Statistik Bisnis untuk Pemula

  • 1
    Share

Statistik bisnis untuk pemula penting sebagai pengantar awal memahami ilmu pengetahuan ini. Statistik bisnis memungkinan penggunanya untuk menganalisa masalah bisnis dengan data sesungguhnya sehingga membentuk sebuah strategi marketing yang efektif. Ilmu pengetahuan statistic menggunakan analisa regresi, uji hipotesa, distribusi sampel dan lainnya untuk memastikan keakuratan data analisa.

3 Cara Menjabarkan Populasi dan Sampel dalam Statistik Bisnis

Saat Anda mencermati sampel dan populasi dalam statistik bisnis, Anda dapat menggunakan tiga jenis umum pengukuran untuk menjelaskan seprangkat data, kecenderungan sentral, dispersi dan asosiasi.

Berdasarkan kesepakatan, formulasi statistik digunakan untuk menjabarkan pengukuran populasi menggunakan huruf Yunani, sedangkan formulasi yang digunakan untuk mengukur sampel menggunakan huruf latin.

Pengukuran kecenderungan sentral

Dalam statistik, rataan, median, modus dikenal sebagai ukuran dari kecenderungan sentral (digunakan untuk mengenali pusat dari perangkat data.

  • Rataan (Mean) : Nilai antara nilai tertinggi dan terendah dari seperangkat data yang didapatkan dengan metode tertentu.
  • Median: Nilai yang membagi seperangkat data menjadi dua bagian sama rata
  • Modus (Mode): Nilai yang paling umum dicermati dalam seperangkat data.

Sampel dipilih secara acak dalam sebuah populasi. Jika proses ini dijalankan dengan tepat, setiap sampel harus mewakili setiap karakteristik populasi. Sehingga, sebuah ukuran sampel, seperti rataan, seharusnya menjadi perkiraan yang baik akan ukuran populasi. Pertimbangkanlah contoh rataan berikut ini:

Rataan populasi:

Formula ini memberitahukan Anda untuk menambahkan semua elemen dalam populasi dan kemudian dibagi kedalam ukuran populasi tersebut.

Sampel rataan :

Proses menghitungnya sama, Anda menambahkan elemen dalam sampel dan membaginya sesuai ukuran sampel tersebut.

Sebagai tambahan untuk mengukur kecenderungan sentral, dua jenis utama ukuran yang digunakan adalah disperse (sebaran) dan asosiasi.

Pengukuran dispersi

Pengukuran dispersi mencakup varian atau deviasi standard an persentil, kuartil dan interkuartil. Varian dan deviasi standar saling terkait satu sama lain, deviasi standar selalu sama dengan “akar pangkat dua” varian.

Formulasi untuk varian sampel dan populasi adalah

Varian populasi:

Sampel varian:

Persentil membagi perangkat data menjadi 100 bagian sama rata terdiri dari masing-masing 1% dalam data. Kuartil merupakan tipe khusus persentil. Kuartil ini membagi data menjadi empat bagian sama rata. Interkuartil mewakili tengah-tengah 50% dari data. Interkuartil menghitung kuartil ketiga dikurangi kuartil pertama.

Pengukuran asosiasi

Tipe pengukuran lainnya dikenal sebagai pengukuran asosiasi merujuk pada hubungan antara dua sampel atau dua populasi. Dua sampel tersebut adalah kovarians dan korelasi.

Kovarians populasi:

Kovarians sampel:

Korelasi populasi:

Korelasi sampel:

Korelasi sangat berkaitan dengan kovarians, yang diartikan untuk memastikan bahwa nilainya selalu antara negatif  atau positif.

Variabel Acak dan Distribusi Probabilitas dalam Bisnis Statistik

Variabel acak dan distribusi probabilitas adalah dua konsep paling penting dalam statistic. Variabel acak menunjukkan nilai angka unik atas hasil sebuah percobaan acak. Ini merupakan proses yang menghasilkan hasil tidak menentu. Distribusi probabilitas menunjukkan probabilitas untuk setiap kemungkinan nilai atas variabel acak.

Dua jenis mendasar dari distribusi probabilitas adalah diskrit dan kontinu. Distribusi probabilitas diskrit hanya dapat mengartikan angka terbatas atas nilai yang berbeda.

Contoh dari distribusi diskrit mencakup:

  • Binomial
  • Geometri
  • Poisson

Distribusi probabilitas kontinu dapat mengartikan angka tidak terbatas atas nilai yang berbeda. Contoh distribusi kontinu adalah:

  • Uniform
  • Normal
  • Student’s t
  • Chi-square
  • F

Memahami Distribusi Sampling dalam Statistik Bisnis

Dalam statistic, distribusi sampling merupakan distribusi probabilitas dari setiap statistic didasarkan sampel acak, dan sangatlah penting karena menyediakan penyederhanaan utama untuk kesimpulan statistik. Lebih khususnya, cara ini menerima pertimbangan analitis menjadi dasar distribusi sampling sebuah statistic, ketimbang distribusi probabilitas gabungan dari semua nilai sampel individu.

Nilai sebuah sampel statistic seperti sampel rataan (X) kemungkinan besar berbeda dengan setiap sampel yang mewakili populasi. Olehkarenanya dapat dimengerti jika variabel acak dapat diartikan dengan distribusi probabilitas. Distribusi probabilitas atas sampel statistic dikenal sebagai distribusi sampling.

