Kasus Hak Merek Terbaru Panda Express


Kasus hak merek terbaru Panda Express berupa penghentian upaya banding pendaftaran merek di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Panda Express merupakan sebuah perusahaan asal Amerika Serikat yang bergerak di sektor makanan cepat saji.

Dasar Pertimbangan Putusan Kasus Hak Merek

Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menguatkan putusan dari Komisi Banding Merek hasil dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Wiwik Suhartono, Ketua Majelis Hakim menyampaikan jika merek Panda Express tersebut mempunyai kemiripan dengan merek Panda kepunyaan pihak lain yang sudah ada lebih dulu.

Selain itu, kedua merek ini juga didaftarkan dalam kelas yang juga sama yaitu kelas 29. Dengan demikian alasan dari Panda Restaurant Group yang memposisikan diri bahwa merek usahanya mempunyai daya pembeda dalam kata “Express” dinilai tidak menjadi signifikan oleh Majelis Hakim.

Baca: Bagaimana internet membuat masyarakat India melek politik
Majelis Hakim beranggapan merek Panda itu dapat memunculkan kesan persamaan baik secara konsep, visual dan bunyi ucapan yang mengecoh konsumen karena unsur “Panda”. Hal ini merujuk kepada Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek.

Dengan demikian amar putusan hakim pada persidangan 6 Juni 2017 adalah “mengadili, menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya dan membebankan biaya-biaya persidangan kepada penggugat”.

Kilas Balik Kasus Hak Merek Terbaru Panda Express

Mulanya, gugatan Panda Restaurant Group disampaikan ke Komisi Banding Merek Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Direktorat Jenderal tersebut menolak pengajuan pendaftaran merek bisnis Panda Express pada tanggal 2 Februari 2016 silam.

Sebagai upaya lanjutan, penggugat menempuh upaya hukum ke pengadilan untuk membatalkan putusan dari Komisi Banding Merek tersebut.

Langkah Lanjutan Kasus Hak Merek Terbaru Panda Express

Menyikapi putusan pengadilan niaga, pihak kuasa hukum penggugat berencana untuk melakukan kasasi. Pertimbangan utama kasasi adalah pihak penggugat merupakan pendaftar merek dengan itikad baik. Hal tersebut didukung oleh fakta bahwa Panda Restaurant merupakan perusahaan sektor makanan yang menjadi induk Panda Express. Lebih lanjut lagi, Panda Express merupakan penyedia minuman dan makanan terbesar di sektor restoran makanan Asia mulai tahun 1983 di California, Amerika Serikat. Selain itu juga merek Panda Express sudah terdaftar di banyak negara seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, Jepang, India dan Australia.

Baca juga: Perlindungan konsumen saat membeli barang

Kuasa hukum penggugat berdalih jika Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual seharusnya memperhatikan merek sebagai satu kesatuan utuh bukan terpisah-pisah. Hanya dengan cara itu unsur ada tidaknya “kesamaan” dapat dibandingkan dengan merek lain secara lebih fair.

BagaimanaKelanjutanKasus Hak MerekTerbaru Panda Express?

Menyoal merek usaha memang tidak mudah. Proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku mau tidak mau harus diikuti agar bisnis dapat tumbuh dan berkembang. Kasus hak merek terbaru panda express ini tentu menjadi catatan untuk para pelaku usaha sebagai pembelajaran. Bagaimana hasil kasasinya? Kita nantikan saja.


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+