Teori Lingkungan Kerja Menurut Para Ahli

Teori lingkungan kerja menurut para ahli ini penting untuk dipahami agar kamu semakin mahir dalam berorganisasi. Teori lingkungan kerja diterapkan untuk membantu organisasi meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan. Tidak begitu banyak manajer menggunakan satu teori lingkungan kerja saat menerapkan startegi. Kebanyakan akan menggunakan kombinasi antar beberapa teori bergantung dari situasi dan kondisi lingkungan kerja, tujuan dan tenaga kerja itu sendiri. Teori lingkungan kerja Kontijensi, Teori kekacauan, dan Teori sistem merupakan sebuah teori lingkungan kerja yang populer. Teori X dan Y yang memfokuskan pada strategi manajemen untuk memotivasi tenaga kerja juga diterapkan untuk meningkatkan produktivitas pekerja.

Teori Kontinjensi

Teori ini memastikan bahwa manajer mengambil keputusan berdasarkan situasi yang dihadapi (kasus per kasus) ketimbang pukul rata. Seorang manajer mengambil langkah yang diperlukan berdasarkan aspek paling penting atas masalah yang dihadapi. Teori lingkungan kerja ini misalnya seorang manajer di lingkungan kampus mungkin akan menggunakan pendekatan kepemimpinan yang mencakup partisipasi dari karyawan. Sedangkan pemimpin dalam angkatan bersenjata mungkin akan memakai pendekatan otokratik.

Teori Sistem

Manajer yang memahami teori sistem mengenali perbedaan sistem yang berdampak pada karyawan dan bagaimana karyawan mempengaruhi sistem di lingkungan kerjanya. Sebuah sistem dibuat dari beberapa aspek yang bekerjasama untuk mencapai tujuan. Teori sistem sangatlah luas pemahamannya yang memungkinkan manajer untuk memeriksa pola dan kejadian di lingkungan kerja. Hal ini membantu manajer untuk mengkoordinasikan program untuk berjalan secara kolektif untuk keseluruhan tujuan dan misi organisasi ketimbang mengedepankan ego sektoral.

Teori Kekacauan

Teori lingkungan kerja yang satu ini meyakini jika perubahan itu konstan. Sekalipun beberapa peristiwa dan keadaan dalam organisasi dapat dikendalikan, aspek lainnya mungkin tidak. Teori kekacauan mengenali bahwa perubahan itu tidak bisa dihindari dan jarang terkendali. Saat organisasi tumbuh, kompleksitas dan kemungkinan terjadinya insiden semakin besar. Organisasi meningkatkan energy untuk menjaga tingkatan kompleksitas itu. Saat organisasi melakukannya, lebih banyak struktur organisasi dibutuhkan untuk menciptakan stabilitas. Sistem ini terus berevolusi dan berubah.

Teori X dan Y

Teori perilaku kerja yang dipilih untuk diterapkan sangat dipengaruhi kepercayaan akan perilaku karyawan. Manajer yang meyakini karyawan kekurangan ambisi alamiah sehingga membutuhkan insentif untuk meningkatkan produktivitas sejalan dengan teori X lingkungan kerja. Teori Y lingkungan kerja meyakini jika karyawan akan bertanggung jawab pada tugasnya secara alamiah. Manajer yang meyakini nilai teori X kerap menggunakan gaya kepemimpinan otoriter, pemimpin yang menerapkan Teori Y menumbuhkan partisipasi karyawan.

Baca: Kesalahan Fatal Presentasi Bisnis yang Kerap Terjadi

Bookmark Teori Lingkungan Kerja Menurut Para Ahli

Itulah kesemua teori lingkungan kerja yang berkembang sesuai pendapat para ahli sekarang ini. Agar tidak kelupaan, jangan lupa bookmark informasi ini.

Leave a Reply

CommentLuv badge

Close
HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+