Tujuan Pemasaran Langsung Rahasia Para Milyuner

  • 5
    Shares

Tujuan pemasaran langsung akan beragam dari setiap organisasi. Meskipun berbeda ada sebuah tujuan umum dari pemasaran langsung ini. Nah, inilah yang banyak diterapkan para milyuner sukses dunia dalam meraih posisi puncak bersama bisnis mereka. Apa saja?

Meningkatkan Brand Awareness

Brand awareness merupakan pengenalan khalayak umum akan suatu brand bisnis. Sebuah tujuan pemasaran langsung yang utama pada esensinya adalah meningkatkan awareness. Sekalipun sebuah pemasaran tidak langsung menghasilkan penjualan, bertambahnya awareness konsumen merupakan sebuah hasil positif. Kenapa demikian?

Bertambahnya awareness konsumen akan mendorong terjadinya penjualan di masa mendatang khususnya saat konsumen membutuhkan produk yang ditawarkan. Inilah beberapa aspek dimana pemasaran langsung akan meningkatkan brand awareness:

Sifat Langsung

Karena sifatnya langsung, pemasaran jenis ini akan meningkatkan awareness konsumen dan kesetiaan konsumen. Media pemasaran yang dipilih harus ditarget oleh organisasi. Konsumen akan memberikan perhatian atas pemasaran cara ini.

Contohnya:

  • Surat penawaran kepada konsumen (konsumen ingin sesuatu yang dapat disentuh) dan dibaca.
  • Sebuah telemarketing yang melibatkan pembicaraan
  • Penawaran email akan dibaca

Pendekatan Multi Channel

Pemasaran langsung akan efektif ketika pendekatan multi channel diterapkan. Hasilnya adalah meningkatkan awareness konsumen dari pendekatan beragam media pemasaran.

Integrasi dengan Pemasaran Tidak Langsung

Pemasaran langsung akan semakin sukses jika digabungkan dengan pemasaran tidak langsung (misalkan melalui iklan radio, televisi, dan sebagainya).

Meningkatkan Pengelolaan Hubungan Konsumen

Hasil dari sebuah pemasaran langsung seharunya menguntungkan kedua pihak, perusahaan dan konsumen. Inilah beberapa cara pemasaran langsung dapat meningkatkan pengelolaan hubungan konsumen:

Meningkatkan kepuasan dan kesetiaan konsumen

Pemasaran langsung yang sukses akan meningkatkan pengalaman konsumen dan mereka akan mengarah pada kesetiaan konsumen. Contoh dari cara ini adalah penyebaran kupon atau vouchers.

Memperlakukan Konsumen Sebagai Individu

Sesuai sifatnya, pemasaran langsung itu “langsung” dan mentarget individu. Dengan menerapkan hal ini, setiap konsumen wajib diperlakukan secara individu agar mereka merasa special.

 

Meningkatkan Peluang Penjualan

Salah satu tujuan pemasaran langsung yang utama adalah menciptakan penjualan. Seperti sudah diungkap sebelumnya, penting untuk mengedepankan solusi tengah (win win solution) jadi sebuah pemasaran harus adil untuk semuanya.

Inilah beberapa cara pemasaran langsung dapat meningkatkan penjualan:

Mendapatkan konsumen baru

Sejumlah porsi dari basis data pemasaran akan memberikan respon atas sebuah pemasaran dan dengan begitu meningkatkan peluang penjualan kepada konsumen baru.

Mendapatkan Tester

Sejumlah porsi dari basis data pemasaran akan menghasilkan konsumen yang berminat menjadi tester sebuah produk atau jasa. Dengan begitu akan mengarahkan pada penjualan berulang.

Mendapatkan Kembali Konsumen Yang Pergi

Beberapa pemasaran langsung akan mentarget beberapa konsumen yang “pergi”. Hasil yang baik dari pemasaran langsung adalah mendapatkan kembali konsumen yang pergi dan mengaktifkan mereka kembali.

Penjualan Berulang

Banyak penjualan langsung ditujukan untuk:

Penjualan ekstra: mentarget penjualan ekstra kepada konsumen yang sudah ada untuk meningkatkan keuntungan hubungan bisnis

Lintas penjualan: untuk menjual produk terkait lainnya kepada konsumen yang sudah membeli produk lain dari perusahaan

Penjualan berulang: sebuah pemasaran yang mungkin mentarget penjualan berulang atas transaksi sebelumnya. Ini umumnya dipraktekan untuk mendapatkan donasi, pembaruan langganan (asuransi, tv kabel, internet, dll).

Memberikan Return Of Investmet yang Mudah Diukur

 

Secara alamai, sebagai hasil dari meningkatnya penjualan, semua perusahaan akan ingin mendapatkan return of investment atau sesuatu yang lebih baik yaitu “yang dapat diukur”:
Meningkatnya keuntungan: mengikuti pemasaran, penjualan dan keuntungan seharusnya tumbuh. Pemasaran langsung memiliki rekam jejak yang baik dalam menyediakan target peningkatan keuntungan.

Hasil yang mudah diverifikasi: teknik melacak dan mengawasi dapat ditempatkan untuk mengukur hasil dari sebuah proyek pemasaran. Misalkan:

Pemasaran kodepos: gunakan sebuah kodepos yang hanya dipakai untuk mengawasi respon kodepos dari sebuah kampanye pemasaran yang spesifik

Personalisasi URL: digunakan untuk mengawasi respon sebuah respon atas proyek pemasaran



Telpon cepat: pertanyaan singkat melalui panggilan telepon menanyakan”Bagaimana Anda mengetahui usaha kami?” dan responnya diawasi sebagai bagian dari proses pengukuran hasil.

Sudah Paham Tujuan Pemasaran Langsung?

Itulah gambaran ringkas apa tujuan pemasaran langsung. Sudah panjang lebar dan padat diungkap dalam ulasan di atas. Semoga saja memberikan pencerahan yang bermanfaat.


  • 5
    Shares
  • 5
    Shares

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+