Peluang Bisnis Daur Ulang Barang Bekas

  • 1
    Share

Peluang bisnis daur ulang kaleng bekas bisa menjadi win-win solutions untuk masalah lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya lingkungan makin bersih karena barang bekas tidak berserakan namun pelaku daur ulang juga dapat mendulang rejeki darinya. Apapun yang di daur ulang setidaknya kegiatan ini akan mengurangi jumlah penggunaan bahan baku baru, mengurangi polusi, emisi gas rumah kaca, mengurangi penggunaan energi sampai kerusakan lahan.

Tahun 2015, Journal Science merilis bahwa sampah di Indonesia mencapai 175ribu ton per harinya. Di sisi lain, daur ulang sampah di Indonesia masih di bawah 50%. Oleh karena itu tidak heran jika masih banyak sampah berserakan di sekitar lingkungan Anda.

Dari sekian banyak barang bekas yang ada, salah satunya adalah kaleng bekas. Satu pengusaha bisnis daur ulang kaleng bekas, Taufik asal Condet dapat mendaur ulang kaleng bekas minuman menjadi barang bernilai seperti miniatur vespa yang menawan. Pengusaha lainnya, Desi Hestika Putri memanfaatkan kotak susu bekas untuk barang kerajinan.

Bisnis Daur Ulang Kaleng Minuman Bekas

Barang bekas saja tentu tidak ada yang berminat, namun jika barang bekas disulap menjadi suatu bentuk lain yang bernilai, orang pun mulai memperhatikan. Siapa sangka bahwa kaleng bekas minum yang bertebaran di jalanan malah member inspirasi untuk seorang pengusaha bernama Taufik. Kaleng bekas minuman yang bertebaran membuat kreativitasnya muncul untuk menghasilkan miniature vespa. Bisa dimaklumi karena latar belakang pengusaha ini adalah pendidikan otomotif.

Brand bisnis yang dipakainya adalah Arthunz Craft. Kini Taufik tidak hanya mendaur ulang kaleng bekas namun juga tempat lilin atau tempat pinsil. Harga yang dipatok untuk miniatur usahanya berkisar dari Rp 50ribu sampai Rp 100ribu menyesuaikan tingkat kesulitan membuatnya. Ia memanfaatkan internet untuk memasarkan produknya yang ternyata pemasaran online itu membuatnya kebanjiran order dari berbagai wilayah Indonesia mulai dari Jakarta dan sekitarnya, Pekalongan, Bali dan Papua. Order dari luar negeri juga datang dari Jepang, Belgia, Belanda yang menyukai produknya. Mayoritas konsumennya memilih miniatur dengan motif stiker kayu dan batik.

Banyaknya pesanan konsumen membuat Taufik perlu tenaga tambahan yang didapat dari temannya. Bahan baku dibeli dari masyarakat sekitar rumahnya. Untuk 70 kaleng dengan berat 70kg dia mau membeli dengan harga Rp20ribu. Kaleng sebanyak itu bisa membuat 70 miniatur. Omset yang didapatkan Taufik dari usaha ini mencapai puluhan juta per bulannya bahkan lebih besar saat pesanan ramai.

Bisnis Daur Ulang Kotak Susu Bekas

Jika Taufik mendaur ulang kaleng untuk miniatur otomotif, lain halnya dengan Desi Hestika Putri. Memanfaatkan kotak susu bekas ia membuat beragam kerajinan dengan brand bisnis Pingu Craft.

Ide bisnisnya muncul lantaran ia tidak memiliki cukup modal untuk membuat kerajinan dari karton. Sejak kecil, Desi memang sudah memiliki ketertarikan dengan kerajinan tangan. Ia pun sering membuat kerajinan sendiri seperti kotek pensil, frame foto dan dompet. Kertas karton dibutuhkan sebagai lapisan dalam kerajinannya. Karena modalnya sedikit, ia memanfaatkan kotak susu bekas yang ada di rumahnya.

Sejak itu ide ini menjadi dasar bisnis daur ulangnya. Dengan memanfaatkan kotak susu, biaya produksinya jauh lebih murah. Kini, tidak sekedar dompet, ia mampu membuat kotak penyimpanan alat tulis, notebook cover, cashing HP sampai charging holder.

Kreasi daur ulangnya diberi harga mulai Rp 5ribu sampai Rp 85ribu. Harga murah diberikan untuk charging holder dan case card. Untuk yang paling mahal adalah dompet. Berkisar 20ribuan sampai 50ribuan adalah sisa barang kreasinya.

Kapasitas produksi per harinya mencapai 5 produk. Hal itu karena ia harus membagi waktu bisnis dengan kuliahnya. Omset yang ia dapatkan per bulan mencapai 7juta. Dengan berbekal kreativitas dan barang bekas, tentu saja hasil itu sangat mengesankan dan menginspirasi.

Ingin Coba Bisnis Daur Ulang?

Peluang bisnis daur ulang terbilang masih jarang dan sangat menguntungkan asalkan Anda memiliki pemahaman kuat akan pemasaran, siapa target konsumennya, dan pasokan barang bekas yang stabil.

Untuk persaingan bisa dibilang sangat kecil karena untuk bisa berkembang Anda sebaiknya memiliki ketertarikan akan kerajinan dan kreativitas. Namun sebagai bentuk usaha bukan tidak mungkin Anda yang tidak tertarik sama sekali, dengan niat baik dan kerja keras bisa juga maju pesat dengan peluang bisnis daur ulang ini.


  • 1
    Share
  • 1
    Share

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+