Merubah 100 Ribu Rupiah Menjadi Omset Puluhan Juta Per Bulan secara Online? Gimana Caranya?

Merubah 100 Ribu Rupiah Menjadi Omset Puluhan Juta Per Bulan? Gimana Caranya ….

Sebelum membaca lebih jauh, marilah kita renungi bersama tahun masehi yang baru ini. Jangan biarkan semangat kita kendor untuk meraih hasil yang lebih baik lagi dibandingkan tahun yang lalu. Oleh karena itu, postingan kali ini akan berbagi kisah sukses dalam menggeluti bisnis yang memanfaatkan media online.

Sosok sukses itu bernama Agung Budi Priyambodo, dulunya dia adalah seorang karyawan perusahaan farmasi. Keputusan cerdas yang diambilnya telah merubah kondisi perekonomian. Kenapa keputusan itu cerdas? Karena butuh keberanian dan kejelian dalam memulai usaha yang dirintisnya tersebut.

Langkah Awal Merubah 100 Ribu Rupiah Menjadi Omset Puluhan Juta per Bulan

Bermula dari keinginan kuat memulai bisnis, ia mengambil keputusan (yang agak nekat) membeli sebuah domain dan hosting di dunia maya sejak 7 tahun yang lalu.

Keputusan ini terbilang “agak nekat” karena dia meminjam kartu kredit teman untuk membeli domain ( RP 80.000) dan hosting (Rp 15.000) untuk 3 bulan. Untuk mengakomodir aktivitas bisnisnya dia juga harus merogoh kocek Rp 5.000,- agar bisa terkoneksi di dunia maya melalui warnet. Di hitung-hitung, itulah modal awalnya, Rp 100.000,-

Modal Non Finansial Yang Tidak Kalah Penting

Sosok sukses ini tidak sekedar nekat, dia juga dibekali dengan kemahiran dalam dunia desain. Kemampuan inilah yang sangat berperan dalam pembuatan website miliknya. Tidak berhenti dipembuatan website, dia juga membuat brosur serta pampflet dan membangun relasi dengan beberapa pengusaha di bidang yang sama.

Berbeda dengan beberapa pengusaha yang sudah membanjiri pasar offline dengan produknya, Agung lebih terpikat kepada media online sejak awal. Keputusan ini sangatlah berani mengingat 7 tahun lalu infrastruktur internet belum seperti sekarang yang sudah maju dan ekonomis.

Dia harus rela mondar-mandir ke warnet untuk membalas pesan pelanggan. Waktu itu dia harus menghabiskan sekitar Rp 2.000 untuk itu.

Tidak sekedar kesulitan koneksi internet, usaha miliknya juga membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan pelanggan. 3 bulan pertamanya dilalui tanpa satu pembeli pun. Dengan penuh kesabaran akhirnya, pelanggan pertama pun datang.

Yang mengesankan adalah sang pembeli pertama bukanlah penduduk dunia maya melainkan seorang dokter kenalannya. Sang dokter ingin memberi sebuah kado special kepada istrinya dan tertarik dengan produk milik Agung.

Nama yang dipilih untuk bisnis online sangatlah penting untuk kepentingan pemasaran. Agung juga mengaskan bahwa menjalankan bisnis harus penuh kesabaran dan ketekunan. Ia sempat dihantam kerugian .

Di tahun 2007, dia pernah mendapatkan order yang besar. Namun dia belum begitu paham bahwa harga bunga dapat melonjak pada saat momen tertentu, misalnya valentine. Selain itu, dia tersadar bahwa pengiriman bunga antar kota/provinsi tidak semudah yang dibayangkan.

Apa sih bisnis yang dijalankan?

Bisnis pilihan Agung adalah bunga. Ya, bunga. Ia membuka toko bunga secara offline sebelum akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia online memasarkan toko milikinya itu ke pasar online.

Nama toko bunga online yang dipilihnya adalah bungahati.com. Kisah dibalik penemuan nama ini juga cukup unik. Masih ingat sang dokter di atas? Nama istri dokter adalah Ati yang juga sama dengan nama ibu kandungnya, Sudiyati. Akhirnya dia memiliki ide menamai toko bungan online-nya menjadi bungahati.com.

