Inspirasi Sukses Tukang Becak Jadi Jutawan

Kesuksesan memang bukanlah suratan takdir yang tidak bisa dirubah. Jika Anda memiliki keinginan yang kuat, bukan tidak mungkin nasib bisa diperbaiki menjadi lebih baik. Inilah inspirasi sukses tukang becak jadi jutawan yang dulunya tukang becak kini memiliki dua pabrik, tiga rumah dan 10 kendaraan bermotor roda empat.

Sang inspirator itu adalah Sanim (kini berusia 64 tahun) seorang warga dari Desa Rawa Urip Kabupaten Cirebon. Ia kini menjadi sosok inspirasi seorang manusia yang berhasil keluar dari garis kemiskinan karena tekadnya yang kuat.

Saat ini Sanim menjalankan dua pabrik yaitu pabrik garam dan pupuk organik. Meskipun demikian, dirinya lebih dikenal sebagai pengusaha garam.

Beberapa produk garam andalannya adalah garam grosok (tidak mengandung yodium berbentuk kasar bukan untuk konsumsi langsung), garam dapur, dan garam industri untuk tekstil.

Untuk pupuk, produknya meliputi pupuk organik tipe KCL untuk meningkatkan unsur kalium tanah budidaya.

Keuntungan bersih usahanya kini mencapai setidaknya 400 juta per tahun.

Bagaimana Sanim bisa menjadi Inspirasi Sukses Tukang Becak Jadi Jutawan?

Semangat Belajar Melihat Peluang

Saat masih menjadi tukang becak, ia kerap mangkal di persimpangan jalan Cirebon yang kebetulan berdiri juga sebuah pabrik garam yang besar.

Dengan semangat, ia pun mengirimkan lamaran kerja ke pabrik garam itu. Waktu itu, ia pun diterima bekerja di pabrik tersebut. Sambil beberapa bulan bekerja ia terus berpikir bahwa daerahnya memiliki potensi untuk menjadi produsen garam. Sejak itulah muncul dibenaknya “Kenapa saya tidak membuat garam sendiri?”

Pengalamanya memberikan informasi berharga bahwa garam tidak sekedar sebagai bumbu makanan tapi juga penting untuk industri, perikanan dan pertanian. Keahlian yang didapat dari bekerja di pabrik garam adalah membuat garam grosok.

Ia akhirnya memanfaatkan empang warisan orang tuanya untuk memulai usaha membuat garam. Ia mengawali usaha dari empang belakang rumah, kemudian berkembang sampai akhirnya membeli lahan untuk lokasi produksi yang lebih luas.

Dalam meningkatkan kapasitas produksi garam grosok, Sanim tidak hanya mengandalkan air laut. Ia juga membeli garam grosok mentah dari petani garam kemudian mencucinya dengan alat khusus seharga 20 jutaan. Alhasil, kapasitas produksi dapat ditambah dengan lebih cepat dan efisien tanpa menambah jumlah lahan produksi garam.

Mencari Solusi Modal Usaha

Melihat tren positif pertumbuhan bisnis garam itu, Sanim mulai memikirkan untuk membesarkan usahanya. Di tahun 2010 ia memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disediakan oleh Bank Jabar Banten.

Ia mengaku tidak mudah untuk mendapatkan kepercayaan Bank. Ia pernah mengajukan pinjaman uang ke Bank BCA namun ditolak hingga akhirnya mendapatkan pinjaman dari Bank Jabar Banten.

Kini ia berbagi biaya untuk memproduski 2ribu ton garam mencapai 1 milyar. Pinjaman dari Bank sangat membantu kelancaran produksi garamnya.

Pendapat Ahli tentang Inspirasi Tukang Becak Jadi Jutawan

Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia mengatakan bahwa Pak Sanim merupakan contoh nyata pengusaha cracking, yaitu seseorang yang bukan berasal dari keluarga pengusaha, bertekad kuat keluar jalur kebiasaan menempuh apa yang diyakininya dalam berusaha.

One Response

  1. Ummi Januari 3, 2017

Leave a Reply

CommentLuv badge

Pinjam Uang Untuk Lebaran Secara Online. Aman, Nyaman, PraktisPinjam Uang
+