Strategi Mentarget Pengunjung Mobile


Bagian 12 Belajar Internet Marketing

Bisnis online saat ini berada di multi-platform, artinya computer atau laptop bukanlah satu-satunya media yang akan digunakan konsumen untuk mencari tawaran online sesuai kebutuhan mereka.

Untuk beberapa alasan utama kenapa pasar mobile penting untuk bisnis online Anda silahkan baca infrastruktur ecommerce Indonesia.

Bisnis Anda Siap untuk Pengguna Mobile?

Kemungkinan Anda tidak begitu siap. Pada bulan Januari 2013, IAB (Interactive Advertising Bureau melporkan bahwa hanya 57% dari 100 brand papan atas mengantisipasi pengguna mobile.

Gunakan kondisi itu untuk keuntungan Anda. Pimpin persaingan dengan strategi mentarget pengunjung mobile.

Pahami Pengalaman Pengunjung Blog

Pada bagian kedua belajar internet marketing sudah dibahas soal profil konsumen. Dengan mobile marketing maka Anda akan membawa konsep itu lebih mendalam. Sebagai upaya untuk memahami siapa pengguna blog bisnis Anda maka Anda perlu memahami dimana mereka dan apa yang kemungkinan mereka lakukan saat mereka berinteraksi dengan konten, brand, produk atau website Anda.

Pemasar perlu menciptakan pengalaman yang sederhana dan mudah untuk tampilan layar gadget. Ini berarti tidak terlalu banyak kata-kata, hindari deskripsi produk terlalu panjang dan pastikan ada call-to-action.

Hal terbaik untuk dipahami adalah kenapa pengunjung Anda mobile? Apakah mereka memiliki computer atau laptop? Apakah mobilitas mereka tinggi? Apakah mereka sering berada di ruang kelas atau meeting? Gadget mobile merek apa yang digunakan?  Apakah mereka browsing saat istirahat dari pelajaran kuliah atau pekerjaan? Apakah mereka browsing saat menunggu sesuatu?

Untuk inspirasi inilah contoh analisa dari taskrabbit, komunitas yang menolong orang yang ingin menugaskan orang lain mengerjakan tugasnya dengan imbalan uang.

Tampilan mobile situs itu memiliki desain utama yang to-the-point sesuai target utama pengunjung : mempublikasikan tawaran kerja atau mencari pekerjaan di lingkungan sekitarnya.

Bagian 12 Tampilan TaskRabbit

Perbedaan antara Aplikasi dan Gadget Mobile

Kedua hal ini merupakan inisiatif yang berbeda untuk memberi kepuasan kepada segmen konsumen yang berbeda juga. Untuk tujuan utama postingan ini maka hanya fokus kepada situs mobile saja. Untuk membuat sebuah aplikasi tidak sesulit yang Anda kira, silahkan baca panduan membuat aplikasi sendiri.

Marketing mobile sangatlah menantang karena Anda berurusan dengan beragam jenis gadget, ukuran layar tampilan dan teknologi. Tips berikut ini dapat membantu Anda membuat strategi mentarget pengunjung mobile yang efektif:

Pelajari Data Awal yang Ada

Berapa banyak pengunjung mobile yang ada saat ini untuk situs Anda? Data analisa trafik bisa dengan mudah memberikan informasi ini.

Inilah contoh tampilan trafik mobile notordinaryblogger dari tanggal 1 Desember 2015 sampai 22 Januari 2016.

Bagian 12 Jumlah Pengunjung Mobile

Dari data mendasar itu bisa dengan mudah kita mendapatkan informasi jumlah pengguna mobile yang mengunjungi blog kita, dari jumlah itu berapa banyak yang baru pertama kali berkunjung, kemudian bounce rate dari kunjungan itu, jumlah halaman yang dilihat, dan waktu rata-rata yang dihabiskan pengguna mobile saat berkunjung ke blog kita.

