Dilarang Bisnis Malah Dapat Omset Ratusan Juta Usaha Jeans

  • 3
    Shares

Omset ratusan juta usaha jeans? Mau? Terkadang memang keinginan untuk berbisnis kerap terhalang kondisi. Kebanyakan pengusaha harus melewati masa-masa seperti itu. Mulai dilematis dalam memilih melanjutkan sekolah atau memberi fokus ke pengembangan usaha. Yang terberat adalah saat keinginan keluarga atau orang tua yang tidak mendukung semangat wirausaha yang muncul.

Anda pernah mengalami situasi ini?

Anda tidak sendiri ….

Muhammad Ali Akbar Taufani, pemuda asal Jakarta ini berbagi kisah permulaan dirinya merintis usaha konveksi celana dan jaket berbahan jeans atau beken disebut denim. Di masa awal usahanya, orang tua tidak mendukung penuh keputusannya terjun ke dunia usaha.

Orang tua Ali lebih ingin dirinya menyelesaikan studi pada Universitas Al Azhar dengan jurusan Ekonomi Manajemen Perbankan.

Pengalaman berharga dirinya adalah ketika saat merintis usaha dan orang tuanya melarang. Larangan itu semakin berat mengingat dia sudah kuliah hamper 8 tahun dan belum selesai.

Perjalanan kuliahnya kurang begitu mulus. Di tahun keempatnya, saat masuk tugas akhir, judul skripsi yang diajukan selalu ditolak kampus.

Pemilik Rumah Denim (sumber : kompas.com)

Kebuntuan akan kuliahnya memuncak sampai ia memutuskan untuk fokus pada pengembangan usaha dengan brand Rumah Denim secara diam-diam. Usaha Jeans itu dirintis sejak ia berada pada semester 4.

Ali harus menghadapi pertentangan batin karena stress menyikapi penolakan judul skripsi, keinginan orang tua untuk selesaikan kuliah dan hasrat wirausaha.

Berusaha Tanpa Outlet

Permulaannya, Ali tidak memiliki satupun outlet. Ia mengandalkan jejaring online untuk menjalankan usaha konveksi celana itu dengan fokus pada kaskus.

Awal usaha tahun 2010 dan pembukaan outlet baru dimulai tahun 2012. Sejak pembukaan outlet ia mulai menjauhi dunia kampur. Fokusnya diberikan untuk pengembangan bisnis konveksi dengan seorang penjahit mengelola satu outlet di Pamulang, Tangerang Selatan.

Baca: Contoh Konsep Branding Sukses Anda Wajib Tahu

Saat mengelola outlet pertamanya, Ali merahasiakan itu dari orang tua. Semua pekerjaan mulai dari menjaga outlet, menangani pesanan dan semua aktivitas usaha kecuali menjahit ditangani sendiri. Seiring berjalannya waktu, orang tua akhirnya mengetahui usaha Ali tersebut. Orang tua Ali memberikan keleluasaan untuk meneruskan usaha atau melanjutkan kuliah. Akhirnya tahun 2015 kuliah Ali selesai karena kelulusan.

Usahanya kini sudah terdiri dari beberapa gerai di beberapa lokasi seperti Pamulang, Gandaria City, Bintaro dan Bekasi.

Omset Ratusan Juta Usaha Jeans

Omset usaha keseluruhan saat kondisi sepi adalah Rp 180 juta satu bulannya. Jika kondisi ramai dapat sampai Rp 350 juta per bulan.

Sekarang jejaring online yang dimanfaatkan untuk memasarkan celana jeans adalah Line, Instagram dan Whatsapp.

Baca: Cara Memasarkan Produk di Instagram

Pada lini produksi, bahan baku celana merupakan kombinasi produk impor dan lokal. Bahan baku lokal didapatkan dari Solo dan Bandung. Untuk bahan baku impor didatangkan dari Jepang, China dan Thailand.

Baca: Seminar Importir Barang dari China

Kisaran harga celana jeans custom Rumah Denim cukup beragam bergantung dari ukuran dan jenis bahannya. Harga mulai Rp 165 ribu sampai Rp 980ribu per celananya.

Pesanan per bulan bias mencapai 1000 sampai 3000 celana untuk kondisi biasa. Jika ada momentum khusus seperti acara akhir tahun atau hari raya pesanan dapat meningkat sampai 5000 sampai puluhan ribu celana.

Ingin Rasakan Omset Ratusan Juta Usaha Jeans?

Itulah kisah insipratif dari Ali yang harus menghadapi dilema saat merintis usaha sampai akhirnya dapat fokus pada pengembangan usaha. Jika Anda mengalami rintangan serupa, jangan mudah menyerah ya, terus berdoa dan berikhtiar.

Bagikan inspirasi ini ke kerabat Anda. Semoga sukses.


  • 3
    Shares
  • 3
    Shares

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+