Cara Menanam Hidroponik Tomat

  • 16
    Shares

Cara menanam hidroponik tomat ini sangat berguna untuk kamu yang suka gaya hidup sehat atau ingin merintis agribisnis mandiri. Buah tomat yang memiliki nama latin Solanum lycopersicum ini merupakan tumbuhan bersiklus pendek. Pertama kali tomat ditemukan di wilayah amerika tengah dan selatan. Di tanah air, tomat lazim dianggap sebagai sayuran maupun buah yang kerap ada dalam masakan ataupun dimakan secara langsung.

Produktivitas tomat terblilang fantastis. Hal ini terlihat dari ulasan beberapa literature seperti produksi tomat di Belanda mencapai 42kg/m2/tahun. Angka produktivitas itu bisa diraih dengan memanfaatkan cara menanam hidroponik melalui rumah kaca. Proses pemeliharaan dibantuk teknologi maju dan kesemuanya berjalan secara sistematis.

Nah, untuk kamu yang punya hobi bertani, fakta produktivitas tomat ini tentu bisa menjadi daya dorong dalam praktek cara menanam hidroponik tomat. Tanaman tomat yang diproduksi memakai konsep hidroponik umumnya menyehatkan karena tidak memakai kandungan logam. Tertarik?

Berikut ini cara menanam hidroponik tomat memakai media polybag yang sederhana. Saking sederhananya kamu bisa melakukan ini di rumah tanpa lahan pekarangan luas. Tambah menarik kan?

 

Tahapan Menanam Hidroponik Tomat

Memilih Jenis Tanamannya

Tomat itu ada jenisnya. Itu sebabnya sebelum kamu menanam, pilih dulu jenis yang sesuai keinginan. Dari beberapa sumber terpercaya tanaman tomat dapat dikategorikan ke dalam beberapa kelompok:

  • Tomat granola: mempunyai bentuk fisik bulat dan bagian mendatar di dasarnya. Sebutan lain dari tomat granola adalah tomat buah karena bisa dimakan langsung layaknya buah.
  • Tomat gondola: sejenis tomat buah yang lazim digunakan untuk bahan saus. Bentuk fisik tomat ini lonjong yang merupakan keturunan kultivar impor Roma.
  • Tomat sayur: tomat ini memiliki tekstur padat jika digenggam. Tomat ini kerap menjadi bahan masakan.
  • Tomat ranti atau tomat ceri: sesuai namanya tomat ini berukuran mungil dan umumnya tertata berangkai pada tangkai yang panjang.

Itulah keempat jenis kategori tomat. Kini kamu bisa tentukan tomat mana yang ingin dibudidayakan di rumah. Agar kamu bisa mendapatkan hasil tanaman yang kualitasnya baik, pemilihan bibit unggul sangatlah penting. Dalam setiap kemasan bibit tomat aka nada informasi penting akan sifat tanamannya. Ini akan memudahkan kamu dalam mempelajari benihnya.

Penyemaian Benih

Sudah selesai memilih benih kamu bisa mulai menanam benih dalam polybag. Caranya tidak jauh berbeda dengan cara menanam hidroponik pada umumnya. Kamu bisa melakukan penyemaian benih. Benih yang didapatkan bisa kamu semai ke media tanam berupa rak semai, polybag sampai bedengan.

Sebelum lakukan penyemaian, pilihlah dengan seksama benih yang ingin kamu semai. Sebaiknya pilih benih sehat saja untuk disemai.

Strategi memilih benih sehat bisa dilakukan dengan merendamnya ke air hangat. Kamu bisa juga menambahkan fungisida atau ZPT (zat penumbuh tanaman). Rendam selama 24 jam dan buanglah benih yang mengambang.

Setelah selesai memisahkan benih yang berkualitas kini lakukan penyemaian. Polybag bisa diisi dengan media tanam lalu benamkan benih yang dipilih sedalam 1 cm ke dalam media itu. Tutup lubangnya dan beri siraman air secukupnya. Satu polybag hanya perlu diberi satu benih saja. Intensitas penyiraman adalah 2 kali dalam sehari.

Media tanam rockwool juga bisa dimanfaatkan selai polybag. Jika memakai ini kamu harus mengeringkan biji tomat lebih dulu. Kemudian semai dalam wadah plastik kotak-kotak mungil untuk menampung media sekam. Beri siram seperlunya. Selanjutnya semai selama 1 sampai 2 bulan atau paling tidak sudah terdapat 5 helai daun sebelum kamu pindahkan ke media tumbuh yang sebenarnya.

Membuat Media Tanam dan Polybag

Kini saatnya menyiapkan polybag dan media tanamnya. Media tanam bisa berupa campuran arang sekam buatan sendiri. Cara membuat arang sekam adalah dengan membakar padi kering pakai tanah dan kompos. Perbandingan komposisinya adalah 2:1:1

Jumlah benih yang sedang kamu semai sebaiknya sama dengan jumlah polybag. Ingatkan satu polybag berisi satu benih. Setiap polybag sudah diisi dengan campuran media tanam tadi ya. Untuk mudah pemantauannya, susunlah polybag berurutan. Ketinggian polybag yang disarankan adalah 30 sampai 35 cm.

