untuk menerima komentar yang datang.

Saya hanya mencoba berbagi pemikiran bahwa komentar yang baik merupakan aset berharga untuk sebuah blog. Saya sendiri terkadang melakukan spam namun tidak selalu, saya selalu melakukan banyak pertimbangan sebelum melakukannya.

Terima kasih komentarnya

untuk masalah komentar, saya terkadang agak longgar mas dan juga langsung menghapus komentar. agak longgar dikarenakan saya menghargai mereka karena telah bersedia meninggalkan komentar meskipun mereka meninggalkan link blog mereka (no live link) dengan catatan komentar yang ditulis tidak hanya berisi ucapan. misalnya makasih bu, wah mantabs bu, wah keren bu dan sejenisnya. kalau komentar seperti langsung saya hapus

Dulu jamannya sebelum saya pakai kolom komentar milik google plus, facebook dan disquss banyak sekali tuh para komentator yang memberikan komentar di blog saya hanya dengan beberapa kata sakti. Misal : Terima kasih tipsnya, artikelnya bermanfaat, bla-bla-bla dan lain-lain.

Tetapi setelah sekarang menggunakan sistem komentar milik Google+ dan Facebook rata-rata komentar spam mulai berkurang sedikit-demi sedikit.

Jadi boleh dicoba tuh dengan menggunakan sistem komentar dari luar platform blog semisal Google +, Facebook dan disquss.

Btw, salam kenal

Eddy

Sama2. Betul sekali tuh, media komentar lainnya sangat ampuh, tapi jujur saja saya lebih senang berkomentar secara konvensional seperti di blog ini.

Mas, saya sedang punya masalah nih. Komentar-komentar di web saya (SupplierHanduk.com) tidak bisa muncul. Padahal menjadi suatu keuntungan karena terkadang komentar-komentar yang ada di blog/web kita itu diindex oleh Google.

Maaf bukan nyampah. Saya hanya ingin mencari solusi dari permasalahan saya ini sehingga saya bertemu dengan artikel ini. Mungkin bisa membantu?

@HUSSEIN : mohon maaf sebelumnya komentarnya saya “edit” karena mengandung unsur nyampah meskipun dinyatakan tidak ada maksud untuk itu.

Saya sudah cek dengan kunjungan balik ke blog Mas Hussein. Sepertinya menggunakan platform blogger ya? Nah, berdasarkan pengalaman saya dengan blogger setidaknya terdapat 3 penyebab utama kenapa masalah teknis ini muncul, diantaranya:

1 Koneksi internet lambat atau bermasalah
2 Kita melakukan edit sendiri atas template (jika iya ada baiknya kembali ke default)
3 Settingan komentar

Untuk alasan nomer 1 mungkin bisa di tes dengan browser lain. Atau provider internet lain

Untuk alasan nomer 2, kita harus coba kembalikan template ke “mode defaultnya”. Biasanya jika template blogger sudah kita modifikasi suka muncul masalah teknis sebagai efek samping, komentar tidak muncul adalah salah satunya.

Untuk alasan nomer 3 coba periksa setingan komentar. pastikan settingan seperti ini (dashboard —-> setting —-> post and comment —-> who can comment? —-> anyone). Settingan ini sangat memudahkan siapapun yang ingin berkomentar. Resikonya? Spammer bisa masuk di komentar ini. Saya periksa di blog Mas Hussein fitur “anyone” tidak ada dalam komentar sehingga sulit untuk bisa berkomentar di sana.

Saran lebih lanjut:
Blog Mas Hussein sebenarnya tidak membutuhkan kolom komentar karena tujuannya jelas untuk memperkenalkan produk handuk dan targetnya juga sangat jelas untuk mendapatkan konsumen. Yang harus dijaga kualitasnya adalah “customer service” dan konten yang lebih membangun kepercayaan seperti misalnya foto mengikuti pameran, video tentang produk sampai konten berbahasa Inggris karena siapa tahu ada orang luar negeri yang tertarik membeli dalam jumlah besar produk handuk Mas Hussein? Itulah manfaat blog untuk bisnis.

Semoga membantu, salam

makasih infonya mas. yang saya maksud adalah, kenapa di blog saya ada tulisan 4 coment (misalnya), namun rincian coment itu seprti account yang coment kok tidak ada. padahal settingan dalam dasbhord blos saya sudah pas. mohon pencerahan

dalam setiap komentar, tentu menjadi moment silaturrohmi dan diskusi yang baik. dan semoga, dengan saling bersilaturrohmi, dapat meningkatkan ukhuwah..rukun agawe slamet (slamat)

[…] Pada akhirnya semua kembali kepada Anda sebagai pemilik blog. Apakah Anda perlu menerapkan moderasi komentar blog atau tidak. Karena tidak semua blog menerapkan moderasi komentar ini. Ada bog yang memberi keleluasaan kepada pemberi komentar untuk dapat meninggalkan komentar sesuka hati sekalipun terlihat seperti komentar nyampah. […]

thank you so much for sharing this information. this information is very unique and good for me.

I have read your article, it is awesome 😀 Please visit my blog Be Yourself! 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SHARE THIS POST

0
0
0
0