Sejarah Bisnis Coca Cola : Pelajaran dari Perjalanan Bisnis 127 Tahun

Sejarah bisnis Coca Cola menarik untuk disimak karena sangat fenomenal.

Sadarkah Anda bahwa usia Coca Cola sudah lebih dari satu abad? Sejak pertama ditemukan pada tahun 1886 sampai saat ini Coca Cola sudah menjelma dari minuman ringan menjadi minuman penting di seluruh dunia.

Dari usia yang sangat tua itu, sejarah bisnis Coca Cola telah memberikan banyak sekali pelajaran bisnis hingga akhirnya meraih kondisi saat ini yang bisa dibilang sangat sukses. Apa saja pelajaran bisnis itu? Postingan kali ini akan mengungkap sejarah perjalanan bisnis lebih dari satu abad coca cola, sebuah perjalanan bisnis yang tidak biasa karena waktunya yang cukup lama diwarnai dengan dua kali pergantian pemimpin perusahaan dan satu peristiwa sejarah penting yang membawa banyak pelajaran. Selamat membaca dan mengambil makna yang terkandung di dalamnya.

Lebih dari Satu Abad Yang Lalu di Atlanta : Sejarah Bisnis Coca Cola Dimulai

Berbarengan dengan pembangunan patung Liberty di tahun 1886, di lokasi berbeda John Pemberton seorang ahli farmasi dari Atlanta terinspirasi oleh suatu rasa penasaran. Ia menemukan suatu wewangian aneh dari sebuah cairan berwarna Karamel. Setelah melakukan observasi ia membawa cairan temuannya itu ke tempat Farmasi Lainnya, Jacob’s Pharmacy. Cairan yang sudah diobservasi tadi dicampur dengan air berkarbonasi dan diujicobakan kepada pelanggan yang setuju mencobanya secara sukarela. Singkat kata, rasa minuman yang diciptakan belum pernah ada waktu itu, sangat spesial. Tanpa berpikir panjang Jacob’s Pharmacy mulai menjual minuman baru itu dengan harga 5 sen per gelasnya.

Karyawan bagian pembukuan yang bekerja di bawah Pemberton memberi nama cairan itu Coca Cola dan menuliskannya dalam catatan khusus. Di tahun pertamanya, Pemberton hanya menjual 9 gelas Coca Cola dalam sehari. Mungkin ia tidak pernah menyangka, 100 tahun kemudian perusahaan sekelas Coca Cola memproduksi lebih dari 100 juta galon minuman soda ini. Inilah awal sejarah bisnis Coca Cola.

Dalam rentang waktu 3 tahun, antara 1888 sampai 1891, seorang pengusaha Atlanta bernama Asa Griggs Candler membeli hak bisnis minuman itu seharga $2,300,-. Candler lah yang menjadi pemimpin pertama Coca Cola, dan orang pertama yang membawa visi ke dalam merk dan perjalanan bisnis Coca Cola.

Masa Bisnis Coca Cola Bersama Candler di Luar Atlanta

Banyak yang mengatakan bahwa Asa Candler merupakan orang dengan bakat bisnis alami. Ia merubah Coca Cola dari sebuah penemuan menjadi ladang bisnis. Ia bisa membaca pasar dimana banyak orang kehausan di luar sana dan ia juga mempunyai metode spektakuler untuk memperkenalkan penemuan Coca Cola kepada konsumen. Ia mulai membagikan kupon dan beragam pernak-pernik untuk membuat Coca Cola ada di mana-mana. Di tahun 1895 Candler telah membangun pabrik minuman di Dallas, Los Angeles dan Chicago.

Sesuai prediksi, popularitas Coca Cola mulai menanjak dan masyarakat menginginkan cara baru dalam mengkonsumsi minuman soda ini. Seorang pengusaha Missisipi, Joseph Beidenharn adalah orang pertama yang memasukan Coca Cola dalam kemasan botol pada tahun 1894. Dia kemudian mengirimkan satu lusin botol kepada Candler. Sayangnya Candler kurang peka waktu itu, sebagai pebisnis berbakat dia tidak menyangka bahwa Coca Cola kemasan botol akan menjadi tren mendunia satu abad kemudian. Penampilan kemasan botol memudahkan konsumen membawa Coca Cola bersama mereka.