Memindahkan Bibit Tomat

Setidaknya ada dua cara memindahkan benih tomat ini dari lokasi persemaian ke polybag siap pakai untuk media tumbuh.

Yang pertama kamu bisa mencabut bibitnya dengan cara menyiram media tanam di tempat persemaian. Tujuannya agar tumpuan menjadi lunak jadi kamu bisa cabut perlahan. Hati-hatilah dalam mencabut perlahan ini agar tidak ada kerusakan di bagian akar.

Saat memindahkan tanaman, masukan dengan posisi tegak lurus di lubang tanam yang disiapkan. Posisi akar harus tegak lurus tidak terlipat atau bengkok. Jika akar bibit terlalu panjang, sesuaikan lagi kedalaman lubang yang sudah disiapkan.

Cara kedua adalah memindahkan bibit dengan diputar. Tanaman tomat kamu angkat bersama dengan media tanamnya. Jika memakai media tanam tanah dengan polybag, ambilah bibit siap tanam dengan pindahkan tanaman dan tanah ke polybag penumbuhan. Polybag bekas penyemaian dapat digunakan berulang kali.

Penambahan Nutrisi

Cara hidroponik yang baik untuk mengembangbiakan tomat yaitu sistem drip irrigation dengan bantuan pompa. Meskipun baik, cara ini menyulitkan pemula. Sebagai penggantinya kamu bisa pakai embrat yang sudah diisi larutan nutrisi tanaman.

Pupuk dapat dibuat sendiri memakai pupuk nutrisi khusus hidroponik misalkan Lewatit HD-5 atau Nutrisi AB Mix. Nutrisi dapat diberikan 2 sampai 4 kali sehari. Konsentrasi dari nutrisi pada fase generatif dan vegetatif akan berbeda. Konsentrasinya akan bergantung pada usia tanaman khususnya untuk fase vegatatif.

Pemeriksaan dan Pemeliharaan Tanaman Tomat

Aktivitas memelihara dan memeriksa tanaman perlu sering dilakukan jika kamu ingin mendapatkan hasil tomat berkualitas. Beberapa pemeriksaan sederhana yang dapat dilakukan adalah melihat apakah daun tomat tua ada yang jatuh ke media tanam. Jika ada buanglah.

Selanjutnya periksa ada tidaknya serangga atau hama yang bisa merusak.

Jika ada tomat yang membusuk sebaiknya lekas dibuang. Pastikan media tanam dalam kondisi tidak kekeringan, siram dengan rutin namun jangan sampai becek agar akar tidak membusuk.

Jika ada gulma, siangilah secara teratur. Jika ada yang layu atau mati segera cabut dengan media tanamnya agar tidak menular ke media tanam lain. Pastikan ada sedikit jarak antara polybag satu dan lainnya.

Jangan ragu mengusir hama dengan cara manual. Buang daun atau batang yang sudah rusak karena hama. Pestisida organik bisa dimanfaatkan untuk menjaga tanaman tomat dari ulat tanah, ulat buah, kutu daun hijau, lalat buah dan lalat putih.

Memanen

Waktu memanen tomat di dalam polybag adalah 2 sampai 3 bulan setelah penanaman dan perawatan. Masa panen ini akan berbeda tergantung varietas tomat.

Ciri tomat siap panen seperti:

  • Warna buah berubah dari sebelumnya hijau menjadi kekuning-kuningan
  • Tepi daun kering dan batang menguning

Kamu bisa petik tomat yang sudah matang. Tomat tidak matang berbarengan jadi kamu perlu perhatikan ciri tomat yang sudah matang ini. Jika belum matang jangan dipetik.

Pemetikan tomat yang matang juga perlu dijeda waktu misalkan 2 sampai 3 kali sehari. Hal ini untuk mengihindari kerusakan tanaman tomat. Waktu untuk memetik yang ideal adalah pagi dan sore karena matahari sedang tidak terik-teriknya.

Siap Praktek Cara Menanam Hidroponik Tomat?

Satu tanaman tomat hidroponik dapat dipanen 2 kali selama 10 bulan. Setelah itu tanaman harus diganti dengan bibit baru.

Tomat yang baru dipetik jangan langsung di cuci agar tahan lama. Agar bersih, cukup lakukan dengan lap dan kain kering untuk selanjutnya disimpan atau dibungkus sebelum dijual.

Cara menanam hidroponik tomat ini sangat cocok bagi kamu yang masih pemula. Polybag bukanlah keharusan sebagai media tanam. Botol bekas juga bisa dimanfaatkan. Jika kamu ingin pakai botol bekas, pastikan untuk membersihkan botol lebih dahulu sebelum dipakai media tanam. Agar kamu selalu ingat panduan ini, jangan lupa bookmark ya. Bagikan juga informasinya kepada teman kamu yang tertarik menanam tomat di rumah. Semoga bermanfaat.


  • 16
    Shares
  • 16
    Shares

2 Comments

  1. kania Oktober 13, 2017
    • Okto Oktober 14, 2017

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+