Philip Kotler adalah seorang profesor terkemuka dalam bidang pemasaran yang sering disebut sebagai “Bapak Marketing Modern.” Ia telah menulis banyak buku yang menjadi rujukan dalam ilmu pemasaran, salah satunya adalah Marketing Insights from A to Z, 80 Concepts Every Manager Needs to Know. Dalam buku tersebut, Kotler memberikan pemahaman tentang esensi pemasaran di bagian pengantar.
Dalam bukunya, Kotler menjelaskan pengertian marketing atau pemasaran: “Marketing management is the art and science of choosing target markets and getting, keeping, and growing customers through creating, communicating, and delivering superior customer value.” Artinya, pemasaran adalah seni dan ilmu memilih target pasar serta menarik, mempertahankan, dan meningkatkan pelanggan melalui penciptaan, komunikasi, dan pemberian nilai yang unggul bagi pelanggan.
Jika ingin definisi yang lebih rinci, Kotler menyebutkan bahwa “Marketing is the business function that identifies unfulfilled needs and wants, defines and measures their magnitude and potential profitability, determines which target markets the organization can best serve, decides on appropriate products, services, and programs to serve these chosen markets, and calls upon everyone in the organization to think and serve the customer.”
Dengan kata lain, pemasaran adalah fungsi bisnis yang mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan yang belum terpenuhi, menentukan ukuran dan potensi keuntungannya, menentukan target pasar yang dapat dilayani oleh organisasi, memilih produk, layanan, dan program yang tepat, dan mengajak seluruh organisasi untuk berfokus melayani pelanggan.
Secara singkat, tugas utama pemasaran adalah mengubah kebutuhan yang terus berubah menjadi peluang yang menguntungkan. Tujuan pemasaran adalah menciptakan nilai dengan menawarkan solusi unggul, memudahkan proses pencarian dan transaksi bagi pembeli, serta berkontribusi dalam meningkatkan standar hidup masyarakat.
Pemasaran modern harus lebih dari sekadar fokus pada transaksi, yang mungkin menghasilkan penjualan hari ini tetapi kehilangan pelanggan esok hari.
Tujuan seorang pemasar adalah membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pelanggan, bukan hanya menjual produk. Bisnis bernilai seiring dengan nilai seumur hidup pelanggannya, yang menuntut pemasar untuk memahami pelanggan secara mendalam agar dapat memberikan penawaran, layanan, dan pesan yang relevan dan tepat waktu sesuai kebutuhan individu pelanggan.