Pakaian Untuk Interview Pria yang Baik


Pakaian untuk interview pria yang baik sama pentingnya untuk pakaian interview wanita berhijab. Yang sedikit berbeda mungkin pada pakaian interview pria tidak banyak berubah dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan sebenarnya sama saja pakaian yang dapat dipakai untuk interview pekerjaan di tingkat staf sampai manajer ke atas.

Yang jadi pembeda hanyalah saat interview pekerjaan pada tingkatan staf, pihak penanya tidak berharap pakaian berkualitas mahal. Untuk interview kedua atau ke tiga, seorang fresh graduate mungkin saha menggunaan baju atau dasi berbeda namun jas akan sama. Jika kamu ingin mendapatkan posisi manajer ke atas hal ini tidak dapat dilakukan.

Jadi apa hal penting untuk dilakukan dan dihindari dalam hal pakaian untuk interview pria yang baik itu? Berikut panduannya

Gaya Jas

Pada tingkatan lebih tinggi, kamu membutuhkan setidaknya dua setelan jas mulai dengan warna biru solid (donker) sampai abu gelap. Kamu tidak ingin terlihat mencolok, lebih baik atau lebih kuat dari penanya. Pengalaman, latar belakang dan kepribadian kamu lebih penting ketimbang pakaian.

Hindari pemakaian jas dua kancing (kanan dan kiri, jadi total ada 4 kancing), jas satu kancing tidak hanya lebih modern namun juga aman. Kamu bisa memakai jas satu kancing dengan dua atau tiga kancing utama di depan (menjulur ke bawah). Meskipun jas dua kancing menjulur ke bawah memberi kesan agak klasik. Bahan jas harus layak dan di setrika dengan baik. Kerapihan merupakan kunci saat memutuskan pakaian yang ingin dikenakan.

Gunakan jas biru donker untuk interview pertama dan abu gelap untuk interview kedua. Catatan penting: meskipun jas hitam sangat bagus untuk pria pilihan jas ini lebih tepat untuk interview di perusahaan TV atau sektor bisnis yang glamor. Jika kamu akan menjalani interview ketiga kamu bisa kembali ke pilihan jas pertama. Biasanya interview ketiga adalah pertemuan dengan orang berbeda dari perusahaan yang sama. Jadi kenakanlah pakaian yang belum pernah dilihat orang itu.

Sebuah blazer atau bahkan jaket olah raga terlalu santai untuk sebuah interview. Jika kamu mencari pekerjaan di sebuah akademi pendidikan, dimana professor kerap tidak memakai jas, atau jika interview kamu beralih ke waktu sosial di malam hari, kamu tentu ingin menunjukkan kepribadian yang luwes. Pilihlah setelan jas yang agak santai kecuali sudah ada petunjuk dari pengundang tentang pakaian yang perlu dikenakan.

Baju dan aksesoris

Pakaian untuk interview pria pertama kali wawancara berupa baju putih dalam setelan bisnis merupakan pilihan aman. Hindari pemakaian kemeja berwarna kontras di bagian tangan dan kerah.

Pilihlah kemeja yang 100% cotton, tanpa campuran. Kemeja sebaiknya seputih mungkin. Tidak ada ruginya jika kamu membeli kemeja baru untuk interview pertama kali. Misalkan kamu ingin ada sedikit warna, kamu bisa kombinasikan kemeja biru dengan jas abu gelap untuk interview kedua.

Hal ini sangatlah penting karena hal pertama yang diperhatikan adalah setelan pria. Selanjutnya adalah pola pakaian yang elegan. Hindari semua yang tampak “liar” terlalu berwarna terang. Misalkan memakai perhiasan berlebihan. Memakai jam tangan merupakan pilihan bagus namun jangan jam untuk berlari atau rolex ( baca: Panduan Memilih Jam Tangan Pria Berkualitas)

Untuk menyempurnakan penampilan, sepatu hitam formal lebih baik ketimbang sepatu kasual atau apapun dengan perekat. Jangan remehkan pentingnya sepatu hitam yang bersih dan mengkilap. Kaus kaki hitam tidak boleh din ego.

Kuku bersih, rambut rapih, dan dasi yang tersimpul rapi, celana sudah disetrika rapi, kemeja tanpa kerut atau kusut merupakan pilihan penting. Terlihat bersinar merupakan cara positif untuk mendapatkan kesan yang baik. Aksesoris berupa puplen hitam bisa menambah nilai di bagian saku kemeja.

Pakaian untuk interview pria lebih mudah disesuaikan dengan gaya dan kepribadiannya. Namun untuk meraih hasil maksimal dari interview pekerjaan, sebaiknya ikuti pakem yang ada. Kamu bisa lebih bebas mengekspresikan diri dalam berpakaian jika sudah diterima bekerja.

Jangan sungkan bertanya

Tips penting terakhir dalam berpakaian adalah jangan sungkan untuk bertanya. Misalkan dengan bertanya saat panggilan interview di telpon, langsung saja sampaikan “Baju apa yang harus saya kenakan?”, “apa dress code perusahaan Bapak/Ibu?”. Jika jawabannya kasual bisnis, lakukan saran itu. Kamu tidak tahu jika penanya akan menjalani rapat penting setelah interview denganmu. Itu sebabnya penanya berpenampilan sangat formil. Jika kondisi ini terjadi dan kamu berpakaian terlalu santai, itu akan menjadi kerugian buatmu.

Sukses Terapkan Pakaian untuk Interview Pria




Itulah tips mudah dan sederhana dalam hal pakaian untuk interview pria. Kamu adalah apa yang kamu pakai mungkin sebuah ungkapan tepat dalam hal ini. Jika kamu peduli dengan penampilan saat interview pekerjaan, itu ibarat bagaimana kamu akan bertanggung jawab dalam pekerjaan. Itu sebabnya masalah pakaian interview terdengar sederhana namun makna dibaliknya cukup serius. Semoa bermanfaat, jangan lupa bookmark untuk jadi panduan pribadi kamu.


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+