Perilaku Transaksi Non Tunai Bisnis Kuliner

Transaksi non tunai di Indonesia sedang dalam proses untuk berkembang. Hal ini tergambarkan dari survey yang dilakukan Mastercard kepada responden Indonesia tahun 2015 bertema Consumer Purchasing Priorities.

Survey tersebut memberikan data menarik bahwa kebanyakan responden lebih memilih untuk makan direstoran cepat saji ketimbang restoran jenis lainnya (atau sebanyak 80%), kemudian lokasi yang jadi pilihan makan adalah food court (atau sebanyak 61%), baru disusul restoran atau kafe kelas menengah (atau sebanyak 22%). Informasi survey itu menunjukkan adanya kecenderungan konsumen Indonesia menyukai hal-hal yang praktis dan cepat untuk memenuhi keperluan mereka.

Sekalipun pilihan masyarakat Indonesia untuk makan di restoran fast food, pilihan serupa tidak terjadi untuk cara pembayaran non tunai. Perilaku transaksi non tunai bisnis kuliner di Indonesia hanya mencakup 1% dengan menggunakan kartu debit saat membayar pesanan makanan di outlet fast food. Sebanyak 99% responden lain masih memilih membayar tunai.

Sebagai upaya untuk menciptakan cashless society tahun 2017, salah satu restoran cepat saji Mc Donald’s melakukan kerjasama dengan mastercard meluncurkan program beli satu gratis satu Choco Sundae. Syaratnya adalah pelanggan melakukan transaksi pembelian menu Mc Donald’s minimal seharga Rp 55.000 dengan kartu debit (nilai transaksi tidak berlaku kelipatannya). Program tersebut telah berjalan sejak 7 Januari 2016 dan terus dilakukan sampai 30 September 2018. Program itu hanya diberlakukan di 170 outlet Mc Donald’s di seantero nusantara di hari weekends.

Kerjasama tersebut merupakan salah satu dari beberapa kerjasama jangka panjang bersama Mastercard sebagai upaya medorong naiknya transaksi non tunai bisnis kuliner di Indonesia. Dengan tersebarnya outlet Mc Donald’s di nusantara, Chief Finance Officer Mc Donald’s, Yanti Lawidjaja optimis dapat memberikan kontribusi mensukseskan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang sudah dicanangkan pemerintah Indonesia.

Division Presiden Mc Donald’s untuk Asia Tenggara, Safdar Khan menilai bahwa minimnya perilaku transaksi non tunai konsumen Indoneia menunjukkan pentingnya program berkelangjutan untuk meningkatkan aktivitas transaksi non tunai dengan fasilitas yang sudah ada. Tujuan dari panjangnya masa program Mc Donald’s dan mastercard adalah untuk menjadi media edukasi akan manfaat transaksi elektronik. Dengan diberikannya beberapa promo eksklusif tentu saja perhatian masyarakat bisa didapatkan untuk tujuan edukasi tadi.

Untuk masa mendatang, mastercard juga berkomitmen untuk terus aktif membantu pemerintah mensukseskan GNNT untuk menggantikan peran uang tunai. Dengan menjalin nkerjasama dengan beberapa mitra yang like minded guna menerapkan solusi pembayaran dari mastercard merupakan sebuah langkah awal untuk mewujudkan cashless society di Indonesia.

Bagaimana Perilaku Transaksi Non Tunai Anda?

Survey mastercard menunjukkan bahwa pada kenyataannya mayoritas konsumen kuliner Indonesia belum terbiasa menggunakan cara transaksi non tunai. Namun demikian, dengan memperhatikan adanya gerakan GNNT dan program mastercard dalam periode 2 tahun tersebut, bisa jadi pertimbangan untuk menerima pembayaran non tunai wajib Anda perhitungkan sebagai pemilik usaha kuliner. Sependapat?

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+