# 3 Meminimalisir Resiko
Tidak jarang entitas bisnis melakukan ekspansi untuk mengurangi resiko pertumbuhan stagnan di dalam negeri ataupun di negara lain mereka beroperasi. Untuk contoh, saat negara Barat melihat tingkat pertumbuhan dibawah 3% perusahaan multinasional Barat akan berlomba mentarget pasar berkembang dengan pertumbuhan di atas 5%.
Baca: Kamus Istilah Ekspor Impor
Karena badan usaha lahir untuk mendapatkan keuntungan agar berkembang, menjadi alamiah jika badan usaha melakukan ekspansi ke luar negeri ke negara dengan tingkat pertumbuhan yang lebih baik. Lebih lanjut lagi, dengan menjalankan usaha seperti itu badan usaha akan mampu mengendalikan resiko politik, sosial, dan ekonomi dengan lebih baik.
Baca: Inilah Proses Terjadinya Persaingan Pasar Bebas Internasional
Karakteristik ini akan berbeda di setiap negara, itu sebabnya masuk akal untuk menyebar resiko ketimbang menempatkan semuanya dalam satu wadah yang sama.
Sudah Paham Alasan Perusahaan Terlibat Dalam Bisnis Internasional?
Itulah 3 alasan perusahaan terlibat dalam bisnis internasional. Kini tidak hanya perusahaan Barat yang melakukan ekspansi. Perusahaan China sudah jelas sekali menerapkan hal ini dengan ekspansi ke pasar Afrika dan Asia.
Baca: Teori Perdagangan Internasional
Dalam mekanisme yang sama, perusahaan Jepang menaklukan pasar Barat dengan pendekatan kualitas, biaya rendah dan layanan konsumen. Perusahaan China akan mentarget pasar berkembang maupun pasar negara maju dengan semangat yang membuat China sebagai pabrik dunia.
2 replies on “3 Alasan Perusahaan Terlibat Dalam Bisnis Internasional”
[…] Baca: 3 Alasan Perusahaan Terlibat Bisnis Internasional […]
[…] Yang dapat dijadikan pembeda adalah cakupan tugas dari cabang perusahaan tersebut. Jika cabang perusahaan itu hanyalah kepada wilayah negara itu saja maka bisa dikatakan cabang perusahaan itu bisnis domestik. Namun jika cabang perusahaan itu juga memiliki tugas mencakup negara-negara di kawasannya maka itu termasuk dalam bisnis internasional. […]