Categories: Kesehatan

Insulin Resistance, Apa Yang Perlu Anda Tahu?

Share

Insulin Resistance adalah kondisi ketika sel-sel tubuh tidak merespons hormon insulin dengan baik. Insulin Resistance adalah faktor pendorong yang menyebabkan diabetes tipe 2, diabetes gestasional dan prediabetes.

Insulin resistance sangat berkaitan dengan obesitas. Namun demikian mungkin juga untuk mengalami insulin resistance tanpa kelebihan berat badan atau obesitas.

Penelitian modern telah menunjukkan bahwa Insulin resistance dapat dilawan dengan metode pengobatan yang mengurangi jumlah insulin yang diproduksi atau diambil melalui suntikan insulin atau pompa insulin.

Mengatasi Insulin resistance dapat dicapai dengan mengikuti diet rendah karbohidrat dan ketogenik.

Apa itu Insulin resistance?

Insulin berperan dalam mengkondisikan sel-sel tubuh mampu mengambil glukosa untuk digunakan sebagai bahan bakar atau disimpan sebagai lemak tubuh.

Insulin resistance akan menyebabkan glukosa menumpuk di dalam darah dan ini dapat menyebabkan kadar gula darah terlalu tinggi.

Ketika tubuh mengalami Insulin resistance, tubuh akan mencoba mengatasinya dengan memproduksi lebih banyak insulin. Orang dengan Insulin resistance seringkali memproduksi terlalu banyak insulin dibandingkan orang yang sehat.

Memproduksi terlalu banyak insulin dikenal sebagai hiperinsulinemia.

Gejala Insulin resistance

foto credit: pixabay.com

Awalnya, Insulin resistance tidak menunjukkan gejala. Gejala-gejala hanya mulai muncul setelah mengarah ke efek sekunder seperti kadar gula darah yang lebih tinggi. Ketika ini terjadi, gejalanya mungkin termasuk:

• Kelesuan (kelelahan)

• Kelaparan

• Kesulitan berkonsentrasi (kabut otak)

Tanda-tanda lain yang sering muncul pada orang yang mengidap Insulin resistance termasuk:

• Penambahan berat badan di sekitar bagian tengah (lemak perut)

•Tekanan darah tinggi

•Tingkat kolesterol tinggi

Jika Insulin resistance berkembang menjadi prediabetes atau diabetes tipe 2, gejalanya akan mencakup peningkatan kadar glukosa darah dan lebih banyak gejala klasik diabetes tipe 2.

Penyebab Insulin resistance

Penyebab pasti resistensi insulin masih belum sepenuhnya dipahami. Dapat dikenali faktor apa yang dapat menyebabkan Insulin resistance berkembang.

foto credit: pixabay.com

Insulin resistance umumnya dapat berkembang jika satu atau lebih faktor berikut ini berlaku:

• Jika Anda kelebihan berat badan atau obesitas

• Melakukan pola makan tinggi kalori, tinggi karbohidrat, atau pola makan tinggi gula

• Gaya hidup monoton- sedikit melakukan aktivitas fisik

• Mengkonsumsi steroid dosis tinggi dalam waktu lama

• Memiliki stres kronis

• Memiliki penyakit penyakit ovarium polikistik

Ketika kondisi tubuh yang menyebabkan Insulin resistance, para peneliti telah mengamati bahwa Insulin resistance terjadi pada orang yang memiliki:

• Tingkat insulin yang tinggi beredar dalam darah mereka

• Lemak berlebih disimpan di hati dan pankreas

• Tingkat peradangan yang tinggi

Dapatkah Insulin resistance dikurangi atau dibalikan efeknya?

Sangat mungkin untuk mengurangi efek resistensi insulin dan ada sejumlah cara efektif untuk melakukan ini.

Baca: Cara untuk Kurus yang Tepat

Metode yang efektif meliputi:

• Diet rendah karbohidrat dan ketogenik

• Diet sangat rendah kalori

• Operasi penurunan berat badan

• Banyak berolahraga dalam kombinasi dengan diet sehat

Metode-metode diatas saling melengkapi untuk menghasilkan efek serupa karena semuanya membantu mengurangi kebutuhan tubuh akan insulin dan membantu orang untuk menurunkan berat badan.