Berangkat dari kegagalan tahun 2007, dia mulai fokus dan akhirnya memutuskan keluar dari pekerjaan tetapnya pada tahun 2008 dengan tujuan membesarkan bungahati.com. Toko bunga online miliknya terus berkembang hingga akhirnya dia perlu mempekerjakan 6 orang karyawan. Lingkup usahanya pun mulai bertambah tidak hanya bunga tapi juga parsel.

Momen spesial seperti valentine dan lebaran menjadi saat-saat yang sangat menguntungkan bagi Agung.

Jika di rata-rata, dalam sebulan bungahati.com menerima ratusan order senilai Rp 60 juta. Nilai order ini bisa diraih dalam seminggu saat momen spesial. Rangkaian bunga yang paling banyak dicari pembeli adalah hand bucket dan bunga papan. Harga sebuah hand bucket adalah Rp 150 ribu sedangkan sebuah bunga papan Rp 450 ribu.

Jaringan bungahati.com tidak hanya sekitar Jakarta sampai Bogor namun juga seluruh kota di Indonesia sampai luar negeri. Agung menuturkan bahwa pengiriman dilakukan sampai ke China dan Australia. Dia optimis lapangan bisnis ini tetap menguntungkan karena Indonesia memiliki tradisi dan hari-hari khusus yang melibatkan bunga di dalamnya.

Bagaimana Merubah 100 Ribu Rupiah Menjadi Omset Puluhan Juta Per Bulan secara Online?

Terinspirasi? Ingin segera memulai bisnis Anda sendiri? Perhatikanlah faktor-faktor pentingnya belajar dari sosok sukses Agung Budi Priyambodo dengan bungahati.com

Persiapan

Ia memiliki modal awal berupa skill desain website dan kejelian dalam melihat prospek bisnis bunga di Indonesia. Dia sangat pintar melihat tradisi yang menggunakan bunga di dalamnya.

Pelaksanaan

Agung tersadar bahwa dunia online memiliki potensi yang belum tergali. Itulah sebabnya dia sangat tertarik untuk terjun ke sektor online. Dia juga paham betul pentingnya sebuah nama domain untuk branding sebuah bisnis, itulah sebabnya pilihan jatuh pada bungahati.com.

Bisnis merupakan ketekunan. Ini berarti kesuksesan tidak datang dalam sekejap. Meskipun dia mengalami kegagalan dia tetap sabar dan tekun memahami situasi yang ada untuk bisa bangkit menjadi sosok yang lebih kuat dan lebih maju dengan bisnisnya.

Pengembangan

Sebuah bisnis perlu terus berkembang mengikuti selera pasar. Meskipun ia sudah cukup sukses dengan pasar bunga online, ia tetap berinovasi dengan produk parsel.

Ia tidak melupakan aspek marketing melalui penyebaran brosur dan pamflet. Selain itu, ia juga terus membangun relasi dengan sejumlah toko bunga. Relasi bisnis tidaklah terbatas, jangan takut untuk membangun relasi sampai ke luar negeri. Saat bisnis tumbuh besar, perekrutan karyawan perlu untuk menunjang bisnis itu sendiri.

Evaluasi

Ia selalu melihat produk apa yang banyak dicari pembeli. Dengan demikian ia dapat memenuhi keinginan pembeli sekaligus memajukan bisnisnya.

Siap merubah 100 ribu menjadi omset puluhan juta rupiah?

Kisah sukses Agung dengan bungahati.com menunjukkan bahwa internet merupakan media iklan yang cukup kuat untuk membangun merk sebuah produk bisnis untuk berkembang lebih besar.

Namun sebagai kegiatan bisnis jangan terlena dengan “sukses dalam sekejap”, kita harus terus berusaha dan kreatif dalam mengembangkannya.

Hal inilah yang membuat Agung sukses merubah 100 ribu rupiah menjadi omset puluhan juta rupiah melalui bungahati.com.

4 Comments

  1. Muflich Kamil Januari 19, 2014
  2. budi majid Januari 19, 2014
  3. Kang Jum Januari 22, 2014
  4. ferry September 10, 2014

Leave a Reply

CommentLuv badge