Baru lima tahun kemudian atau tepatnya tahun 1899 Candler tersadar ketika dua pengacara Chattanooga, Joseph Whitehead dan Benjamin Thomas mengambil alih hak eksklusif minuman soda dalam kemasan botol dan menjualnya ke konsumen.

Menjaga Popularitas Merk Bisnis Coca Cola

Melihat ada pesaing memanfaatkan situasi, Coca Cola tidak ingin berdiam diri saja. Media iklan Coca Cola difokuskan untuk menyebarkan slogan komersial kepada konsumen berupa “Demand the genuine” dan “Accept no Substitute”.

Tidak berhenti dengan slogan komersial, Coca Cola juga memutuskan untuk menciptakan desain botol yang memberi kesan melekat kepada Coca Cola. Mereka mengadakan kontes untuk desain botol itu. Perusahaan Indiana, The Root Glass Company of Terre Haute, memenangkan kontes dengan ciptaan desain botol yang mudah dikenali dalam keadaan gelap. Pada tahun 1916, Coca Cola mulai membuat botol unik yang terkenal. Botol unik itu, yang tetap menjadi kekhasan bentuk botol Coca Cola sampai sekarang dipilih karena penampilannya yang menarik, desain asli dan fakta bahwa di dalam ruangan gelap orang bisa mengenali dengan mudah bahwa itu adalah botol Coca Cola.

Saat negara Amerika menyambut abad baru, Perusahaan Coca Cola berkembang sangat pesat, bergerak menuju Kanada, Kuba, Panama, Puerto Rico, Perancis dan negara bagian dalam wilayah Amerika Serikat. Di tahun 1900, ada dua pabrik pembotolan Coca cola (cikal bakal Coca Cola Botling Co, kantor cabang bagian distribusi produk Coca Cola). Dalam rentang 20 tahun, ada sekitar 1000 parbik botol Coca Cola.

Era Bisnis Coca Cola Bersama Robert Woodruff

Ayah Robert Woodruff telah membeli Coca Cola dari Asa Candler pada tahun 1923. Akibatnya, Woodruff menjadi pemimpin baru Coca Cola. Asa Candler telah berjasa memperkenalkan Coca Cola kepada masyarakat Amerika Serikat. Di era Woodruff, Coca Cola dipersiapkan untuk dikenali masyarakat dunia.

Keahlian Woodruff ada di bidang marketing. Dia melihat berbagai peluang sebagai kesempatan memasarkan Coca Cola. Ia yang memperkenalkan Coca Cola kepada dunia melalui ajang Olimpiade tahun 1928 bersama kontingen Amerika Serikat di Olimpiade Amsterdam. Woodruff terus memberikan inovasi kemasan Coca Cola yang membuat minuman soda ini semakin mudah dinikmati dimana saja. Perubahan ini membuat Coca Cola bukan sekedar merk ternama tapi juga bagian dari kehidupan semua orang. Sebuah langkah penting dalam sejarah bisnis Coca Cola

Sejarah Bisnis Coca Cola di Perang Dunia ke II

Tahun 1941 Amerika Serikat terlibat dalam Perang Dunia ke II. Ribuan orang terkena wajib militer dan pergi ke luar negeri. Coca Cola? Tetap di Amerika Serikat. Woodruff melihat situasi ini dengan memberi kebijakan bahwa setiap orang berseragam mendapat satu botol Coca Cola seharga 5 sen di mana pun mereka berada. Pada tahun 1943, Jenderal Dwight D Eisenhower mengirim pesan kawat kepada Coca Cola meminta pengiriman 10 perlengkapan untuk pembotolan produk Coca Cola. Selama perang banyak yang menyukai keberadaan Coca Cola. Saat kondisi damai, pengalaman melaksanakan pembotolan produk Coca Cola di luar negeri sudah didapatkan.

