Strategi Pemasaran Media Sosial Yang Efektif


Bagian 11 Belajar Internet Marketing

Sebuah strategi pemasaran media sosial lebih dari sekedar akun facebook, facebook fanpage ataupun akun twitter. Jika dilaksanakan dengan baik, pemasaran media sosial dapat membangun interaksi yang kuat dengan konsumen dan mendatangkan konsumen potensial ke situs bisnis Anda.

Lingkungan media sosial telah berkembang pesat beberapa tahun terakhir, jadi jika Anda baru mau terjun ke pemasaran media sosial bisa dibilang agak terlambat, itulah kenyataan pahitnya.

Namun jangan berkecil hati. Semua orang butuh permulaan dan Anda masih dapat meraih momentum positif melalui media sosial.

Tidak jauh berbeda dengan strategi marketing, pendekatannya langsung saja:

  1. Identifikasi jalur media sosial yang menjadi tempat berkumpul konsumen potensial;
  2. Perkuat pesan marketing Anda, informasi seperti apa yang akan menarik minat konsumen dengan media sosial?;
  3. Akhirnya, tujuan pemasaran media sosial Anda adalah untuk mendatangkan konsumen secara konstan.

Kenali Jaringan Media Sosial Anda

Inilah panduan cepat gambaran media sosial utama dunia yang ada saat ini:

Facebook

Penjelasan:  Sangat dinamis, jaringan sosial berbasis konsumen, pengguna facebook menggunakan media itu untuk berinteraksi dengan teman dan keluarga, terdapat aplikasi yang terintegrasi dengan game.

Kekuatan: Interaksi kuat dengan pengguna, fanpage dapat terintegrasi dengan newsfeed, ada fitur marketing gratis atau berbayar, peluang postingan sponsor, kaya akan fitur multimedia, sumber trafik yang bagus, performa baik di platform mobile.

Pertimbangan: Pengguna facebook sangat kritis terhadap iklan yang muncul, pengguna facebook tidak suka dipaksa membeli dengan penawaran iklan.

Twitter

Penjelasan: Platform micro blogging untuk distribusi informasi cepat dan efisien.

Kekuatan: Komunikasi cepat, pengguna twitter ahli menyingkat informasi kedalam 150 karakter saja, hashtag untuk bergabung kedalam diskusi dengan cepat, fokus membangun koneksi dan bertemu orang baru, ada platform iklan.

Pertimbangan: pesan pendek twitter bisa menyulitkan pesan marketing, platform iklan bisa membatasi saluran trafik namun efektif untuk kepentingan branding.

Pinterest

Penjelasan: Merupakan papan catatan virtual untuk mengumpulkan topic kegemaran penggunanya.

Kekuatan: Bisa menjadi penghasil trafik yang kuat, pengguna perempuan lebih besar daripada laki-laki, menarik secara visual, kesempatan bagi komunitas untuk bisa berbagi visual produk yang menjadi kesukaan mereka.

Pertimbangan: Bisa menyulitkan pebisnis yang tidak memiliki produk dengan daya tarik visual, promosi diri sendiri sangat tidak dianjurkan di Pinterest.

Quora

Penjelasan: Mesin untuk bertanya dan menjawab online.

Kekuatan: penggunanya adalah kalangan pengusaha, pemasar, pelajar. Sangat kentara sebagai komunitas intelektual, tempat distribusi konten blog (harus berkualitas), peluang untuk riset topic secara mendalam.

Pertimbangan: koneksi personal sulit diciptakan, memerlukan waktu dan tenaga yang tidak sedikit untuk berinteraksi.

Linkedin

Penjelasan: media sosial business to business (b2b) terbesar, diciptakan untuk membangun relasi dan membuat relasi baru.

Kekuatan: koneksi personal b2b dapat tercipta, bisa untuk riset pasar, bisa untuk merekrut karyawan, beragam jenis media berbayar, merupakan media sosial b2b berbasis minat.

Pertimbangan: beberapa kalangan profesional sangatlah sibuk sehingga jarang login ke Linkedin, menjalankan periklanan di linkedin cenderung mahal, iklan yang dijalankan harus dipantau dan dianalisa.

