Categories
Usaha Kecil

6 Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang

#4 Negosiasi dengan Vendor

Saat membuat kesepakatan dengan pihak lain seperti layanan antar, logistik, teknisi, sampai kebersihan, jangan takut untuk menegosiasikan syarat perjanjian. Pilihlah rekanan yang memungkinkan pembayaran 30 hari setelah penerimaan kwitansi tagihan.

Adanya jeda waktu ini akan memberi Anda ruang mengatur keuangan usaha dagang dengan baik dan mengatur pembayaran tagihan sesuai prioritasnya.

Baca: Cara Komunikasi dalam Negosiasi

#5 Tentukan Cara Pembayaran Kepada Konsumen

Setiap pemilik usaha dagang perlu menetapkan kebijakan pembayaran untuk konsumen. Sama halnya dengan cara nomer 4 tadi, ada kalanya Anda bisa fleksibel kepada konsumen dalam hal pembayaran. Tentukanlah beberapa kebijakan pembayaran untuk konsumen usaha dagang seperti kredit, deposit, sampai bertahap. Buatlah kebijakan pembayaran ini secara jelas dan tertulis.

Baca: 14 Tujuan Komunikasi Bisnis

#6 Menagih Hutang

Resiko dari fleksibilitas yang Anda berikan kepada klien usaha dagang adalah munculnya hutang yang menjadi hak tagih Anda. Ada kalanya pembayaran hutang klien Anda tidak lancar. Apa yang bisa dilakukan agar pembayaran hutang klien usaha dagang Anda lancar? Prinsip utama menagih hutang adalah menjaga komunikasi terus terbuka.

Anda tidak bisa menekan klien untuk membayar hutang namun Anda bisa berikan alasan kenapa klien itu sebaiknya melunasi hutangnya. Alasan terkuat adalah untuk menjaga hubungan usaha dimana hutang yang macet akan mempengaruhi kredibilitas klien dimata Anda sebagai mitra usaha. Atau lebih ekstrim lagi, Anda bisa menuntut mereka jika mereka tidak mau membayar hutangnya segera.

Baca: Tips Sukses Melunasi Hutang Kartu Kredit

Siap Coba Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang?

Baca: Contoh Analisa SWOT

Itulah kesemua strategi mengelola keuangan usaha dagang agar bisnis Anda lancar dan berkembang. Tentu saja pada prakteknya pengelolaan keuangan usaha Anda akan sangat dinamis seiring pengaruh lingkungan, saat kondisi seperti itu Anda akan membutuhkan kebijaksanaan dalam menerapkan cara mengatur keuangan usaha dagang ini. Punya pendapat lain? Silahkan berbagi.

5 replies on “6 Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang”

Kalau saya caranya cukup simple yaitu menyisihkan sekitar 10% dari omset untuk ditabung atau diputar lagi modalnya untuk mengembangakan usaha dagang saya hal ini didasarkan karena keuntungan yang saya ambil minimal 10%

Memang banyak triknya, tapi memang harus disisihkan agar modal bisa dipergunakan dengan baik dan tidak dicampur dengan keuangan pribadi.

Ya benar intinya jangan tercampur karena kalo tercampur bisa lenyap begitu saja modal usaha tanpa terasa

Comments are closed.

SHARE THIS POST

0
0
0
0