Merujuk pada hasil utama sebuah statistik dikenal dengan Central Limit Theorem, distribusi sampling dari sampel rataan adalah normal jika satu diantara dua hal ini normal;

  • Populasi utama normal
  • Ukuran sampel setidaknya 30

Dua kondisi dibutuhkan untuk mengolah probabilitas untuk sampel rataan (rataan distribusi sampling sama dengan:)

Deviasi standar dari distribusi sampling (juga dikenal sebagai kesalahan standar) bisa didapatkan dari salah satu dari dua kemungkinan nilai:

Ini merupakan pilihan layak untuk sampel kecil. Misalkan, ukuran sampel kurang dari atau sama dengan 5% ukuran populasi.

Jika sampel berukuran besar, kesalahan standar menjadi:

Probabilitas dapat diolah dari sampel rataan secara langsung dari tabel standar normal dengan menerapkan formula berikut ini;

Menguak Uji Hipotesa dalam Statistik Bisnis

Dalam statistik, uji hipotesa mengacu pada proses pemilihan antara mengadu hipotesa mengenai distribusi probabilitas, didasarkan data yang diobservasi dari distribusi. Hal ini merupakan topik inti dan bagian penting dari bahasa statistik.

Uji hipotesa merupakan 6 langkah prosedur:

  1. Pembatalan hipotesa
  2. Hipotesa alternatif
  3. Tingkatan makna
  4. Uji statistik
  5. Nilai kritis
  6. Aturan keputusan

Pembatalan hipotesa merupakan pernyataan yang diartikan sebagai kebenaran kecuali ada bukti kuat yang mengatakan sebaliknya. Hipotesa alternatif adalah pernyataan yang akan diterima dalam kondisi pembatalan hipotesa ditolak.

Tingkatan makna dipilih untuk mengendalikan probabilitas kesalahan “Tipe I” (merupakan kesalahan yang dihasilkan saat pembatalan hipotesa secara keliru ditolak.

Uji statistik dan nilai kritis digunakan untuk menentukan jika pembatalan hipotesa harus ditolak. Aturan keputusan adalah hasil ekstrim uji statistik dalam kondisi menganulir penolakan hipotesa. Disini, uji ekstrim statistik merupakan uji statistik yang berada di luar ikatan nilai atau nilai kritis.

Hipotesa kerap diuji terkait nilai ukuran populasi seperti rataan dan varian. Hipotesa juga digunakan untuk menentukan apakah populasi mengikuti distribusi populasi tertentu. Hipotesa juga membentuk bagian utama dari analisa regresi dimana hipotesa kerap digunakan untuk memvalidasi hasil dari prakiraan ekuasi regresi.

Bagaimana Entitas Bisnis Menggunakan Statistik Analisa Regresi

Analisa regresi merupakan alat statistik untuk melacak hubungan antar variabel. Biasanya, pelacak mencari dampak sebab-akibat tertentu atas satu variabel dengan lainnya. Contoh analisa regresi seperti dampak kenaikan harga terhadap permintaan, atau dampak atas perubahan suplai uang ke tingkat inflasi.

Analisa regresi digunakan untuk memprediksi kekuatan dan arah hubungan antara dua variabel linear: X dan Y. X merupakan variabel independen dan Y variabel dependen.

Dua jenis mendasar analisa regresi adalah:

  • Analisa regresi sederhana; Digunakan untuk memperkirakan hubungan antara variabel dependen dengan satu variabel independen. Contoh analisa regresi sederhana adalah hubungan antara hasil panen dan curah hujan.
  • Analisa multi regresi : Digunakan untuk memprekirakan hubungan antara variabel dependen dan dua atau lebih variabel independen. Contoh analisa multi regresi adalah hubungan antara gaji karyawan dengan pengalaman dan pendidikan.

Analisa multi regresi mengenalkan beberapa kompleksitas tambahan namun menghasilkan hasil lebih nyata dibandingkan analisa regresi sederhana.

Analisa regresi didasarkan pada beberapa asumsi kuat tentang variabel yang sedang diprediksi. Beberapa kunci percobaan digunakan untuk menjamin bahwa hasilnya dapat dipertanggungjawabkan mencakup ujicoba hipotesa. Hasil ujicoba ini digunakan untuk memastikan bahwa hasil regresi bukan sekedar kemunkinan acak namun mengindikasikan hubungan nyata antara dua atau lebih variabel.

Sebuah perkiraan ekuasi regresi dapat digunakan untuk beragam keperluan bisnis seperti:

  • Mengukur dampak keuntungan perusahaan atas peningkatan keuntungan
  • Memahami tingkat sensitivitas perubahan atas penjualan pada biaya periklanan
  • Melihat bagaimana harga saham dipengaruhi oleh perubahan tingkat suku bunga

Analisa regresi dapat juga digunakan untuk memprediksi tujuan. Contoh analisa regresi untuk prediksi tujuan adalah analisa regresi dapat digunakan untuk memprediksi jumlah permintaan akan produk masa depan sebuah perusahaan.

Mengingat kompleksitas analisa regresi, analisa ini kerap diterapkan melalui penggunaan program pembukuan atau kalkulator khusus.

Sudah Paham Statistik Bisnis Sekarang?

Itulah sebuah penjelasan awal statistik bisnis untuk pemula. Informasi ini dirangkum dari berbagai sumber yang membahas tema ini di internet baik lokal maupun mancanegara. Semoga bermanfaat.


  • 1
    Share
  • 1
    Share

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+