9 Tahap Penting Memilih Bisnis MLM Terbaik


Memilih bisnis MLM terbaik bisa jadi hal yang sulit dan bukan tidak mungkin Anda mengalaminya juga. Jika Anda menghadapi kondisi ini maka ada beberapa hal penting untuk diperhatikan sebelum Anda memfokuskan semuanya pada sebuah bisnis MLM pilihan Anda.

Setidaknya ada 9 tahap penting memilih bisnis MLM terbaik sebagai panduan Anda namun tahukah Anda bahwa sebelum Anda memahami kesemua hal penting ini ada satu langkah awal yang sangat krusial sebelum memilih bisnis MLM. Apa itu?

Apa yang Anda cari dari bisnis MLM!

Ya, sangat penting untuk memahami apa yang sebenarnya Anda inginkan dari sebuah bisnis MLM. Mengetahui langkah awal krusial ini saja akan menghemat banyak waktu dan tenaga Anda.

Jangan anggap remeh langkah awal ini, umpamakan Anda memiliki uang 1 triliun yang ada di rekening bank dan harus digunakan untuk mengakuisisi sebuah bisnis.

Langkah selanjutnya setelah Anda memahami apa yang Anda inginkan dari bisnis MLM adalah menentukan komitmen diri Anda. Jika Anda tidak bisa menyediakan beberapa jam dalam seminggu untuk 100% komitmen pada bisnis MLM pilihan Anda maka ini bukanlah hal yang cocok untuk Anda. Bahkan tidak ada satupun bisnis yang cocok untuk Anda!

Jika Anda menginginkan uang ekstra atau memiliki bisnis impian dan meninggalkan kebiasaan kantoran maka Anda harus mau berkomitmen. Tidak ada yang benar-benar gratis dalam hal membangun bisnis impian Anda termasuk bisnis MLM.

Sampai sini, setidaknya Anda sudah siap untuk lebih serius melangkah dalam memilih bisnis MLM yang tepat untuk Anda. Ini dia 9 hal penting dalam memilih bisnis MLM terbaik.

Pendiri atau Pemilik Bisnis MLM

Ini merupakan hal penting pertama secara berurutan. Kegagalan Anda dalam meluangkan waktu mengenali siapa pendiri bisnis MLM dan latar belakang mereka akan berujung pada kegagalan bisnis Anda sendiri.

Apa pentingnya mengenali siapa pendiri bisnis MLM incaran Anda?

Tidak sedikit orang yang skeptis dengan bisnis MLM karena berkembangnya citra negatif bisnis MLM ini. Banyak orang yang meyakini bahwa semua bisnis MLM merupakan sebuah skema Piramid atau Ponzi (meskipun sayangnya masih banyak bisnis MLM yang menerapkan hal ini).

Jika memang semua bisnis MLM itu penipuan, mengapa banyak sekali buku yang terbit mengulas sisi positif dari bisnis MLM itu sendiri? Apa yang salah dengan hal ini?

Seringkali skema Ponzi disamarkan kedalam bisnis MLM untuk “mengelabui” banyak orang selama mungkin (sampai akhirnya ketahuan).

Setiap peserta bisnis MLM pada akhirnya “mungkin” mengandalkan keyakinan mereka dalam bergabung ke sebuah bisnis MLM dengan mental “coba-coba”. Jika tertipu? Ya sudah, sisa hidupnya akan dihabiskan dengan berpandangan skeptis pada konsep bisnis MLM.

Apakah Anda termasuk salah satu yang bergabung pada bisnis MLM dengan pendekatan coba-coba ini? Tiba-tiba apa yang terjadi enam bulan kemudian?

Bisnis MLM pilihan Anda bangkrut, tutup usaha dan hilang tanpa jejak. Komisi jutaan yang dijanjikan milik Anda pun lenyap tak berbekas!

Siapapun yang ada dalam posisi ini akan mengalami tekanan yang tidak mudah. Jika sudah demikian siapa yang harus disalahkan? Produk MLM-nya? Perusahaan MLM-nya? Pemilik MLM-nya? Konsumen? Atau bisnis MLM-nya?

Yang salah tentu diri kita sendiri.

Jika kita mengalami kondisi itu, maka diri kita lah yang pantas disalahkan karena tidak melakukan riset awal yang baik. Jika Anda sekedar “coba-coba” bergabung pada sebuah bisnis MLM yang dibentuk oleh beberapa orang dengan track record bisnis yang buruk maka hasilnya tentu mudah diprediksi bukan?

Ini sebabnya berkembang citra bahwa bisnis MLM itu penipuan. Penyebabnya tidak lain karena banyak yang menjalani bisnis MLM tanpa persiapan yang matang.

Reputasi sangatlah penting dalam bisnis MLM.

