Semua Yang Anda Perlu Tahu Tentang Apa Itu Inflasi

Seperti keriput dan berat badan, efek inflasi akan muncul bertahap dan sangat nyata. Inflasi akan merangkak perlahan dan seiring aktivitas konsumsi, kenaikan harga barang kerap dianggap sepele dan hal yang biasa. Karena sudah sering terdengar itulah mungkin banyak orang tidak menghiraukan apa itu inflasi.

Efek dari inflasi sangatlah besar. Dan hal itu tidak hanya mempengaruhi wilayah tertentu seperti gaji dan biaya untuk membeli properti. Inflasi akan menghantam dari berbagai sudut. Harga sembako naik, harga transportasi umum naik, gas, sampai jasa ikut naik. Semua faktor tadi membuat Anda perlu meningkatkan pemahaman akan apa itu inflasi sekaligus memperhitungkan bagaimana inflasi berpengaruh pada tabungan jangka panjang dan kemampuan Anda membiayai kebutuhan finansial di masa pensiun.

Bagaimana Anda dapat melakukan hal itu? Sebelum melangkah mari dipahami dulu apa itu inflasi dan penyebab inflasi. Kemudian akan dibahas bagaimana inflasi akan mempengaruhi strategi investasi untuk membuat keputusan investasi yang bijak jangka panjang.

Apa Itu Inflasi

Secara sederhana inflasi merupakan kenaikan harga jangka panjang atas barang dan jasa disebabkan devaluasi mata uang. Sekalipun tetap ada manfaat inflasi mari simak dulu efek negatif inflasi ini.

Masalah inflasi muncul saat fakta kenaikan harga barang tidak diimbangi dengan kenaikan tingkat gaji karyawan. Jika tingkat gaji tidak meningkat seiring kenaikan harga-harga barang atau jasa, daya beli mayoritas masyarakat akan menurun yang berujung pada melambatnya aktivitas perekonomian. Lebih jauh lagi, inflasi yang parah akan membuat orang-orang mengambil tabungan mereka karena sudah tidak memiliki sumber uang untuk biaya hidup lagi.

Penyebab Inflasi

Jadi apa penyebab inflasi? Tidak ada jawaban singkat yang disepakati semua orang akan hal ini namun ada beberapa teori yang bisa digunakan.

Suplai Uang

Inflasi pada intinya disebabkan oleh meningkatnya jumlah peredaran uang di pasaran.

Sejak negara industrialis berubah dari standar emas, nilai uang ditentukan dengan jumlah mata uang yang beredar dengan persepsi publik atas nilai mata uang tersebut. Saat bank sentral memutuskan untuk menambah peredaran uang dengan tingkat lebih tinggi dari tingkat pertumbuhan ekonomi, nilai mata uang dapat turun karena mengubah persepsi publik akan nilai mata uang itu. Sebagai hasilnya, devaluasi ini akan memaksa harga-harga naik karena faktanya setiap unit mata uang bernilai rendah.

Satu cara melihat efek suplai uang ini adalah sama dengan kolektor menilai sebuah barang. Semakin langka sebuah barang maka nilainya semakin tinggi. Logika sama berfungsi untuk mata uang, semakin berkurang jumlah peredaran uang, semakin bernilai uang tersebut. Saat pemerintah memutuskan untuk mencetak uang baru, sebenarnya itu akan menurunkan nilai mata uang yang sudah beredar. Dengan demikian akan semakin banyak rupiah mengejar barang yang sama dalam system ekonomi yang berujung pada meningkatnya harga barang tersebut.

Hutang Nasional

Tentu kita paham bahwa tingginya hutang nasional akan memiliki dampak tersendiri, namun tahukah Anda bahwa hal itu akan mendorong terjadinya inflasi ketingkat lebih tinggi seiring jalannya waktu? Alasannya adalah karena seiring bertambahnya hutang negara, pemerintah memiliki dua opsi : menaikan pajak atau mencetak lebih banyak uang untuk membayar hutang.

