Cara Mudah Menanam Bawang Merah di Rumah


Cara mudah menanam bawang merah di rumah ini tentu akan menarik untuk kamu yang ingin berhemat atau berusaha. Maklum saja bawang merah menjadi bahan makanan penting untuk banyak masakan di Indonesia.

Bawang merah memiliki nama latin Allium Cepa. Tumbuhan ini diperkirakan berasal dari Asia Tenggara dan menyebar di wilayah Asia. Akar tumbuhan ini cukup pendek dengan jenis cabang memecar. Kedalaman tumbuhnya berkisar 15 sampai 30 cm ke dalam tanah disekeliling umbi bawang merah.

Batang bawang merah dinamakan diskus dengan bentuk mirip cakram tipis dan pendek. Diskus iniah yang berfungsi untuk melekatnya mata tunas dan akar. Di bagian atas diskus ada batang semu tersusun dari pelepah daun dan batang semu yang terpendam di tanah sebagai umbi lapis.

Tumbuhan ini mempunyai daun dengan bentuk silinder kecil yang memanjang umumnya sampai 50 atau 70 cm. Ada lubang di bagian tengah pangkal daun runcingnya. Daun bawang merah akan berwarna hijau muda sampai hijau tua. Panjang bunga berkisar 30-90 cm dengan pangkal di ujung kuntum bunga mirip paying.

Bunga bawang merah memiliki 5 sampai 6 helai daun bunga dengan warna putih. Benang sari ada 6 berwarna hijau sampai kekuning-kuningan. Terdapat satu putik dan calon buah yang membentuk segitiga. Bunga bawang merah dapat melakukan penyerbukan mandiri.

Buah bawang merah bentuknya bulat dengan pangkal bagian ujungnya tumpul dibungkus biji dengan jumlah sampai 3 butir. Biji bawang merah berbentuk agak pipih dengan warna bening agak keputihan, kecokelatan sampai kehitaman. Biji bawang merah dapat diperbanyak dengan menerapkan generative.

Bawang merah sangat diperlukan untuk masakan harian. Tanaman ini juga dapat tumbuh dimana saja namun paling baik di dataran rendah. Ketinggian ideal untuk lahan bawang merah adalah sampai 400 meter di atas permukaan laut. Iklim kering menjadi kesukaan tanaman bawang merah ditambah paparan sinar matahari cukup dan suhu cenderung panas (antara 25 sampai 32C). Kekurangan bawang merah jika di tanam pada lahan bersuhu dingin adalah sulitnya umbi untuk terbentuk.

Khasiat dan Manfaat Bawang Merah

Bawang merah memiliki khasiat menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor. Selain itu khasiat menyembuhkan beberapa penyakit seperti luka pada tenggorokan, anemia dan batuk. Khasiat bawang merah didapatkan karena kandungan tolbutomid, dan anti inflamasi yang ada di dalamnya.

Baca: Peluang Ekspor Sabut Kelapa

Kondisi Tanah Ideal Untuk Cara Mudah Menanam Bawang Merah di Rumah

Kondisi tanah paling cocok untuk menanam bawang merah adalah tanah yang subur, gembur dan kaya kandungan organic serta humusnya. Sirkulasi udara dalam tanah meida tumbuh juga harus baik, air dapat mengalir dan tidak becek.

Cara Mudah Menanam Bawang Merah di Rumah Yang Baik

Untuk permulaan, sebelum kamu menanam perhatikan dulu cara pengolahan tanahnya.

Tanah perlu untuk digemburkan lebih dulu. Cangkul bisa dipakai untuk lahan tanam yang ukurannya sedang. Jika kamu memakai polybag atau pot, tanah olahan seukuran dua cetok dikombinasikan pupuk kompos satu cetok bisa dipindahkan dalam pot atau polybag. Selanjutnya tanah dapat diberi sedikit air.

Langkah penting selanjutnya adalah pemilihan bibit bawang merah yang tepat. Bibit bawang merah terbaik adalah bibit yang di simpan selama 2 sampai 3 bulan berasal dari tanaman panen di usia 70 sampai 90 hari. Alasannya adalah pada usia itu umbi pada bibit sudah mempunyai titik tumbuhnya akar. Umbi itu juga sebaiknya berasal dari tanaman sehat.

Beberapa cirri tanaman bawang merah yang sehat seperti warna cerah, tidak kisut, terlihat segar, tidak ada warna hitam tanda penyakit.

