Apa itu Margin Harga?

Untuk usaha kecil yang menjual produk, memahami apa itu margin harga sangatlah penting. Margin harga merupakan faktor penting untuk sukses dalam berbisnis. Sebagai pemilik usaha, Anda tentu ingin mendapatkan margin sebesar-besarnya. Di sisi lain tentu Anda harus menetapkan harga yang bersaing. Hal pertama dalam menentukan margin harga  adalah dengan memahami cara kalkulasi margin dan perbedaan antara margin dan menaikan harga jual.

Margin Harga

Margin harga untuk setiap produk yang dijual merupakan perbedaan antara biaya dan harga jual kepada konsumen. Contoh mudahnya adalah jika Anda membeli produk seharga Rp 50.000 kemudian menjualnya dengan harga Rp 100.000. Margin harga sama dengan margin keuntungan, dalam contoh tadi yaitu Rp 50.000. Anda perlu menetapkan margin harga untuk setiap produk yang dijual. Menentukan margin harga merupakan langkah awal menentukan seberapa menguntungkan bisnis Anda kedepannya.

Prosentase Margin Keuntungan

Akan sangat bermanfaat untuk mengubah setiap uang yang didapat sebagai margin keuntungan kedalam prosentasi margin. Untuk nilai jual produk Rp 100.000 yang memiliki biaya Rp 50.000, maka prosentase margin adalah 50%. Hitungan matematikan untuk prosentase margin ini memungkinkan Anda menetapkan margin standar untuk produk dengan biaya yang beragam. Atau Anda bisa menetapkan prosentase margin berdasarkan jenis produknya. Dengan cara ini juga memungkinkan Anda memperhitungkan rata-rata margin keuntungan dari semua produk yang Anda jual.

Margin vs Markup

Jika margin harga adalah bagian dari harga jual produk, maka markup adalah berapa banyak biaya perolehan produk untuk mendapatkan harga jual. Dalam hal uang nilainya akan sama, namun persentase dari margin dan markup akan berbeda. Kalkulasi prosentase markup membagi perbedaan biaya perolehan dan harga jual dengan biaya perolehan itu. Untuk produk dengan biaya perolehan Rp 50.000 dan harga jual Rp 100.000, markupnya 100% menghasilkan 50% margin keuntungan.

Memperhitungkan Harga dari Margin

Untuk mengkalkulasi harga untuk mencapai margin keuntungan tertentu, bagilah biaya perolehan dengan 1 dikurangi prosentase margin keuntungan. Jadi untuk memperoleh margin keuntungan 40%, biaya perolehan harus dibagi dengan 1 dikurangi 0,4 atau 0,6. Dengan biaya Rp100.000 , prosentase margin keuntungan membutuhkan harga jual sekitar Rp 166.700. Dalam praktik akan lebih mudah memperhitungkan harga menggunakan prosentase markup.

Itulah pemahaman sederhana akan apa itu margin harga. Siap menghitung margin harga dari produk bisnis Anda?

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+