Visi Woodruff  bahwa Coca Cola yang berada dalam genggaman tangan akan “menggambarkan semangat” menjadi terwujud mulai pertengahan tahun 1940 sampai 1960. Jumlah negara yang mengoperasikan pabrik pembotolan Coca Cola berlipat ganda. Situasi negara Amerika Serikat pasca perang dipenuhi dengan kebahagiaan, optimisme dan kesejahteraan. Coca Cola telah menjadi bagian dari kesenangan dan gaya hidup Amerika Serikat. Perubahan positif dalam sejarah bisnis Coca Cola

Coca Cola Mulai Menatap Dunia

Setelah sukses selama kurang lebih 7 tahun dengan satu merk Coca Cola, perusahaan mulai merencanakan ekspansi produk.  Coca cola memutuskan untuk mencoba rasa baru. Fanta hadir pertama kali tahun 1940-an namun baru diperkenalkan secara luas tahun 1950-an kemudian Sprite mulai mengikuti tahun 1961. Dua lainnya TAB tahun 1963 dan Fresca tahun 1966.

Kehadiran Coca Cola di seluruh dunia semakin cepat, semakin lama Coca Cola menemukan tempat baru seperti Kamboja, Paraguay, Macau, Montserrat, Turki dan banyak lagi.

Periklanan Coca Cola semakin kuat dalam membentuk brand di tahun 1970. Menggambarkan kesenangan, teman, dan waktu santai. Wajah mendunia Coca Cola sangat melekat dengan iklan komersial tahun 1971 dimana sekelompok anak muda dari seluruh dunia berkumpul di puncak bukit di Italia menyanyikan “I’d Like to Buy The World A Coke

 

 

Lahirnya Versi Sehat Coca Cola : Diet Coke

Tahun 1980-an masyarakat mulai menyukai segala hal yang menyehatkan yang berdampak dalam sejarah bisnis Coca Cola. Kondisi ini merubah inovasi produk di perusahaan Coca Cola. Pada tahun 1981, Roberto C Goizueta menjadi Diretkur Utama dan CEO Coca Cola. Ia merombak perusahaan dengan sebuah strategi yang dinamakan “pengambilan resiko yang cerdas”.

Diantara kebijakannya itu adalah mengatur berbagai kebutuhan pembotolan wilayah Amerika Serikat menjadi perusahaan baru bernama Coca Cola Enterprise Inc. Ia juga yang membawa Coca Cola kepada produk baru Diet Coke, sebuah inovasi minuman soda turunan dari Coca Cola. Dalam 2 tahun, Diet Coke menjadi minuman rendah kalori nomor satu di dunia. Sebuah kesuksesan yang mengikuti produk minuman soda Coca Cola. Kebijakan Goizueta lainnya terjadi di tahun 1985, yaitu pengenalan rasa baru Coca Cola, perubahan pertama setelah 99 tahun.

Di waktu uji coba rasa kepada konsumen, banyak yang menyukai rasa baru Coca Cola, sehingga disebut sebut sebagai New Coke. Namun, di dunia pada umumnya masyarakat sudah terlanjur melekat dengan rasa asli Coca Cola dan meminta ke perusahaan agar mengembalikan rasa Coca Cola yang asli. Para kritisi mengatakan kebijakan itu merupakan blunder paling parah di sejarah bisnis Coca Cola. Untungnya kali ini Coca Cola mendengarkan suara konsumen. Rasa asli Coca Cola kembali dipasarkan sebagai Coca Cola Classic. Produksi Coca Cola semakin meningkat, memuncaki persaingan minuman soda yang terus berlanjut sampai saat ini.

Coca Cola Yang Semakin Mendunia Melalui Dunia Olah Raga

Era 90-an merupakan masa pertumbuhan perusahaan Coca Cola. Perusahaan minuman soda ini telah menjalin hubungan dengan dunia olah raga (sejak jaman Olimpiade) dan semakin menguat di era ini. Coca Cola aktif menjadi sponsor dalam pertandingan Olimpiade, Piala Dunia FIFA, Piala Dunia Rugby dan National Basketball Association. Tahun 1993 adalah perkenalan slogan komersial terkenal “Always Coca Cola” dan dunia mengenal untuk pertama kalinya Coca Cola Polar Bear. Pasar baru terbuka saat produk Coca Cola laku di pasar negara Jerman Timur tahun 1990 dan India tahun 1993.