Umbi yang terlalu kecil juga tidak baik untuk dipakai bibit karena akan menghambat pertumbuhan dan buahnya akan sedikit. Ukuran umbi sebaiknya seragam, tanpa ada goresan atau sobek di kulitnya. Sebelum ditanam, di bagian ujung umbi dipotong berkisar 1/3 sampai ¼ bagian panjang umbi. Kulit yang mengering di bagian luar dan sisa akar sebaiknya dibuang.

Tujuan utama dari hal ini adalah agar pertumbuhan umbinya merata sekaligus merangsang tumbuhnya tunas dan bawang merah itu sendiri. Selain itu juga untuk menumbuhkan umbi samping dan mempercepat keluarnya anakan. Agar terhindar dari pembusukan, bekas luka yang ada sebaiknya dikeringkan dahulu sebelum ditanam.

Waktu ideal untuk penanaman bawang merah adalah saat musim kemarau. Tahapannya bisa seperti ini:

  • Siapkan dulu pot atau polybag sesuai keinginan
  • Masukan tanah olahan dengan campuran pupuk.
  • Isi sampai kira-kira ¾ bagian
  • Buat lubang 5 sampai 7 cm
  • Masukan bibit yang siap tanam dan masukan dalam lubang
  • Tutup lubang dengan tanah
  • Siram dengan air secukupnya.
  • Usahakan air tercukupi dan pot atau polybag tidak becek.

Strategi Menanam Bawang Merah di Rumah

Jangan menanam bawang merah di waktu perubahan musim. Hal ini dikarenakan adanya angin kering di waktu ini. Angin kering akan mengakibatkan daun bawang merah patah dan ujung daun kering seperti habis terbakar. Pada waktu munculnya kabut juga tidak ideal untuk menanam bawang merah karena dapat menyebabkan tumbuhnya penyakit karena jamur.

Penyiraman sebaiknya dilakukan rutin setiap hari hingga daun pertama mulai tumbuh. Saat daun pertama sudah tumbuh, penyiraman dapat ditambah menjadi sehari dua kali pada waktu pagi dan sore. Untuk bawang merah yang berusia 50 hari penyiramannya bisa dilakukan satu hari sekali yaitu pagi saja atau sore saja.

Penyiangan bawang merah dilakukan sebanyak dua kali. Yang pertama yaitu di saat tanaman berusia dua sampai empat minggu. Yang kedua dilakukan saat tanaman berusia lima sampai enam minggu. Jika terdapat gulma itu berarti penyiangan harus lebih sering. Intensitas penyiangan bergantung dari banyak sedikitnya gulma yang muncul.

Pupuk untuk bawang merah bisa memakai pupuk buatan maupun alami. Ada dua tahap pemupukan yaitu sebelum tanam dan setelah tanam.

Maksud pemupukan sebelum tanam adalah untuk membuat struktur tanah gembur dan tidak mudah memadat. Selain gembur, tujuan lain adalah agar tanah subur dan menambah kemampuan tanah mengikat air. Pupuk setelah tanam diberikan dengan dimasukan dalam tanah berjarak 10 cm dari tanaman atau menabur di permukaan tanah antara baris tanaman.

Ciri Bawang Merah Siap Panen

Bawang merah yang siap panen yaitu di saat batang sudah roboh atau lemas. Umumnya ini akan terjadi setelah umur bawang merah mencapai 60 hari sampai 90 hari. Usia panen akan dipengaruhi oleh cara tanam, perawatan dan media lahannya.

Ciri bawang merah siap panen lainnya adalah kesempurnaan bentuk umbi yang sebagian mulai muncul ke permukaan. Warna umbi merah tua keunguan dan memiliki bau.

Setelah panen, bawang merah harus dijemur dengan durasi satu minggu sampai dua minggu. Tujuannya untuk membuat bawang merah awet. Setelah proses jemur, bawang merah disimpan dalam karung jala pada suhu 30 sampai 33 derajat Celcius.

Rumah dapat dijadikan lahan bertanam bawang merah. Memanfaatkan media tanam seperti pot atau polybag sangatlah ideal jika ingin menanam bawang merah di rumah.

Baca juga: Peluang Bisnis Hidroponik Omset Jutaan

Untuk keperluan pribadi, tiga pot tanaman bawang merah sudah cukup. Manfaat dan khasiat bawang merah membuat harga tanaman ini cukup fluktuatif. Bahkan pangsa pasar ekspor bawang merah juga cukup baik. Tidak heran mereka yang sudah memahami peluang bisnis bawang merah mulai mempraktekan cara mudah menanam bawang merah di rumah. Selain untuk keperluan pribadi, kelebihan panen bisa menambah pemasukan rumah tangga.


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+