Keuntungan dan Kerugian Bisnis Domestik

Dalam lingkungan domestik, sebuah bisnis akan dipengaruhi oleh kombinasi aspek hukum, ekonomi dan budaya suatu wilayah atau negara. Sebuah entitas bisnis tidak mungkin mengendalikan aspek tersebut namun dapat meresponnya dengan cara yang tepat. Sekalipun terlihat sangat rumit, bisnis domestik jauh lebih sederhana ketimbang bisnis internasional. Saat entitas bisnis hadir di beberapa negara, maka harus melakukan adaptasi kepada setiap lingkungan domestik masing-masing negara.

Lalu Apa Saja Keuntungan dan Kerugian Bisnis Domestik?

Analisa Pasar

Memahami setiap target pasar akan member tantangan saat menjalankan bisnis di pasar internasional. Badan usaha mungkin akan membutuhkan investasi sumber daya yang besar untuk menganalisa kebutuhan konsumen di negara lain dan bagaimana cara pemasarannya. Ini tentu akan membutuhkan waktu lama untuk dilakukan di setiap negara lokasi badan usaha. Lain halnya dengan bisnis domestik, badan usaha dapat melakukan kesemuanya dengan lebih mudah.

Siklus Perubahan

Sebagai usaha tentu saja aka nada perubahan siklus. Memprediksi perubahan siklus ini akan lebih mudah dilakukan untuk bisnis domestik. Antisipasi terhadap siklus perubahan akan membuat entitas bisnis mampu mengambil manfaat maksimal atas perubahan situasi ekonomi. Siklus perubahan akan memberi efek lebih besar kepada bisnis domestik ketimbang bisnis internasional. Dalam konteks bisnis internasional, penuruan performa pasar di negara A dapat ditutupi oleh performa pasar dari negara B, C, D dan lainnya.

Ukuran Pasar

Ukuran target pasar dalam bisnis domestik dapat memberikan kerugian karena sifatnya terbatas. Perusahaan Nestle membuka cabang di luar Swiss karena hal ini, terbatasnya target konsumen di dalam negeri. Entitas bisnis yang mau melakukan ekspansi mungkin akan menemui tantangan untuk membuka cabang di luar batas negaranya. Menggapai pasar yang lebih luas dapat memberikan peluang lebih besar dalam mendatangkan keuntungan khususnya jika badan usaha mau menambah jenis penawaran (produk atau jasanya).

Komunikasi

Dalam lingkungan bisnis domestik, komunikasi akan lebih mudah ketimbang lingkungan bisnis internasional. Karyawan di lingkungan bisnis domestik lazimnya berasal dari komunitas budaya yang sama dan bicara dalam bahasa yang sama dengan baik sekalipun beberapa pengecualian bisa saja terjadi. Komunikasi yang efektif perlu dijaga antara entitas bisnis yang beroperasi di banyak negara. Hal itu tentu akan membutuhkan banyak tenaga dan biaya.

Akses Bahan Baku dan Tenaga Kerja

Dalam pengertian bisnis domestik, akses kepada bahan baku dan tenaga kerja mungkin terbatas. Badan usaha internasional mungkin akan lebih mudah memiliki akses kepada dua hal ini. Perusahaan dalam bisnis internasional memiliki peluang untuk lebih efisien dalam hal biaya karena mengetahui sumber tenaga kerja murah dan sumber bahan baku murah. Dengan demikian perusahaan internasional dapat melakukan operasionalisasi bisnis sesuai kekuatan yang dimilikinya.

Pelaporan

Entitas bisnis lazimnya memiliki seperangkat persyaratan untuk diikuti terkait akuntabilitas. Beberapa aturan yang berbeda mungkin harus dipatuhi jika entitas bisnis mulai memasuki wilayah internasional. Aturan lokal akan lingkungan dan tenaga kerja sampai aturan global juga harus diikuti. Memahami beragam peraturan untuk perusahaan internasional akan membutuhkan waktu dan tenaga. Ini sebabnya, bisnis domestik mungkin lebih diuntungkan dalam hal ini karena biaya yang mungkin muncul akan lebih sedikit.

Sudah Paham Keuntungan dan Kerugian Bisnis Domestik?

Itulah kesemua keuntungan dan kerugian bisnis domestik. Sebelum melangkah ke bisnis internasional kiranya wajar jika sebuah entitas bisnis mengawalinya dengan bisnis domestik. Saat pertumbuhan pesat sudah mulai terjadi barulah pertimbangan memulai bisnis internasional dapat dilakukan.

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+