Categories
Alat Ngeblog

Bounce Rate Yang Bagus

Sebagai pengelola blog, janganlah terkecoh dengan mengejar bounce rate yang bagus. Namun perhatikan juga indikator lain yang tidak terlihat yaitu target Anda sendiri.

Penulis sebagai contoh, mana yang lebih baik, pendapatan blog meningkat namun bounce rate blog membengkak atau bounce rate bagus namun pendapatan menurun?

Jika Anda teliti perkembangan blog Anda maka Anda akan tahu penyebabnya.

Penulis melihat jika jenis konten, tema konten dan jumlah konten yang berkembang dapat mempengaruhi jumlah pengunjung dan bounce rate blog.

Jika Anda konsisten menciptakan konten menarik dan berkualitas, maka seiring berjalannya waktu konten akan semakin banyak, dan menangkap semakin banyak keyword juga.

Semakin banyak pengunjung berdatangan karena keyword yang semakin beragam.

Indikator tidak berhenti di situ saja. Saat ini ada indikator waktu yang tidak kalah penting untuk dijaga. Jika bounce rate membengkak namun pengunjung rata-rata habiskan sekitar 1 menit di blog Anda, maka itu sudah sangat baik. Itu pertanda blog Anda semakin kredibel.

Jadi apa itu bounce rate yang bagus? Jawabnya relatif, tergantung apa target blog Anda.

48 replies on “Bounce Rate Yang Bagus”

cukup dari angka prosentasenya. Semakin kecil semakin baik. Tapi untuk pegangan pribadi 0-25% (kategori sangat baik), 25%-50% (kategori baik), 50%-75% (kategori cukup), 75%-100% (kategori kurang)

Mau dong, bounce rate blog Hotline Terkini milik saya turun, sampai 30% saja, nggak muluk-muluk saya mah. Selama ini terabe oleh saya, mulai sekarang layak dapat perhatian besar . Design Template, Judul Post, Besar konten (durasi), Kualitas Post, dan Tautan ke Post lain. Walau banyak persyaratannya, demi turunnya Bounce-Rate, segera saya lakukan.
Terima kasih sudah membagi Tips “6 cara Teruji Menurunkan Bounce Rate Blog” ini , senior.

Wah gile benerrr .. bounce ratenya bisa rendah begitu ya. Jadi pengen coba tipsnya, semoga saya bisa berhasil menurunkan bounce rate blog saya.

walah punya saya malah tambah ancur, bulan kemaren masih 83 sekarang malah tambah jeblok 84 tapi kalau liat di alexa ko cuma 50 an yah mana yg bener

@Amir la: perbaiki strategi SEO yang digunakan. Mereka yang ahli tentang marketing toko online tentu paham akan hal ini. Coba evaluasi strategi SEO yang digunakan selama ini. Tidak ada salahnya membayar blogger terpercaya untuk membantu melaksanakan tugas seperti ini. 🙂 Salam

Salah satu yang paling bagus menurut saya memang tulisan artikel yang panjang mas, namun akan sangat percuma jika nulisnya bukan berdasar pada passion, toh nanti hasilnya akan berbeda sangat jauh sekali dengan kenyataan yang sebenernya terjadi, jadi selain artikel harus panjang juga harus sesuai dengan passion kita. gitu aja sih tambahannya hehehe

keep blogging 🙂

semua cara yang telah dipaparkan segera di lakukan,semoga makin bagus deh postingannya,dan hasilnya

Wah bounce rate blog saya, hampir 100 persen bang. Pengunjung yang datang persentasenya cuma setengah menit. Saya akan mencoba mendalami info yang abang bagikan, semoga bisa turun

Kalau saya menggunakan cara pagination, 1 artikel dijadikan beberapa page sehingga visitor membuka banyak halaman

Wah blog ku bounce rate nya naik turun berubah ubah tiap minggunya. Tips diatas mungkin jadi solusinya

Gan numpang nanya, kenapa ya alexa rank website semakin kurus, tapi bounce ratenya semakin naik/gemuk ya. Apa yang harus saya lakukan ? terus nilai bounce rate brp masih dianggap wajar. terima kasih

@Shafy: Jika memahami arti bounce rate maka alexa kurus bounce rate naik bisa diartikan mayoritas pengunjung hanya melihat satu page saja tanpa ada ketertarikan melihat konten-konten lain yang tersedia di blog/website kita.

Bounce rate yang wajar? sebenarnya tidak ada rumus pastinya, yang jelas semakin rendah bounce rate bisa diartikan “pengunjung” tertarik untuk tahu lebih jauh selain halaman “entry” mereka. Jika demikian menjaga bounce rate di kisaran 25% sd 40% sudah cukup aman.

Sangat brilian ide nya, selama ini saya nulis pendek saja, ya karena ga pandai nulis, jadi seadanya.
Mudah-mudahan kedepan, tulisan saya bisa di perpanjang, terima kasih ide bang

@Caang: menulis artikel panjang memang strategi bagus agar bounce rate rendah, tapi jangan sampai membuat diri sendiri pusing karena terlalu memaksakan diri. lebih baik fokus ke konten yang informatif

Semakin mantap bouncenya gan… saya rasa yang lebih efektif selalu mengaitkan posting dengan artikel lain seperti yang dilakukan oleh support google. artikelnya selalu berkaitan satu sama lain…
salam sukses selalu

Di cek saja apa target dari blognya. Kalo target tercapai tidak perlu khawatir soal bounce rate

kalo bounce rate tidak ada gimana ya mas??
lebih Bagus kah…tapi alexa masih tinggi banget

Bounce rate mungkin saja tidak terdeteksi oleh alat analisa. Yang terpenting tujuan dari blognya tercapai maka alexa tinggi atau bounce rate tinggi asal tujuan blog tercapai tidak masalah.

Alexa tinggi bukan berarti blog sepi pengunjung 🙂

Sebagai bloger pemula saya baru tau tentang Bounce Rate dan setelah membaca artikel ini saya jadi sedikit mengerti tentang ini,salam kenal gan salam sukses selalu dan terimakasih atas informasinya.

Saya rasa setiap blog pasti ada aja bounce rate nya, berapapun prosentasenya.. Ada gak sih tools buat ngatasin bounce rate? Hehehe

Kalau boleh kasih saran, jika tips mengatasi bounce rate di atas masih belum memiliki pengaruh dalam mengurangi angka bounce rate yang tinggi pada blog agan-agan. Coba tulis artikel secara berseri….maksudnya hari ini posting tentang “apa itu bounce rate”, besoknya bahas “penyebab bounce rate” dan seterusnya sampai gak ada lagi materi yang berkaitan dengan posting tersebut..

Cara ini sudah saya terapkan pada blog saya dan terbukti efektif mengatasi nilai bounce rate yang bengkak…semoga bermanfaat.

Comments are closed.

SHARE THIS POST

0
0
0
0
Explore More:
Contact | Privacy Policy | About Us