Pengertian Skema Piramida Apa Sih?

  • 10
    Shares

Pengertian skema piramida itu apa sih sebenarnya? Mungkin kamu yang sudah pernah mendengar istilah ini mulai bertanya-tanya. Sebenarnya cukup banyak orang di Indonesia yang menanyakan apa bahaya skema piramida ini jika diterapkan dalam dunia investasi.

Nah sebelum kamu mendalami secara cepat apa itu pengertian skema piramida akan lebih jelas jika memahami praktiknya dulu.

Skema piramida merupakan sebuah skema permainan uang yang mulai dikenalkan kepada dunia oleh Charles Ponzi. Dengan skema ini, kamu akan digoda oleh keuntungan dari aktivitas penanaman modal.

Misalkan kamu ditawari aktivitas penanaman modal Rp 10 juta. Setelah kamu setuju, setiap bulan kamu dijanjikan keuntungan senilai 10% atau Rp 1 juta setiap bulan.

Fokus dari skema piramida bukan pada besaran keuntungan yang dijanjikan ataupun besar uang yang diinvestasikan. Inti dari kegiatan ini adalah cara mengelola uang investasi (dalam contoh ini Rp 10 juta).

Jika dalam kondisi normal usaha, sebuah modal tentu digunakan untuk menghasilkan keuntungan di atas 10% sehingga bisa memenuhi janji pengembalian keuntungan kepada investor setiap bulannya.

Dalam sebuah skema piramida, uang itu tidak digunakan untuk aktivitas usaha. Pemberi janji akan mengulangi janji kepada orang baru lainnya.

Uang investasi dari orang baru tadi akan dipakai untuk membayar janji keuntungan bulanan ke investor lama dan begitulah seterusnya. Pengertian skema piramida seperti itu, perputaran uang dari investor baru ke investor lama.

Apakah skema piramida ini menguntungkan? Secara kasar, skema ini memang dirancang untuk bangkrut. Karena uang hanya berpindah tempat tanpa ada penambahan. Semakin banyak investor baru maka beban “janji” juga semakin besar. Di sisi lain uang tidak mengalami penambahan hanya berputar saja.

Itu sebabnya tidak jarang jika skema piramida dipakai untuk investasi akan berujung pada kerugian karena bangkrut atau uang dibawa kabur pencetus ide investasi.

Apakah Arisan Juga Sama dengan Pengertian Skema Piramida?

Mekanisme arisan pada prinsipnya akan membuat giliran pemenang sehingga semua peserta akan merasakan uang investasi tersebut.

Contohnya adalah 10 orang yang mengikat janji melakukan arisan per orang Rp 100ribu. Setiap bulannya semua peserta arisan wajib menyerahkan uang Rp 100 ribu. Setiap bulan itu juga akan ditentukan siapa pemenang uang arisan totalnya atau senilai Rp 1 juta.

Dalam perkembangannya ada beberapa modifikasi aturan dari arisan. Misalnya adalah peserta yang ingin didahulukan menang akan terkena penalty pengurangan jumlah uang.

Sedikit mirip dengan skema piramida adalah multi level marketing atau kerap disebut MLM. Skema ini memanfaatkan model piramida untuk pemasarannya.

Itu sebabnya tidak heran jika ada yang beranggapan MLM itu sejalan dengan pengertian skema piramida. Namun pada hakikatnya ada perbedaan utama MLM dengan skema piramida seperti:

Ada barang yang diperjual belikan dalam MLM bukan sekedar janji belaka

Barang yang dijual MLM punya selisih harga lebih mahal karena digunakan perusahaan untuk berbagi keuntungan kepada seluruh anggota MLM

Sudah Paham Pengertian Skema Piramida?

Itulah pengertian sederhana skema piramida.

Yang berbahaya dari skema piramida adalah tawaran konsep yang mengawang-awang. Konsep ini biasanya tidak didukung dengan cara mendatangkan keuntungan yang jelas.

Selanjutnya kamu akan didesak untuk menjual konsep yang sama kepada orang lain agar pihak lain mau bergabung dan mengeluarkan uangnya untuk berinvestasi.

Jika kamu mendapati tawaran investasi seperti ini sebaiknya dihindari ya.


  • 10
    Shares
  • 10
    Shares

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+