Reputasi merupakan aset paling berharga dalam bisnis. Anda harus membangunnya, menjaganya dan mengembangkannya.

Pastikan pemilik bisnis MLM memiliki reputasi yang baik. Selain itu pastikan juga bahwa mereka juga dikelilingi oleh orang yang memiliki jiwa kepemimpinan baik karena satu orang saja tidak mungkin melakukan semuanya.

Jika bisnis MLM yang menarik minat Anda dipimpin oleh seorang dengan reputasi yang tidak begitu jelas atau bahkan buruk di bidang bisnis itu, tidak perlu membuang waktu lama, coret nama bisnis MLM itu dan lanjutkan ke pilihan lain yang ada.

Jejak Bisnis Perusahaan

Sudah berapa lama perusahaan itu menjalankan usaha? Apakah track record mereka suskes? Apakah Anda suka apa yang Anda lihat? Untuk hal ini ingatlah bahwa bukanlah satu hal membahayakan jika Anda tidak menemukan jejak bisnis apapun pada sebuah MLM rintisan.

Jika Anda berminat bergabung pada bisnis MLM yang tergolong “rintisan”, analisalah pemiliknya. Analisa Anda sangatlah krusial karena bergabung pada sebuah bisnis MLM rintisan membawa resiko tinggi baik itu peluang komisi besar ataupun sebaliknya jika Anda menemukan bisnis MLM yang tepat atau salah. Analisalah bisnis MLM pilihan Anda sebaik mungkin.

Jika Anda ingin “coba-coba” dalam hal ini pilihlah bisnis MLM yang sudah beroperasi beberapa tahun. Sebuah bisnis MLM yang baik dan sudah beroperasi beberapa tahun akan memperbaiki kekurangan yang ada, dan bisa saja sedang dalam proses untuk rencana pengembangan yang lebih baik dimasa mendatang.

Jika bisnis MLM masih baru dan tidak memiliki jejak bisnis, analisa pemiliknya. Bisakah Anda memberikan kepercayaan kepada mereka? Apa jejak bisnis para pemilik bisnis MLM itu? Siapa saja yang membantu pemilik bisnis MLM menjalankan bisnisnya? Apa latar belakang pada pendamping itu? Apa misi bisnis MLM mereka? Apa visi bisnis MLM mereka?

Tidak ada salahnya bergabung pada sebuah bisnis yang tergolong baru bahkan seringkali bisnis baru akan menawarkan peluang lebih besar karena Anda bergabung sejak awal pada suatu bisnis yang mungkin berkembang besar di masa mendatang. Pahami juga bahwa dalam sebuah bisnis baru, Anda merupakan “perintis”. Apa yang terjadi pada perintis? Terkadang Anda harus melawan arus.

Produk

Bagaimana produk yang ditawarkan? Apakah ekslusif? Apakah murah atau memiliki nilai khusus? Apakah Anda akan percaya diri mempromosikan produk itu kepada orang lain?

Faktor internal atas kepercayaan diri Anda sangatlah penting dalam hal ini. Jika Anda tidak memiliki rasa percaya diri akan sebuah produk bisnis MLM dan hanya memikirkan komisi penjualan maka itu ibarat membangun sebuah rumah tanpa pondasi. Bisa dibayangkan?

Rahasia menemukan kepercayaan diri akan sebuah produk bisnis MLM adalah dengan menggunakan produk itu sendiri. Apa yang Anda rasakan saat menggunakan produk bisnis MLM itu? Jangan hanya sekedar merespon kesenangan “mencoba produk”, Anda juga harus perhatian “emosi” diri sendiri saat menggunakan produknya. Inilah kunci untuk menemukan rasa percaya diri akan sebuah produk bisnis MLM dan dengan kepercayaan diri itulah Anda akan merasakan “kesenangan” dalam menjalankan bisnis MLM tanpa adanya tekanan maupun paksaan.

Pasar Produk Bisnis MLM

Tahap ini dapat dilalui dengan cepat tanpa banyak basa-basi. Apakah konsumen menyukai produk bisnis MLM yang akan Anda pilih? Apakah pasarnya berkembang? Siapa pesaingnya?

Pada dasarnya pelaku bisnis MLM ingin mendapatkan pasar yang berkembang dan diprediksi berkembang dalam jangka panjang. Untuk memberikan gambaran ini, Anda bisa membaca berbagai ulasan dari organisasi perdagangan yang ada.

Pastikan Anda mempertaruhkan masa depan bisnis MLM Anda pada sebuah pasar yang berkembang dan diyakini terus tumbuh dimasa mendatang.

Waktu Yang Tepat

Memilih waktu yang tepat untuk mengenalkan produk bisnis MLM tidak kalah pentingnya dengan tahapan sebelumnya. Sudah banyak contoh kegagalan sebuah peluncuran produk yang terlalu dini dari waktu yang seharusnya.

