Pemilik usaha kecil dan manajer mengambil keputusan akan beragam hal seperti kegiatan usaha setiap hari sampai keputusan strategis jangka panjang. Tahap pengambilan keputusan seorang manajer dapat dijabarkan kedalam 6 langkah. Sekalipun setiap langkah dapat diperdalam sangat detil, kebanyakan manajer akan melewati kesemua tahapan dengan cepat saat membuat keputusan. Memahami proses pengambilan keputusan seorang manajer dapat meningkatkan kemampuan Anda membuat keputusan yang efektif. Apa saja keenam tahap itu?
Baca: 3 Keahlian Utama Yang Wajib untuk Manajer
Identifikasi Masalah
Tahap yang pertama adalah mengenali apakah ada suatu keputusan yang perlu diambil. Keputusan tidak dibuat secara insidentil, hal itu merupakan sebuah upaya untuk mencari solusi atas suatu masalah yang khusus, menjadi kebutuhan atau mencari peluang. Seorang supervisor dalam toko ritel mungkin menyadari bahwa terlalu banyak karyawan di toko ketimbang jumlah penjualan per hari. Kondisi itu misalnya, akan membuat manajer membuat keputusan biaya operasional diperketat.
Mencari Informasi
Tahap pengambilan keputusan seorang manajer selanjutnya adalah mendapatkan serangkaian informasi untuk klarifikasi pendapat mereka setelah mengidentifikasi masalah yang perlu diberi sebuah keputusan.
Seorang manajer mungkin perlu memutuskan sumber masalah potensial, masyarakat dan proses yang dilibatkan dalam masalah dan hambatan yang ada dalam proses pengambilan keputusan.
Baca: Ruang Lingkup Manajemen Operasional
Solusi Berdiskusi
Memiliki pemahaman yang menyeluruh atas suatu masalah yang dihadapi, seorang manajer dapat memuat daftar solusi potensial. Tahap pengambilan keputusan seorang manajer ini melibatkan sedikit waktu untuk berpikir sampai beberapa bulan memikirkan, bahkan lebih, akan sebuah perencanaan bersama, bergantung pada sifat keputusan yang akan diambil.
5 replies on “6 Tahap Pengambilan Keputusan Seorang Manajer”
[…] Baca: 6 Tahap Pengambilan Keputusan Seorang Manajer […]
[…] Keputusan Anda menjadi pengusaha merupakan langkah yang mulia dan bijaksana karena membantu terciptanya lapangan kerja. Jadi dengan membuka sebuah usaha sendiri, secara tidak langsung kita menyediakan lapangan pekerjaan dan membangun ekonomi secara mandiri tanpa ketergantungan dengan bos bagi diri sendiri. […]
[…] Anda membuka begitu banyak peluang bagi Anda untuk berada dalam keadaan positif dan untuk mengakses keterampilan pengambilan keputusan yang tidak akan tersedia dalam kerangka berpikir […]
[…] Metode kuantitatif bisnis sangatlah berguna untuk pengambilan keputusan. […]
[…] Baca: Tahapan Pengambilan Keputusan Seorang Manajer […]