Kombinasi Artikel Panjang dan Pendek
Pandai-pandailah dalam menyajikan konten kepada pengunjung. Tidak semua pengunjung menyukai artikel panjang demikian juga tidak semua menyukai artikel pendek. Jika kita bertindak tepat kita dapat mengambil hati semua jenis pengunjung (penyuka artikel panjang maupun pendek) untuk berlama-lama di blog kita.
Baca: Studi Kasus Artikel Panjang Beri Banyak Keuntungan untuk Blog
Jalan tengahnya adalah kombinasikan keduanya. Menulislah sepanjang mungkin saat mood menulis sedang baik. Menulislah secukupnya jika memang diperlukan.
Judul Sangat Berpengaruh
Apa yang membuat pengunjung tertarik membaca? Tentu saja judul konten. Buatlah percobaan atas judul-judul yang ditawarkan. Semakin menarik dan menggoda judul yang ditawarkan tentu minat pengunjung untuk terus membaca konten selanjutnya semakin besar.
Baca: Gaya Penulisan Artikel Blog Berkualitas
Gunakan Plugin yang Tepat
Kehadiran plugin dalam blog dapat banyak membantu menurunkan bounce rate. Karena blog ini dibawah wordpress jadi istilah plugin lebih dekat di telinga pengguna. Plugin yang dibutuhkan adalah “related articles/content”.
Pelajarilah berbagai alat yang bisa digunakan untuk menampilkan fitur “related articles/content” di blog Anda.
Jumlah Konten
Jumlah konten mau tidak mau sangat berpengaruh terhadap tinggi atau rendahnya bounce rate sebuah blog. Semakin banyak konten tersedia tentu saja peluang menurunkan bounce rate semakin besar karena banyak pilihan untuk dilihat pengunjung blog. Untuk contoh mudah total konten blog ini tahun 2013 adalah 293 konten dan terus berkembang. Dengan berbagai topik spesifik yang ditawarkan tentu sulit bagi pengunjung untuk tidak membaca konten lainnya.
Baca: Cara Membuat Artikel Berkualitas untuk Blog
Jangan khawatir, jika blog masih tergolong baru bersabarlah. Jaga konsistensi update konten secara teratur dan kualitasnya. Jika memang Anda sangat menyenangi tema yang dipilih lambat laun Anda dapat menulis banyak konten berkualitas dalam waktu singkat.
Buat Beberapa Konten untuk Satu Tema
Jika seorang pengunjung datang karena mencari informasi “cari uang dari facebook”, kemudian Anda memiliki pembahasan menarik terkait “cari uang dari twitter” dan “cari uang dari youtube” kemungkinan besar pembaca tersebut juga sangat tertarik untuk membacanya. Jika ini terjadi sudah pasti bounce rate blog Anda akan rendah.
Baca: Cara Menulis Banyak Artikel Blog Berkualitas dengan Cepat
Semua konten tersebut adalah satu tema yaitu cari uang online namun dipecah dalam berbagai pilihan bisa lewat facebook, twitter atau youtube. Biarkan pembaca memilih mana yang disukainya.

Update 2021
Setelah sekian lama beredar, tanpa disadari bounce rate blog ini malah semakin turun

Kenyataannya, bounce rate blog itu akan fluktuatif, namun dengan konsistensi, maka bounce rate blog dapat berhasil ditekan. Panduan dalam ulasan ini nyatanya cukup ampuh untuk menurunkan bounce rate blog yang dimulai sejak 2015 hingga 2021.
Itulah 5 Alasan Blog ini Mendapatkan Bounce Rate 10 Persen
Sepertinya cukup sekian. Itulah 5 alasan hasil analisa penulis untuk menjawab kenapa blog ini mendapatkan bounce rate 10 persen. Jika Anda ingin menurunkan bounce rate blog Anda sampai 10 persen ikutilah tips yang diberikan ini. Selamat mencoba.
9 replies on “Kenapa Blog Ini Mendapatkan Bounce Rate 10 Persen”
Terima kasih untuk ilmunya mas okto. 🙂
sangat setuju sekali mas, selain konten yang banyak juga judul yang menarik itu pasti menrunkan bounce rate, karena jika judul menarik pasti menarik minat pembaca untuk membaca sampai selesai. tankyu tipnya mas
Jadi ingin ke Google Analytic yang sudah lama tidak saya tengok. dengan adanya artikel “kenapa blog ini mendapatkan bounce-rate persen”.
Jadi kondisi sebuah blog itu berbanding terbalik dengan angka persen di bounce-rate ya sobat Okto?.
Terima kasih sudah berbagi artikel “Kenapa blog ini mendapatkan Bounce-rate persen”.
Semoga tambah sukses selalu notordinaryblogger.
[…] untuk “average time visit” (waktu yang dihabiskan pengunjung website di sebuah website) dan bounce rate paling rendah dibandingkan kedua portal property lainnya. Namun demikian, jumlah halaman yang dilihat pengunjung, […]
Hmm.. kebetulan beberapa hari ini lagi semangat ngoprek blog. coba deh mo dipraktekin dulu. semoga berhasil. Thanks info nya yah
[…] Kenapa Bounce Rate Blog Rendah Itu Baik? […]
Bouncerate blog aku tidak terdeteksi sama sekali (versi Alexa.com) ….. nah .., bagaimana solusinya mas bro ? Baik atau burukkah itu ?
Mohon pencerahan ….
Alexa memakai perbandingan data per 3 bulan-an, mungkin blognya masih baru jadi Alexa tidak dapat mendeteksinya. Lebih baik gunakan Google analytics karena lebih up to date dalam merekam data dan penyajiannya.
[…] yang sedikit berbeda. Ketika bounce rate blog ini berada pada kisaran 10% pada tahun 2014 (Baca: Kenapa Blog ini Mendapat Bounce Rate 10%) pemasukannya tidak sebagus saat ini yang bounce rate blog meningkat menjadi 65% (tahun […]