Mobil Listrik Buatan Indonesia Dikenalkan Dahlan Iskan


Mobil listrik buatan Indonesia dikenalkan Dahlan Iskan. Hal ini tentu dapat menjadi kebanggan kita semua warga Indonesia. Bertempat di Sumenep, Presiden Indonesia, Joko Widodo berkunjung ke kantor pusat Dahlan Iskan. Di kesempatan itu, Dahlan Iskan mengenalkan mobil listrik “selo” ke Presiden.

Mobil bergaya sport ini berwarna kuning dan ditempatkan di bagian depan gedung Graha Pena. Dahlan Iskan menyambut Presiden yang turun dari mobil dan langsung melihat mobil listrik Selo dari dekat. Presiden juga dikenalkan kepada satu tim pendesain mobil listrik itu yang telah dicetuskan semasa Dahlan Iskan menjadi Menteri BUMN.

Presiden mengapresiasi berbagai inovasi dari anak bangsa ini. Satu hal yang disayangkan adalah hambatan regulasi justru datang dari peraturan yang dibuat sendiri.

Presiden Joko Widodo meyakini jika masih banyak inovasi anak bangsa terpendam lainnya. Karena pada dasarnya Indonesia itu cerdas dan negara besar. Namun memang regulasi dalam negeri yang ada kadang tidak berpihak pada inovasi.

Itu sebabnya Presiden kembali menekankan prinsip deregulasi agar Indonesia dapat maju pesat di kawasan maupun kancah global.



Kesan Mobil Listrik Buatan Indonesia bagi Dahlan Iskan

Dahlan Iskan sendiri berbagi kesan akan mobil listrik. Maklum saja mobil listrik ini pernah menjadi kasus yang menyita waktunya dan harus membuat Dahlan Iskan berurusan dengan pengadilan.

Kasus mobil listrik berawal dari permintaan Kementerian BUMN ke perusahaan BUMN agar menjadi sponsor dalam mengadakan 16 mobil listrik di bulan April 2013 silam.

Pengadaan mobil listrik buatan Indonesia itu dimaksudkan untuk mendukung kelancaran operasional Konferensi Asia Pacific Economic Cooperation atau APEC di Bali bulan Oktober tahun 2013. Ada 3 BUMN yang berpartisipasi sebagai sponsor yaitu PT BRI (Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero) dan PT PGN.

Dana sebesar 32 miliar rupiah digelontorkan untuk mengadakan mobil listrik yang melalui PT Sarimas Ahmadi Pratama. Mobil listrik pesanan itu tidak dapat dipakai karena ada perbedaan dalam kesepakatan.

Di bulan Maret 2016, Majelis Hakim pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memutus perkara mobil listrik dengan menyatakan bahwa mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan tidak terbukti dalam menyebabkan kerugian negara. (ilustrasi dari solopos.com)


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+