Informasi itu bermanfaat untuk mengetahui seberapa penting pengguna mobile untuk blog bisnis Anda, apa yang harus dilakukan untuk mengembangkannya atau bahkan pilihan monetisasi blog dengan profil pengunjung pengguna mobile itu.

Dari tampilan sederhana itu notordinaryblogger memiliki setidaknya 2 kategori gadget yang digunakan pengunjung mobile ke blog ini yaitu mobile (yang diartikan sebagai smartphone) dan tablet. Masing-masing memberikan informasi sebagai berikut:

Mobile

  • Sessions: 11.353 (jumlah pengunjung mobile pengguna smartphone)
  • New Sessions: 85,29% (ini berarti sebagian besar pengunjung mobile merupakan pengunjung pertama kali)
  • New Users: 9.683 (dari sebelas ribu kunjungan mobile Sembilan ribu diantaranya adalah pengunjung pertama kali)
  • Bounce rate: 3,62% (praktik dari tips menurunkan bounce rate blog)
  • Page/sessions: 2,41 (setidaknya pengunjung mobile melihat dua konten saat berkunjung)
  • Avg. Session Duration: 1:03 (setidaknya pengunjung mobile menghabiskan waktu 1 menit dari kunjungannya ke notordinaryblogger)

Tablet

  • Sessions: 979 (jumlah pengunjung mobile pengguna tablet)
  • New Sessions: 79,67% (ini berarti sebagian besar pengunjung mobile merupakan pengunjung pertama kali)
  • New Users: 780 (dari Sembilan ratus kunjungan mobile pengguna tablet hampir delapan ratus diantaranya adalah pengunjung pertama kali)
  • Bounce rate: 2,66% (praktik dari tips menurunkan bounce rate blog)
  • Page/sessions: 2,45 (setidaknya pengunjung mobile melihat dua konten saat berkunjung)
  • Avg. Session Duration: 1:21 (setidaknya pengunjung mobile menghabiskan waktu 1 menit dari kunjungannya ke notordinaryblogger)

Berapa Banyak Pengguna Mobile yang Berkunjung ke Blog Anda?

Jika jumlahnya lumayan maka sudah waktunya untuk mulai berpikir strategi mentarget pengunjung mobile.

Apakah Anda memerlukan strategi ini? Pastikan gunakan data untuk menjawab pertanyaan itu. Bahkan dengan jumlah trafik mobile yang rendah dan blog yang jarang update sekalipun jawaban sebaiknya adalah “ya, kita perlu strategi ini”.

Ciptakan Desain Responsive untuk Blog Anda

Gadget mobile memberi tantangan untuk menyampaikan informasi secara cukup di layar yang minim. Anda tentu tidak ingin mengorbankan konten, kualitas, dan rincian pembahasan namun Anda juga tidak ingin layout blog mengecil yang mengurangi kenyamanan pengunjung di blog Anda.

Anda bisa mengatur informasi kedalam beberapa laman namun teknik ini menimbulkan masalah baru. Saat informasi terdiri dari beberapa halaman maka pengguna semakin kesulitan menyerapnya. Pengunjung akan sulit menemukan yang mereka mau, konversi akan semakin sulit tercipta.

Desain responsive merupakan solusi untuk menjawab tantangan itu. Sejak lahir tahun 2012 konsep responsive tidak pakai basa basi yaitu untuk memilih konsep desain yang mampu menyesuaikan beragam media.

Secara umum, mengatur informasi yang panjang dalam sebuah desain responsive sangatlah menantang, semakin panjang konten artikel semakin rumit untuk diadaptasikan kedalam layar kecil. Adaptasi fisik ini tidak sulit, kebanyakan perancang akan meletakan elemen informasi kedalam satu kolom dan menampilkan pilihan secara melebar ke layar gadget. Namun membuat informasi menarik secara tampilan saja tidaklah cukup, kita perlu membuatnya mudah dipakai untuk tampilan gadget mobile juga.

Namun jangan terkecoh, latihan ini akan lebih menantang daripada kedengarannya.

