15 Sebab Orang Membeli Produk

Jika Anda menggeluti dunia marketing pasti ada yang bertanya-tanya kenapa tenaga marketing lain berhasil menjual banyak produk sedangkan saya tidak.

Untuk menjawab pertanyaan diatas, tidak ada salahnya kita mencari jawaban dengan memahami permasalahan mendasar terlebih dahulu, yaitu fokus kepada konsumen.

Kenapa seseorang membeli produk? Pernahkah berpikir sebaliknya sebagai seorang marketing? Jika dipahami setidaknya ada 15 sebab orang membeli produk baik berupa barang atau jasa yang ditawarkan. Pemahaman yang baik akan hal ini bisa berakibat pada naiknya tingkat penjualan yang Anda lakukan, menarik bukan?

Apa saja 15 sebab orang membeli produk tersebut?

Kebutuhan Mendasar. Manusia membeli sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya. Produk seperti ini tentu berkaitan erat dengan keutuhan dasar manusia seperti pakaian dan makanan.

Kenyamanan. Pernahkah Anda sadari kenapa seseorang lebih memilih toko A ketimbang toko B? Mereka berpikir suatu toko lebih nyaman dibanding toko lain untuk membeli barang keperluannya.

Mengganti barang lama. Banyak orang membeli karena merasa perlu mengganti barang lama.

Kelangkaan. Ada orang yang berpikir bahwa barang tertentu mungkin akan semakin langka di masa mendatang dan akibat kelangkaan itu nilainya akan semakin tinggi. Akibatnya merekapun melakukan pembelian dengan harapan akan mendapatkan nilai investasi.

Prestise. Seseorang juga suka membeli barang untuk kepuasan tertentu secara personal.

Kekosongan emosional. Terkadang manusia suka membeli tanpa sebab.

Harga murah. Sesuatu yang selalu Anda inginkan sejak lama tiba-tiba menjadi murah saat ini? Kemungkinan besar orang akan membelinya dalam situasi seperti itu.

Nilai lebih. Ketika kita berpikir nilai suatu barang lebih besar dibandingkan harganya. Biasanya ini produk yang tidak terlalu dibutuhkan, Anda hanya berpikir terlalu sayang untuk tidak membeli barang ini. Biasanya produk-produk seperti ini terdapat di sekitar kasir (tempat pembayaran)

Merk ternama. Saat membeli suatu produk yang tidak terlalu kita ketahui, merk memainkan peran penting. Mungkin Anda memerlukan popok untuk anggota keluarga dan mengambil Pampers karena sudah mengenal merk tersebut sekalipun Anda tidak memiliki anak.

Pembelian dengan paksaan. Beberapa dorongan dari luar seperti seragam, buku pelajaran atau sesuatu yang diperintahkan pimpinan membuatnya menjadi paksaan. Seringkali ini terjadi dalam keadaan darurat, misalnya saat atap rumah bocor di musim hujan.

Ego personal. Terkadang orang membeli sesuatu untuk memukau seseorang atau untuk menjadi terbaik diantara lainnya.

Dorongan teman. Sesuatu dibeli karena teman Anda mendorong untuk itu. Biasanya ini terjadi saat remaja.

Balas budi. Ini terjadi karena seseorang yang jarang memberi sesuatu tiba-tiba memberi barang kepada Anda. Sekarang giliran Anda melakukan hal yang sama di momen tertentu misalnya pernikahan atau hari spesial lainnya.

Empati. Terkadang orang membeli sesuatu dari orang lain karena mereka empati kepada orang tersebut tanpa memperhatikan nilai produk atau tingkat kebutuhan.

Kecanduan. Ini merupakan kondisi di luar normal kebutuhan manusia namun kondisi ini memang ada dan akan menciptakan banyak penjualan dibanding sebab lainnya. Biasanya orang yang kecanduan membeli barang tidak bisa menjelaskan alasan kenapa membeli barang tersebut.

30 Hari Jago JualanPahami Sebab Orang Membeli Produk dan Jadilah Juara Menjual Produk

Itulah beberapa sebab kenapa orang membeli produk. Dengan memahaminya Anda bisa mulai melakukan sesuatu untuk menjual produk bukan?

Sebagai penjual janganlah memaksakan penjualan, buatlah calon pembeli paham akan manfaat produk yang ditawarkan dan biarkan pembeli memutuskan apakah membeli atau tidak. Dengan demikian mereka akan selalu teringat dengan Anda dan kembali kepada Anda saat membutuhkan produk yang sama baik untuk diri sendiri ataupun untuk kerabat terdekat mereka.

 

2 Comments

  1. lutfie wardi Mei 7, 2014
  2. Pingback: 2 Strategi Ampuh Menciptakan Penjualan November 3, 2014
  3. Pingback: 3 Tips Sukses Raup Untung Berlipat Menjual Tanpa Paksaan | Pilih Peluang Usaha Maret 14, 2015
  4. Hawa Hassan Oktober 12, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

Pinjam Uang Untuk Lebaran Secara Online. Aman, Nyaman, PraktisPinjam Uang
+