Categories: Kesehatan

Apakah Penyakit Lupus Menular

Banyak sekali penyakit penyakit yang biasa menyerang manusia. Penyakit penyakit tersebut mulai dari kanker, kerusakan organ, yang diakibatkan oleh bakteri, virus, jamur, lingkungan atau yang lainnya.

Masing masing penyakit tersebut memiliki ciri ciri yang khas. Ciri ciri suatu penyakit bisa dilihat dari gejalanya. Dan masing masing penyakit memiliki karakteristik, apakah penyakit tersebut menular atau tidak. Penyakit yang biasanya sering menular adalah penyakit kulit.

Namun tidak semua penyakit kulit itu menular, salah satu penyakit kulit yang tidak menular ialah penyakit lupus.

Penyakit lupus ialah penyakit yang diakibatkan oleh tubuh yang memproduksi antibodi berlebihan yang berakibat antibodi tersebut menyerang sel sel tubuh dan sehingga menyebabkan peradangan. Sejatinya antibodi diproduksi untuk memproteksi tubuh dari zat zat berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit.

Baca: Cara Menurunkan Kolesterol

Namun pada penderita penyakit lupus, antibodinya malah menyerang sel sel sehat pada tubuhnya. Penyakit ini termasuk kedalam penyakit autoimun yang merupakan suatu gangguan pada sistem kekebalan tubuh.

Setidaknya ada 5 tipe penyakit lupus yang sering dijumpai pada penderita penyakit lupus. Systemic Lupus Erthematosus (SLE) merupakan salah satu tipe penyakit lupus yang sering dialami oleh penderita. Penyakit jenis ini menyerang pada bagian kulit, paru paru, otak, pembuluh darah, ginjal dan sendi. Adapun untuk penyakit lupus jenis Neonatal Lupus biasa menyerang pada bayi yang baru lahir.

Ibu yang mengalami kelainan pada antibodi biasanya menyebabkan janinnya terserang penyakit jenis ini. Discoid Lupus Ethematosus ialah jenis penyakit lupus yang menyerang kulit sehingga menyebabkan ruam ruam. Subacute Cutaneous Lupus Erythematosus biasa menyerang kulit sehingga terluka dan terbakar ketika terkena sinar matahari. Sedangkan untuk penyakit lupus jenis lain biasanya diakibatkan oleh obat obatan. Jenis ini muncul dikarenakan efek samping dari suatu obat.

Sebenarnya untuk mengenali gejala gejala dari penyakit ini memang cukup sulit. Karena gejala gejala dari penyakit ini mirip dengan penyakit penyakit lainnya.

Sehingga tak heran jika penyakit ini dijuluki sebagai Penyakit 1000 Wajah. Dalam pendiagnosaannya dokter akan melakukan tes urine, tes antibodi dan tes darah. Namun ada cara lain untuk mengetahui bahwasannya penyakit lupus sedang menyerang anda. Yaitu dengan melihat gejala gejalanya.

Paling tidak jika 4 gejala penyakit lupus terjadi pada anda, maka saya sarankan untuk segera melakukan pemeriksaan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Berikut ini adalah gejala gejala dari penyakit lupus:

  • Demam
  • Rambut rontok
  • Kejang kejang
  • Dada sakit dan sulit bernafas
  • Terdapat ruam ruam pada kulit
  • Pada urin terdapat protein atau darah
  • Nyeri sendi
  • Sendi bengkak
  • Mulut atau hidung mengalami luka berkepanjangan

Penyebab penyakit lupus bukanlah bakteri, kuman atau virus. Namun penyakit ini diakibatkan oleh gangguan di dalam tubuh. Gangguan tersebut berupa antibodi yang berlebihan sehingga menyerang sel sel sehatnya.

Terdapat beberapa hal yang bisa menyebabkan penyakit lupus. Sebenarnya penyebab utama penyakit lupus sampai sekarang belum ditemukan. Namun setidaknya anda harus mengetahui penyakit lupus itu bisa datang dari mana saja. Berikut ini adalah penyebab penyakit lupus:

1.Lingkungan

Ternyata lingkungan bisa menyebabkan orang terserang penyakit lupus. Disini terdapat korelasi antara penyakit lupus dengan berbagai racun di lingkungan. Racun yang ada di sekitar kita tanpa sadari dapat menyebabkan penyakit lupus.