Jika Anda hanyalah blogger yang memiliki ide bisnis dan konsep marketing namun tidak menguasai teknis desain website, cara terbaik bagi Anda untuk tetap mewujudkan ide dan konsep bisnis online adalah dengan memakai jasa desainer website (tentu jika Anda memiliki modal berlebih). Jika Anda memiliki waktu dan anggaran bisnis yang minim maka membeli desain blog yang sudah siap pakai dengan harga masuk akal adalah solusinya.

Sebagai alternatif adalah template blog premium dari Mythemeshop.  Anda bisa leluasa memilih tampilan desain yang akan menguatkan pesan marketing bisnis Anda secara visual.

Misalkan salah satu template blog premium “Interactive” berikut ini yang cocok untuk blog fotografi, blog berita, atau bisnis online yang ingin memamerkan visual produknya. Sebelum membeli Anda bisa dengan mudah memeriksa lebih dulu tampilan konten responsive melalui berbagai gadget dan sudut pandangnya misalkan tablet landscape, tablet portrai, mobile landscape dan mobile portrait.

Bagian 12 Template Blog Responsive

Contoh Desain Responsive Tampilan Desktop

 

Bagian 12 Tampilan Tablet Portrait

Contoh Tampilan Portrait dari Tablet

 

Bagian 12 Tampilan Tablet Lanscape

Contoh Tampilan Landscape Tablet

Bagian 12 Tampilan Mobile Portrait

Contoh Tampilan Portrait dari Smartphone

 

Bagian 12 Tampilan Mobile Landscape

Contoh Tampilan Landscape dari Smartphone

Lihat template lainnya di mythemeshop.

Banyak Teks Bisa Membingungkan

Karena tampilan layar yang cenderung lebih kecil maka kuantitas teks dan gambar perlu seimbang. Namun ini hanyalah analisa secara umum dalam praktiknya bisa saja tampilan teks tidak dipermasalahkan pengunjung pengguna mobile karena mereka mendapatkan apa yang mereka cari.

Antisipasi Kepentingan Konversi

Saat pengguna mobile melihat konten mereka tidak punya banyak waktu melihat jutaan teks. Mereka juga tidak mau ngeklik link yang terlalu kecil. Karena mereka menggenggam telepon bisa jadi mereka ingin segera telpon Anda memeriksa produk yang ditawarkan. Untuk menangkap peluang konversi seperti itu inilah beberapa hal yang bisa dilakukan:

    • Buat call to action tampak jelas, mudah di klik dan tampil bersih.
    • Hindari penggunaan formulir, namun jika memang diperlukan pastikan formulir itu sesingkat mungkin.
    • Pastikan kontak bisnis Anda mudah ditemukan.
    • Jika Anda memiliki toko offline, pastikan peta menuju toko Anda mudah dipahami kebanyakan konsumen.

Peta Jalur Konversi

Kita sudah pernah membahas soal jalur konversi di bagian sebelumnya panduan belajar internet marketing ini.

Pengunjung mobile Anda akan mengikuti beberapa jalur konversi yang berbeda dibandingkan dengan desktop jadi pastikan anda membagi segmen untuk beragam pengunjung secara baik.

Pahami apa yang dicari pengunjung mobile ke blog Anda. Siapkan jalur untuk pengunjung berubah menjadi konsumen sebisa mungkin.

Pengingat untuk Strategi Mentarget Pengunjung Mobile

  • Sebuah strategi marketing mobile sangatlah penting untuk belajar internet marketing. Jika blog anda di desain untuk konsumen pengguna desktop, bisa jadi Anda kehilangan potensi penjualan dari pengguna mobile.
  • Sebagai cara untuk mengetahui apa yang prospek Anda inginkan, pusatkan perhatian pada dimana lokasi mereka dan apa yang mereka lakukan saat berinteraksi dengan brand bisnis Anda.
  • Untuk pengguna mobile gunakan media visual lebih besar.

 


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+