Peluang Ekspor Lampu Hias Indonesia ke Timteng, Turki dan Eropa Timur

Sudah menjadi rahasia umum jika banyak ornament lampu hias di negara-negara jazirah arab memiliki keunikan. Di Indonesia, hal ini tampak dari pajangan toko-toko bernuansa Timur Tengah di daerah Puncak Bogor, Jawa Barat. Cukup banyaknya toko yang menawarkan lampu hias unik menandakan peluang ekspor lampu hias Indonesia ke negara lain.

Peluang Ekspor Lampu Hias Indonesia ke Luar Negeri

Peluang usaha lampu hias telah tumbuh pesat dan siap menangkap minat wisatawan dar Timur Tengah. Kawasan yang kerap menjadi tujuan wisatawan Timur Tengah dalam berbelanja oleh-oleh adalah Cisarua, di Kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat. Wilayah ini bahkan sudah terkenal dengan sebutan Kampung Arab.

Produsen lampu hias yang dijual merupakan hasil karya masyarakat kampung kecil di Desa Jambudipa persisnya di Kecamatan warung Kondang, Kabupaten Cianjur. Setiap bulan setidaknya ribuan lampu hias di ekspor ke Timur Tengah, Turki dan beberapa negara Eropa Timur.

Salah satu produsen lampu hias Indonesia, Sutrisna mengklaim bahwa dirinya sanggup membuat 300 buah lampu hias dalam satu bulan dengan harga yang disesuaikan ukuran. Sebuah lampu hias berukuran 10x10x30 (cm) misalnya diberi harga sebesar Rp70 ribu.

Untuk sebuah lampu gantung berukuran besar setinggi 1 meter bisa diberikan harga 1,5 juta. Dengan pertumbuhan peluang usaha lampu hias saat ini, Sutrisna mengaku menikmati omset bulanan setidaknya Rp 60 juta.

Kendala utama sebagai produsen lampu hias Indonesia adalah harga bahan baku yang tinggi. Harga bahan dasar kuningan akan terpengaruh pada nilai tukar rupiah terhadap USD. Misalkan tahun lalu harga kuningan yang biasanya Rp 40ribu per lembar kini menjadi Rp 50 ribu.

Selain tingginya harga bahan baku, kendala lain sebagai produsen lampu hias adalah langkanya kaca es. Kaca es ini merupakan sebuah kaca dengan ornament yang timbul. Di wilayah Cianjur sudah sangat langka untuk mendapatkan kaca es ini. Bahkan sampai perlu mencari kaca es ke Bandung.

Sebagai produsen yang berorientasi ekspor tentu harus kreatif. Dalam mensiasati kenaikan harga bahan baku itu, mau tidak mau harga jual harus ikut naik setidaknya 20 persen dari harga semula. Kenaikan harga bukan semata karena masalah kurs mata uang, dan kelangkaan bahan baku tapi juga kenaikan harga BBM yang mempengaruhi biaya produksi.

Kendala yang ada bukan berarti produksi lampu hias Indonesia harus terhenti. Optimalisasi internet marketing merupakan cara jitu untuk terus meningkatkan penjualan lampu hias ini. Pemanfaatan media sosial Instagram misalnya merupakan cara ampuh memasarkan produk lampu hias ini karena Instagram mengandalkan tampilan visual produk yang memudahkan konsumen melihat keindahan lampu hias sebelum memutuskan membelinya.

Ambil Peluang Ekspor Lampu Hias Ini

Pemanfaatan internet marketing itu juga yang diakui produsen lampu hias sebagai penyebab datangnya beragam konsumen luar negeri seperti Turki dan negara-negara eropa Timur yang memesan produk lampu hiasnya. Menangkap peluang ekspor lampu hias Indonesia ini sangat menguntungkan karena harga jualnya akan meningkat dibandingkan harga jual dalam negeri. Jika sudah demikian otomatis, keuntungan pun bertambah.

Leave a Reply

CommentLuv badge

Ubah Bakatmu Jadi Uang: Menulis, Desain Grafis, Programing, dll. Cetak Uang Sekarang
+