Bertambahnya nilai pajak akan memicu reaksi sektor bisnis dengan menaikan harga produk/jasa untuk menutupi bertambahnya pajak perusahaan. Jika pemerintah memilih untuk mencetak lebih banyak uang, maka stok uang beredar akan bertambah yang berdampak pada devaluasi mata uang dan peningkatan harga-harga.

Efek Dorongan Permintaan

Ini menggambarkan kondisi dimana tingkat gaji meningkat dalam sebuah sistem ekonomi sehingga masyarakat akan memiliki daya beli untuk konsumsi. Ini akan meningkatkan likuiditas dan permintaan untuk barang konsumsi. Akibatnya, produsen akan menaikan harga barang untuk menjaga keseimbangan permintaan dan ketersediaan (supply and demand).

Contoh mudahnya saat upah tenaga kerja sektor konstruksi meningkat, banyak orang ingin bekerja di sektor konstruksi. Ini akan meningkatkan permintaan barang dan jasa sektor terkait yang berdampak pada naiknya jasa tukang cat, teknisi listrik, sampai kontraktor pada umumnya. Ini juga akan memicu kenaikan harga secara umum.

Efek Dorongan Biaya

Faktor lain yang mendorong terjadinya kenaikan harga adalah efek dorongan biaya. Contoh mudahnya adalah saat produsen terkena biaya tinggi atas bahan mentah sampai upah karyawannya, maka untuk menjaga tingkat keuntungan usaha, produsen akan menaikan harga jual kepada konsumen. Itu sebabnya jangan heran jika kenaikan harga susu akan mempengaruhi harga satu cup cappuccino di café-café.

Nilai Tukar Mata Uang

Inflasi dapat memperparah daya saing terhadap pasar internasional. Sebagai konsumen mungkin Anda tidak terlalu memikirkan nilai tukar mata uang, namun dalam konteks ekonomi global, nilai tukar mata uang merupakan salah satu aspek penting untuk memastikan tingkat inflasi suatu negara.

Saat nilai mata tukar uang melemah maka komoditas asing termasuk barang impor akan mahal dan komoditas dan barang ekspor murah untuk konsumen luar negeri.

Sisi Positif Inflasi

Beberapa ahli justru berpandangan bahwa inflasi membawa manfaat. Tingkat inflasi yang sehat diyakini pada kisaran 2-3% per tahun. Tujuan dari inflasi adalah untuk melebihi pertumbuhan dasar ekonomi dengan porsi sedikit setiap tahun.

Tingkat inflasi yang sehat diyakini positif karena sebagai efek dari kenaikan tingkat upah dan keuntungan perusahaan dan tetap menjaga arus modal di ekonomi yang berkembang.

Cara pandang lain untuk melihat pergerakan kecil inflasi adalah terpicunya konsumsi. Misalkan jika Anda ingin membeli rumah dan tahu bahwa harga akan meningkat 2-3% per tahun maka Anda akan terpacu untuk beli sekarang. Kondisi ini akan memicu konsumsi dan untuk jangka panjang menstimulus ekonomi dan menciptakan lapangan kerja.

Strategi Menghadapi Dampak Inflasi Untuk Persiapan Pensiun

Peertimbangan paling penting saat memasukan inflasi dalam perencanaan keuangan Anda adalah seberapa besar kebutuhan masa pensiun Anda.

Apa tujuan Anda menabung. Cukup banyak orang mentarget sekitar Rp 10 milyar untuk masa pensiun. Namun seberapa besar nilai Rp 10 milyar saat Anda pensiun?

Misalkan Anda berencana pensiun di tahun 2050, tingkat inflasi per tahun mencapai 3% per tahun maka Rp 10 milyar setara dengan Rp 3 milyar masa kini. Seberapa besar nilai itu? Jika biaya hidup tahunan mencapai Rp 500 juta per tahun, maka uang Rp 10 milyar akan membuat Anda bertahan selama 6 tahun masa pensiun dengan asumsi tidak ada pengeluaran ekstra lainnya.