Youtube

Penjelasan: Jaringan video personal terbesar dunia

Kekuatan: penghasil trafik blog

Pertimbangan: tidak perlu ditanyakan lagi youtube menjadi situs berkonten video no 1 dunia

Kaskus

Penjelasan: komunitas online terbesar Indonesia

Kekuatan: menyediakan media iklan internal, bisa untuk berbisnis melalui forum jual beli, cakupan topic sangat luas, komunitas pengguna sangat besar, penghasil trafik blog/website.

Pertimbangan: pemasaran melalui kaskus harus dilakukan dengan seimbang jangan terlalu mempromosikan diri sendiri.

Strategi Sukses Media Sosial

Tahan Godaan

Pentingnya media sosial untuk bisnis sudah dipahami banyak orang sehingga terkadang membuat banyak pebisnis tidak tahan godaan untuk segera terjun ke media sosial sekedar untuk eksis. Pendekatan seperti ini pasti mendatangkan kerugian. Media sosial sama dengan jalur marketing yang sudah dibahas sebelumnya, memerlukan strategi yang matang. Jangan asal terjun bebas.

Pilih Jaringan Yang Paling Tepat

Tidak punya facebook bukanlah masalah. Hadirkan bisnis ke jaringan media sosial yang paling tepat dengan basis konsumen dan brand bisnis Anda. Jangan merasa Anda harus menghabiskan dana jutaan untuk bisa hadir di Facebook sedangkan basis konsumen Anda sebenarnya ada di Twitter.

Ingatlah bahwa esensi media sosial adalah jalur distribusi. Untuk menyebarkan informasi dengan efektif akan brand bisnis Anda, tentu komunitas konsumen menjadi kebutuhan.

Mulai dengan Konsumen

Agar pengguna media sosial mau memperhatikan Anda maka ikutilah mereka. Pilihlah media sosial yang paling pas untuk bisnis Anda yang didalamnya sudah terdapat konsumen potensial Anda. Jika Anda menjalankan bisnis b2b misalnya, bergabung di diskusi grup Linkedin adalah satu langkah tepat.

Jika Anda menjalankan website publikasi maka misi pentingnya adalah berinteraksi di twitter mengingat pengguna twitter rutin nge tweet dan retweet melalui media ini.

Sebuah situs ecommerce mungkin akan mendapat hasil paling baik melalui facebook (kecuali basis konsumen Anda aktif di media sosial lain).

Semua bergantung dari konsumen Anda. Jika Anda masih ragu, jalan terbaik adalah bertanya kepada para pengguna media sosial itu, mudah bukan?

Investasi Membangun Komunitas

Komunitas online member niai tambah dalam bentuk publisitas dan distribusi. Sebagian dari follower atau fan Anda kemungkinan akan menjadi konsumen. Saat Anda membangun komunitas media sosial maka Anda berinvestasi di distribusi informasi.

Mirip dengan email marketing, sangatlah penting membangun pengikut media sosial secara alami. Saat pengikut memutuskan menjadi fan, kemungkinan besar mereka akan berinteraksi dengan brand secara rutin.

Bersikaplah manusiawi saat membangun pengikut media sosial Anda. Beberapa pengguna mungkin tidak ingin bergabung. Pastikan ada peluang bagi mereka untuk menolak.

Strategi pemasaran media sosial dengan cara ini bisa melipatgandakan pengikut media sosial Anda yang dengan pasti menjelma menjadi 30% atau 40% sumber trafik baru bagi situs bisnis Anda.

Atur Penyampaian Pesan

Berbagi pesan marketing jam 2 pagi di facebook sepertinya kurang pas dilakukan. Beberapa alat bantu seperti hootsuite sangat berguna dalam mengatur waktu terbit sebuah pesan marketing.

Gabungkan Konten Berkualitas ke Dalamnya

Media sosial dan marketing konten saling mengisi. Saat pengguna media sosial melihat-lihat akun mereka bisa dipastikan belum tentu mereka dalam mood bertransaksi. Mereka ingin bersosialisasi dan bersantai-santai saja.

Meskipun Anda ingin sekali menjual, konten marketing Anda sebaiknya jangan menjual. Kuncinya adalah membangun hubungan baik. Bangunlah brand yang bersahabat, berbagi konten bukan produk. Ini merupakan psikologi sederhana bahwa manusia sangatlah emosional dan butuh hiburan.