Tidak peduli seberapa baik sebuah produk itu, jika pasar belum siap untuk membelinya, maka keuntungan tidak akan didapatkan. Jika Anda merasa produk bisnis MLM Anda belum siap diluncurkan, maka hal terbaik yang bisa dilakukan adalah menunggu atau pindah ke suatu produk yang memang memiliki permintaan tinggi di pasaran.

Kepemimpinan

Untuk melihat apakah kepemimpinan yang diberikan dalam sebuah bisnis MLM itu cukup baik atau tidak Anda bisa perhatikan apakah pemimpin aktif dalam mengembangkan bisnis? Apakah ada anggota bisnis MLM yang berpenghasilan sampai ratusan juta per bulan? Apakah ada sistem yang baku untuk bisa diikuti anggota bisnis MLM pemula untuk bisa sukses?

Ini tidak berarti Anda harus bergabung ke sebuah bisnis MLM langsung dengan pemimpinnya. Itu tidak masuk akal untuk dilakukan. Sudah lazim jika Anda bergabung di program bisnis MLM atas ajakan seseorang yang mungkin juga hanya anggota.

Hal yang bisa dilakukan adalah memastikan bahwa dalam tim bisnis MLM memiliki kepemimpinan, baik itu sponsor pribadi Anda, upline anggota lain dan sebagainya yang mampu memberikan dukungan untuk Anda maupun tim.

Seorang pemimpin bisnis ideal selalu bekerja aktif dibelakang layar dengan cepat untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik.

Dalam sebuah bisnis MLM yang baik, “level” Anda bukanlah penentu besar kecilnya penghasilan. Sebuah bisnis MLM yang tepat akan memberikan posisi sama kepada semua anggotanya khususnya dalam menentukan besar kecilnya penghasilan mereka. Inilah kekuatan utama bisnis MLM (berbeda dengan skema Ponzi atau Piramid dimana posisi pimpinan selalu berpenghasilan lebih besar karena skema ini hanyalah permainan memutar uang).

Sistem Bisnis MLM

Untuk tahap ini Anda pada dasarnya perlu memperhatikan sistem pelatihan, sistem pemasaran, dan sistem administrasi bisnis MLM.

Apakah perusahaan memiliki sistem yang membantu Anda menjual produk atau merekrut distributor baru? Apakah mereka memiliki pelatihan? Apakah perusahaan memiliki sistem administrasi untuk bisnis dan akses pelatihan? Jika iya, maka bisnis MLM itu sangatlah baik.

Seandainya bisnis MLM pilihan Anda masih baru, cobalah lihat apa sistem pemasaran dan pelatihan yang digunakan. Kedua hal ini sangatlah penting untuk sebuah bisnis baru.

Jangan lupa bahwa jika Anda ingin membangun bisnis yang besar dan sukses, Anda akan menginginkan ilmu tentang bagaimana cara memimpin, mengembangkan dan menginspirasi orang lain.

Kompetisi

Kompetisi bukanlah hal buruk. Sebuah kompetisi menunjukkan adanya pasar yang nyata.

Jika Anda melihat bisnis yang sudah berkiprah sejak lama seperti Mary Kay, Avon dan Amway. Anda masih melihat perusahaan itu sampai sekarang. Mereka masih melakukan rapat rutin. Mereka masih berkembang.

Mary Kay menjual produk kosmetik, dan berapa banyak brand kosmetik saat ini? Dengan semua kompeitisi itu sekalipun, perusahaan seperti Mary Kay tetap berkembang. Kompetisi bukanlah hal menakutkan. Itu menegaskan perusahaan, produk dan peluang.

Jangan biarkan kompetisi menahan langkah Anda. Jadikan kompetisi dorongan lebih untuk melangkah maju.

Rencana Ekspansi Produk

Sekalipun tahap ini ada di bagian akhir namun tidak berarti bisa dikesampingkan dengan mudah dalam memilih bisnis MLM terbaik. Carilah informasi akan rencana ekspansi produk bisnis MLM di kota lain atau bahkan di luar negeri.

Ini memberikan tanda akan “ledakan” peluang untuk bisnis MLM Anda setiap saat perusahaan merencanakan ekspansi produk. Jika bisnis MLM yang menjadi pilihan Anda dan sedang Anda analisa memiliki rencana ekspansi produk, dan Anda meyakini tim bisnis MLM itu mengetahui apa yang harus dilakukan dalam sebuah ekspansi produk, maka Anda berada pada posisi yang sangat bagus dalam memilih bisnis MLM terbaik.

Terapkan Cara Memilih Bisnis MLM Terbaik Ini

Pilihlah bisnis MLM terbaik Anda dan kembangkan bisnis Anda bersamanya.


2 Comments

  1. surono Juli 20, 2016
    • Okto Juli 20, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+