Langkah Ideal Mewujudkan Visi Ekonomi Digital Indonesia Seperti Apa?

Sebagaimana diketahui salah satu tempat yang didatangi Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat adalah Sillicon Valley, Amerika Serikat dengan agenda visi ekonomi digital Indonesia. Seandainya visi itu benar terwujud maka nilai estimasi ekonomi digital Indonesia di tahun 2020 akan mencapai US$ 130 milyar.

Melihat peluang ini, Dedi Yudiant (Ketua Komite Penyelarasan Teknologi Informasi dan Komunikasi /KPTIK) menitikberatkan upaya nyata yang harus segera dilakukan dan disiapkan untuk mewujudkan visi ekonomi digital tersebut.

Beberapa hal yang saling berkaitan erat antara lain jaringan (network), perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software) dan sumber daya manusia (SDM). Di dalam software dan hardware saja dinilai bahwa Indonesia harus bekerja keras bila visi ekonomi digital memang target dalam waktu dekat.

Perkembangan teknologi hardware maupun software sudah sangat cepat. Jika menyoal jaringan, maka tantangan ada pada infrastruktur teknologi informasi digital untuk menjamin akses di seluruh daerah Indonesia. Potensi mewujudkan visi ekonomi digital Indonesia terletak pada kekuatan SDMnya karena semua faktor tadi akan membutuhkan SDM untuk menjalankan semuanya.

Tahapan Prioritas Mewujudkan Visi Ekonomi Digital Indonesia

Sebagaimana disadari bersama bahwa meraih kesuksesan itu relatif dan akan terpengaruh oleh banyak faktor.Oleh karena itu saat berbicara kesuksesan dalam teknologi digital kita jangan terkecoh dengan keharusan merujuk pada Apple, Google, Facebook, atau produk digital global lainnya.

Untuk bisa menyaingi kemajuan pelaku industri digital tadi bisa menjadi misi ke Mars karena banyak hal mendasar yang tidak dipersiapkan dengan baik sebagaimana diperlukan oleh brand global tadi meraih posisinya saat ini.

Namun ini bukan berarti Indonesia tidak bisa berbuat apa-apa. Dalam hal software, Indonesia bisa berbuat sesuatu.

Lagi-lagi, untuk mendukung hal itu, SDM Indonesia harus dipersiapkan dengan matang. Sebuah produk yang terkenal, digunakan banyak orang, dan mendatangkan keuntungan bukanlah suatu keajaiban dari Tuhan. Semua itu terjadi karena dukungan marketing plan dan dieksekusi oleh SDM yang mumpuni di semua lininya.

Ini berarti mulai dari awal seperti penyusunan konsep, pembuatan aplikasi, desain website, dan operator perlu dipersiapkan dengan baik.

Itu sebabnya dalam langkah mewujudkan visi ekonomi digital Indonesia perlu sinergi dengan beberapa visi lain yang saling berkaitan erat seperti penyediaan dan penguatan SDM penunjangnya. Bisa jadi, untuk mendukung visi ekonomi digital, pendidikan vokasi akan lebih dibutuhkan ketimbang sekolah umum.

SDM teknologi dan informasi perlu dijamin ketersediaannya sebanyak mungkin dan metode paling praktis adalah melalui sekolah menengah kejuruan.

Kebutuhan Akan Sentra Teknologi dan Informasi

Langkah selanjutnya setelah menjamin ketersediaan SDM adalah pembentukan sentra teknologi dan informasi seperti layaknya Silicon Valley di Amerika Serikat. Tahap ini bukanlah “tiru meniru” melainkan menyiapkan tempat yang komprehensif baik dari sisi SDM sampai infrastrukturnya.

Visi ekonomi digital Indonesia akan membutuhkan tempat bagi para peminat teknologi untuk bisa bertemu, saling bertukar pikiran dan tidak hanya itu tapi juga tempat yang ditunjang infrastruktur memadai untuk mewujudkan ide dan pemikiran itu menjadi manfaat yang bisa dirasakan. Sentra teknologi dan informasi akan menjadi “pabrik” bagi mereka yang punya minat sama sehingga ide yang muncul akan dikembangkan secara terukur dan terarah sebagaimana mestinya di bidang teknologi dan informasi.

Peluang Teknologi dan Informasi Digital Indonesia

Fakta bahwa pertumbuhan ecommerce Indonesia terbesar di dunia sudah dengan sendirinya menunjukkan peluang yang dimiliki Indonesia dalam hal ekonomi digital. Dari figure itu, kecenderungan demografi juga menunjukkan bahwa mayoritas populasi Indonesia ada di usia produktif dan melek teknologi.

Situs Kementerian Keuangan RI juga menyampakan bahwa nilai transaksi ecommerce Indonesia pada tahun 2013 mencapai US$ 8milyar. Kemudian menjadi US$ 12 milyar tahun 2014 dan diprediksi tahun 2016 akan tumbuh menjadi US$ 24,6 milyar.

Visi ekonomi digital akan semakin bermanfaat jika Indonesia mampu memposisikan dirinya tidak hanya sebagai pengguna atau konsumen. Melainkan sebagai pencipta trend an produsen produk teknologi dan informasi digital.

Itulah beberapa hal penting yang setidaknya perlu diperhatikan sebagai langkah ideal mewujudkan visi ekonomi digital Indonesia

Punya pendapat? Silahkan berbagi

Leave a Reply

CommentLuv badge

XL PAKET DATA KAMU MAU HABIS TUHH! 19GB CUMA RP73RB (DISKON 18%) CEPETAN ISIBELI SEKARANG
+