Racun tersebut bisa terdapat pada asap rokok, merkuri, dan lain lain. Adapun virus lain seperti virus herpes, dan virus sitomegalovirus ternyata dapat menyebabkan penyakit lupus.

2. Genetika

Faktor genetik diduga menjadi penyebab utama dari penyakit lupus. Penyakit lupus bisa berasal dari keluarga dan penyakit ini bersifat menurun.

Apabila anggota keluarga lain yang terkena penyakit lupus di cek medis, maka hasilnya akan positif menderita penyakit lupus. Namun belum berarti penyakit ini secara pasti bisa diidap oleh keturunannya. Faktor utama yang mempengaruhi terjadinya penyakit lupus bisa dari lingkungan bukan hanya dari gen saja.

3. Hormon manusia

Masalah ini sebenarnya secara singkat dan tersirat sudah disinggung di awal. Wanita lebih membutuhkan hormon esterogen dan diproduksi dalam jumlah yang banyak.

Sedangkan pria lebih membutuhkan hormon androgen. Esterogen sendiri memiliki fungsi lain sebagai antibodi bagi tubuh. Nah, maka tak heran jika wanita lebih kebal terhadap penyakit. Namun disisi lain, antibodi yang berlebihan ini justru akan membunuh sel sel sehat lainnya pada wanita. Dan wanita akan lebih beresiko terkena penyakit lupus 9x daripada pria.

Sama halnya dengan penyakit lainnya, penyakit lupus bisa mengalami komplikasi yang serius apabila odapus atau penderita penyakit lupus tidak mendapatkan penanganan khusus.

Baca: Terapi Reiki Sembuhkan Kanker?

Mengingat bahwasannya penyakit lupus adalah penyakit yang mengganggu sistem kekebalan, maka banyak jaringan hidup yang mati. Begitu pula dengan bagian tubuh yang terkena penyakit lupus, ia akan mengalami kerusakan sehingga akan menimbulkan komplikasi komplikasi yang serius.

Adapun komplikasi komplikasi yang terjadi ialah tekanan darah tinggi, stroke, kejang kejang, penyakit jantung, kanker, mudah terserang infeksi, masalah pada paru paru, mengalami perubahan perilaku, gangguan ingatan, gagal ginjal, gangguan pada darah, dan vaskulitis. Komplikasi komplikasi tersebut biasanya terjadi pada daerah yang terserang penyakit lupus.

Sebenarnya ada beberapa cara yang harus dilakukan oleh odapus agar penyakit lupus ini bisa dikurangi resikonya. Cara yang harus diperhatikan ialah dari segi makanannya. Ada beberapa makanan baik untuk penderita lupus dan ada pula makanan yang dianjurkan untuk dihindari oleh penderita lupus.

Adapun makanan yang baik untuk penderita lupus ialah makanan yang mengandung omega 3, seperti ikan tuna, sarden, salmon dan lain lain, makanan yang mengandung antioksidan tinggi, seperti sayuran dan buah buahan.

Dan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium yang tinggi, seperti kacang kacangan, susu, sayuran berwarna hijau, dan lain lain. Biasanya penderita lupus akan mengalami masalah pada tulangnya, sehingga harus membutuhkan makanan yang banyak mengandung vitamin D dan kalsium.

Baca: Manfaat Air Alkali Banyak Belum Tahu

Sedangkan untuk makanan yang harus dihindari oleh penderita lupus adalah makanan yang mengandung natrium terlalu banyak, hal ini dikarenakan odapus akan semakin rentan terkena penyakit jantung.

Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans tinggi, makanan yang mengandung lemak jenuh malah semakin memperburuk kondisi odapus. Dan makanan yang mengandung bawang bawangan, mengingat bahwasannya bawang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh.

Bawang dapat meningkatkan sel darah putih yang merupakan antibodi utama tubuh. Justru dengan semakin banyaknya antibodi pada tubuh, maka antibodi malah menyerang sel sel sehat lainnya.