Produk keluaran lainnya mulai mengikuti seperti minuman kebugaran Powerade dan minuman buah Oasis. Merk kerabat Coca Cola terus meluas melalui akusisi perusahaan terhadap beberapa merk seperti Limca, Maaza dan Tums Up di India, Barq’s root beer di Amerika Serikat, Inca Kola di Peru dan Cadbury Schweppes di lebih dari 120 negara dunia. Pada tahun 1997 Coca Cola sudah menjual satu juta sajian per harinya, dan potensi mereka untuk terus berkembang sangatlah terbuka lebar. Sejarah bisnis Coca Cola semakin sulit terlupakan di seantero dunia.

Coca Cola di Era Milenium sampai Sekarang

Di era milennium menandakan keinginan Coca Cola untuk terus berkembang di masa mendatang melalui kebijakan “kerangka berkelanjutan”. Tahun 2009, perusahaan meluncurkan program “Live Positively” yaitu sebuah komitmen public untuk membuat perubahan positif di dunia dengan merubah cara kita bekerja dan hidup sehingga keberlanjutan adalah bagian dari keseharian masyarakat.

Kebijakan Live Positively mencakup tujuan untuk menyediakan dan mengaitkan produk minuman kepada segala macam gaya hidup masyarakat, program hidup sehat, pemberdayaan komunitas, mengurangi emisi karbon, mendaur ulang sampah rumah tangga, menciptakan lingkungan kerja yang aman, serta menciptakan sumber air berkelanjutan.

Coca Cola terus berkomitmen mendukung kemajuan dunia olah raga seperti dalam Piala Dunia FIFA 2010 dan Olimpiade London 2012. Tahun 2013 Coca Cola mencapai usia 127 tahun. Sebuah usia yang panjang untuk ukuran bisnis. Dari pertama ditemukan hanya berupa sajian 9 gelas sehari Coca Cola telah tumbuh menjadi merk besar dunia dengan 1,6 juta hidangan minuman tersaji setiap harinya.

*)sumber postingan ini berasal dari berbagai sumber tentang sejarah bisnis Coca Cola. Jika ada informasi yang dirasa kurang tepat silahkan sampaikan di bagian komentar untuk dikoreksi.

Petikan Makna Sejarah Bisnis Coca Cola

Di 4 tahun pertama sejarah bisnis Coca Cola banyak pelajaran bisnis yang kita temukan. Bagaimana rasa penasaran yang dilanjutkan dengan langkah konkrit (tidak sekedar melamun saja) bisa membawa sebuah inovasi besar (minuman soda Coca Cola). Namun untuk sebuah peluang bisnis tumbuh besar memerlukan sebuah visi, ituah yang dilihat Candler yang akhirnya memutuskan membeli hak bisnis cikal bakal minuman Coca Cola waktu itu. Kita dapat belajar bersama bahwa dalam hal bisnis kita harus mau mendengar apa respon pasar jika kita ingin bisnis lebih maju. Melalui sejarah bisnis Coca Cola di atas kita dapat melihat bahwa dunia bisnis merupakan dunia dinamis. Selalu berubah mengikuti kemauan pasar dan perkembangan zaman. Kita harus peka melihat itu semua agar bisnis kita dapat terus diterima oleh konsumen yang juga dinamis.

Image courtesy of FreeDigitalPhotos

Sejarah bisnis Coca Cola dapat memberi masukan berharga bagi mereka yang menjalani atau ingin terjun ke dunia bisnis. Satu hal yang pasti jangan mudah menyerah jika kita ada di dunia bisnis. Apa menurut Anda?  

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

CommentLuv badge

  1. siiiiapa sajaaaa diii maanaa sajaaa minum coca cola …itulah iklan coca cola yg pertama di indonesia . yg saya tahu pabrik coca cola yg pertama di indonesia itu ada di cempakaputih jakarta. dari th 1969 waktu saya masih anak2 sampe sekarang.
    Achmad syarifudin. recently posted..RumahMy Profile

  2. Ping-balik: PT COCA COLA COMPANY | tomyprasetyo23