Beri Tawaran Menarik

Tawaran menarik seperti hadiah, bonus dan sebagainya untuk membangun loyalitas dan interaksi sangatlah ampuh. Bahkan sebuah ide seminar online khusus untuk “fans” Anda bisa membantu komunitas bisnis saling terhubung.

Aktif Melibatkan Diri di Percakapan

Gabung di berbagai forum percakapan pilihan Anda untuk membangun kepercayaan dan perhatian akan brand bisnis Anda. Jika seseorang menanyakan pertanyaan kepada produk maka berikanlah jawaban. Jika perusahaan Anda dapat memecahkan masalah tertentu, pastikan komunitas Anda mengetahuinya.

Ajukan Pertanyaan

Percakapan terjadi dua arah. Tanyakan pertanyaan sama banyaknya dengan Anda menyebarkan informasi. Pertanyaan dapat membantu Anda memahami konsumen dan tunjukkan seberapa besar kepedulian Anda. Jalankan market intelligence, pelajari apa yang orang pikirkan tentang produk Anda dan buat mereka membicarakan bisnis Anda.

Pendekatan seperti ini akan membantu Anda menemukan topik untuk marketing konten, ngeblog atau pembuatan konten bentuk lainnya.

Curi Perhatian dengan Gambar

Pengunjung tidak ingin membaca huruf dan huruf saja. Mereka ingin membaca cepat, gambar menarik. Jadilah kreatif dan jangan takut untuk sedikit lucu, bahkan jika terkadang Anda sedikit nggak nyambung dengan brand bisnis Anda.

Ukur Semua Hasilnya

Sama seperti media marketing lainnya, RoI media sosial seharusnya bisa diukur dan dilacak. Pastikan Anda melacaknya setidaknya berdasarkan konten dan produk dan deal yang terjadi dan tetap lacak nilai jangka panjang konsumen. Dengan media sosial, kemungkinan besar sebuah konversi tidak akan terjadi secara langsung.

Penyebaran konten merupakan satu metrik lain yang harus diperhatikan. Saat orang membagikan konten Anda kepada teman-temannya, bisnis Anda mendapatkan marketing gratis. Publikasi ini akan menambah nilai bisnis Anda.

Secara mendasar, metrik RoI media sosial dapat digolongkan kedalam kategori berikut ini:

Interaksi

  • Pengunjung unik
  • Pageview
  • Rata-rata waktu kunjungan
  • Kunjungan rutin
  • Bounce rate

Penyebaran

  • Like
  • Share
  • Tweet
  • dsb

Konversi

  • Tingkat konversi (langsung maupun tidak)
  • Konversi (langsung maupun tidak)
  • Konsumen yang dihasilkan
  • Biaya per konsumen yang dihasilkan
  • Biaya per pengguna

Nilai

  • Nilai sepanjang masa/LTV (prediksi keuntungan online terkait seluruh hubungan masa depan dengan konsumen)
  • Biaya akuisisi konsumen

Pengingat Strategi Pemasaran Media Sosial Yang Efektif

  • Pilih media sosial yang paling dekat dengan konsumen.
  • Jangan merasa wajib ada di media sosial yang tidak sesuai dengan brand bisnis Anda.
  • Lacak hasil sehingga Anda dapat mengoptimalkan dan terus menerus memperbaiki performa marketing media sosial.
  • Pelajari metrik yang berkaitan dengan penyebaran, interaksi, konsumen yang didatangkan, konversi dan biaya.
  • Retweet dan share sangatlah berharga karena itu akan menghasilkan publikasi gratis bisnis Anda.
  • Ajak pengguna media sosial untuk membagikan konten Anda dengan alat bantu yang tersedia.
  • Jadilah menarik secara visual sebisa mungkin. Pengguna media sosial bisa jadi sudah jenuh dengan informasi berupa tumpukan teks.
  • Ingatlah bahwa pengguna media sosial belum tentu berada dalam “mood” berbelanja. Mereka ingin berinteraksi dengan lingkungan personalnya.
  • Integrasikan strategi media sosial dengan program konten brand bisnis Anda. Konten sangatlah kuat dalam hal mendatangkan trafik blog/website.
  • Dalam strategi pemasaran media sosial, mendengar sama pentingnya dengan berbagi konten. Pakai media sosial untuk belajar tentang basis konsumen Anda.

One Response

  1. syarif Maret 11, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+