Lantas apa yang bisa dilakukan untuk meminimalisir resiko negatif menabung dan menyesuaikan kekuatan financial untuk inflasi? Sebenarnya ada cara aktif Anda bisa menyikapi inflasi dalam kehidupan. Banyak strategi bisa dilakukan untuk mensiasati inflasi. Untuk meraih hasil maksimal strategi ini harus diterapkan secara efektif dan strategis. Apa saja? Ini dia 7 strategi menghadapi inflasi

Alihkan uang ke investasi jangka panjang

Banyak orang suka menabung, namun saat bicara investasi jangka panjang terkadang menghabiskan uang saat ini akan member manfaat inflasi di masa mendatang. Misalkan Anda sedang mempertimbangkan kredit rumah dan pengamat ekonomi meproyeksikan inflasi signifikan dalam 50 tahun kedepan. Saat Anda yakin dapat melunasi kredit itu, maka Anda menggunakan inflasi untuk keuntungan pribadi. Sektor lain yang bisa member keuntungan seperti proyek perbaikan rumah, atau belanja modal untuk bisnis.

Investasi di komoditas

Investasi di komoditas seperti minyak bumi memiliki nilai sepadan yang tahan akan inflasi. Tidak seperti uang, komoditas akan selalu dibutuhkan dan dapat berfungsi sebagai pagar penahan inflasi. Untuk kebanyakan orang investasi di komoditas melalui pasar terbuka akan menjadi tugas berat yang memusingkan.

Investasi emas atau logam berharga lainnya

Emas, perak dan logam berharga lainnya, sama seperti komoditas memiliki nilai imunitas terhadap inflasi. Faktanya, emas dulunya dipilih sebagai mata uang sebelum datangnya uang kertas.

Investasi di real estate

Sektor real estate secara historis dikenal sebagai pagar yang baik untuk menahan efek inflasi. Investasi di sector ini akan memberika aset nyata. Sebagai nilai tambah, pemilik properti dapat menyewakan aset ke pihak lain dengan harga menyesuaikan inflasi atau menjualnya dengan harga yang pasti lebih tinggi dari harga perolehan di pasar terbuka. Bagaimanapun, sama seperti komoditas logam, tentu kita semua paham bahwa resiko aset properti tetap ada.

Menabung lebih banyak

Fakta kebanyakan adalah Anda membutuhkan banyak uang di masa pensiun dibanding perkiraan Anda sendiri. Ada dua cara untuk mengamankan hal ini, menabung lebih banyak atau investasi secara agresif. Menabung lebih banyak kemungkinan cara termudah yang bisa segera Anda lakukan. Jika Anda mampu menabung Rp250ribu per bulan, sanggupkah Anda menabung Rp500ribu per bulan dengan mengurangi biaya makan dan lainnya? Sebenarnya Anda pasti bisa, itu hanya masalah komitmen.

Investasi di barang koleksi

Siapa sangka return on investment yang bisa didapat dari membeli edisi terbatas mainan karakter G.I Joe dengan kemasan originalnya? Membeli dan menjual barang koleksi dapat memberikan daya tahan inflasi sekaligus sebagai hobi yang menyenangkan.

Penyuka barang seni

Pembelian strategis atas karya fotografi, lukisan, patung dan benda seni lain seringkali dapat menjadi investasi anti inflasi meskipun tidak selalu. Tips mudahnya adalah menemukan yang terbaik dari dua sisi yaitu benda seni bernilai tinggi yang Anda suka dan tidak akan Anda jual dalam waktu dekat.

Sudah Paham Apa Itu Inflasi?

Suka tidak suka, inflasi itu nyata. Mengabaikan dampak inflasi pada tabungan jangka panjang merupakan salah satu kesalahan terbesar investor. Memiliki pemahaman baik apa itu inflasi dan efek merugikannya merupakan langkah awal untuk mengurangi resiko keputusan investasi jangka panjang. Langkah kedua adalah melakukan aksi nyata. Strategi apa yang Anda lakukan untuk mengamankan kondisi financial menghadapi inflasi? Punya pemahaman lain akan apa itu inflasi?

Leave a Reply

CommentLuv badge

Butuh Uang Cepat Tanpa Jaminan? Waktu Proses Hanya 2 Hari Secara Online. Ajukan Pinjaman