Indonesia Menuju Kekuatan Digital Asia Terbesar


Kekuatan digital Asia terbesar bukan tidak mungkin akan diraih Indonesia beberapa tahun ke depan. Fakta internet menarik terjadi pada bulan Mei 2016 dimana sebanyak 100 juta pengguna internet adalah orang Indonesia. Jumlah itu empat kali lebih besar dari populasi Australia. Kondisi ini membuat Indonesia menjadi populasi internet terbesar kelima dunia.

Sebuah laporan gabungan antara Google dan Temasek melaporkan bahwa pada pertumbuhan ini Indonesia akan memiliki 215 juta pengguna internet pada tahun 2020. Dengan demikian Indonesia akan merangsek ke peringkat 4 besar dunia.

Setiap hari ribuan masyarakat dari seluruh nusantara beraktivitas online untuk pertama kalinya. Mengingat interaksi mereka mayoritas melalui smartphone, maka perilaku internet di Indonesia berbeda dengan pengguna di Jepang atau Amerika Serikat.

Konsumen internet Indonesia sangat demanding dan menciptakan spesifikasi kebutuhan sendiri. Selain Indonesia, India diproyeksikan sebagai negara lainnya yang akan memperbanyak populasi online.

jika sudah demikian, Indonesia bukanlah sekedar bergabung ke internet. Lebih dari itu, internet sedang dalam proses menjadi “Indonesia”.

Akan banyak istilah internet dalam bahasa Indonesia. Hal ini sudah terlihat dalam menu smartphone. Dengan kecanggihan gadget dalam genggaman, kebutuhan unik konsumen internet Indonesia akan semakin mudah dikomunikasikan. Ini akan menjadi perkembangan penting dalam sejarah internet Indonesia. Kondisi ini akan membentuk segmen baru dalam ekonomi digital Indonesia.

Contoh mudahnya adalah Indonesia saat ini sudah menjadi negara penting ecommerce secara global. Hal ini didukung dengan tersedianya perusahaan lokal yang tidak hanya melayani masyarakat tapi juga menjadi pemimpin di regional.

Penelitian Google-Temasek memprediksi bahwa nilai ecommerce Indonesia pada tahun 2025 akan mencapai US$ 46 milyar. Prediksi ini terbesar di wilayah Asia Tenggara.

Sebuah ecommerce startup, hijup.com sekarang menjadi perintis global dalam ecommerce fashion muslim. Mereka tumbuh dari 2 karyawan mengelola 14 brand fashion wanita di tahun 2011 menjadi 150 karyawan mengelola 200 brand.

Usaha kecil Indonesia melakukan hal hebat yang dilirik perusahaan ecommerce skala global menciptakan internet sesuai kebutuhan masyarakat.

Langkah awal telah dilakukan Google memenuhi permintaan ini dengan membuat produk sendiri yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Contohnya adalah kerjasama Google dan Transjakarta menyediakan jadwal realtime perjalanan bus melalui Google Maps.

Menjadi kritis adalah untuk memastikan startup Indonesia, pengusaha dan usaha kecil paham cara menggunakan teknologi terkini untuk mengembangkan usaha.

Sangat menakjubkan melihat perkembangannya sekarang. Perusahaan muncul menjual makanan tradisional seperti batagor atau pempek sampai Go Jek yang mencakup jasa kurir.

Pengembang Own Games ID dari Bandung mengubah menu lokal, tahu bulat, menjadi sebuah game terkenal dalam hal download di Google Play. Untuk merangsang kemunculan perusahaan seperti itu, Google menjalankan program untuk melatih sekitar 100.000 pengembang Indonesia.

Pencipta video seperti Bayu Skak tidak sekedar membuat video terkenal namun melakukannya menggunakan bahasa daerah, Jawa.

Situs seperti kecipir.com memakai internet untuk menolong petani kecil membawa hasil panen organik ke pasar utama kota besar seperti Jakarta. Situs lainnya, memeflorist.com, usaha kecil dari Jawa Tengah menggunakan internet untuk menolong pengusaha bunga nusantara menjual bunga di kotanya. Sahabat Aqiqah menjual kambing online untuk aktivitas religius.

Siap Sambut Indonesia Sebagai Kekuatan Digital Asia Terbesar?

100 juta pengguna internet Indonesia merupakan hal yang sangat menarik, namun ini hanya permulaan dalam pandangan Google. Indonesia sedang dalam proses menjadi digital Asia terbesar. Menarik bukan? Apa pendapat Anda?


2 Comments

  1. Ravi Monja Oktober 21, 2016
  2. Nursidik Oktober 25, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+