6 Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang

  • 3
    Shares

Cara mengatur keuangan usaha dagang bisa jadi hal menarik khususnya bagi Anda yang mulai tertarik berwiraswasta.  Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan saat akan memulai wiraswasta, dan mengatur keuangan masuk salah satu yang terpenting.

Keseriusan Anda dalam mengatur keuangan usaha dagang bisa berujung kesuksesan usaha yang dijalani. Mulailah perjalanan usaha Anda dengan tips mengatur keuangan usaha dagang berikut ini:

#1 Pahami Biaya Hidup Minimum Anda

Jika Anda merintis usaha dagang kecil-kecilan, tips pertama ini sangatlah penting dalam beberapa tahun pertama Anda. Perhitungkan berapa besar uang dibutuhkan untuk hidup bulanan dan ambil jumlah itu dari keuntungan usaha dagang. Sisa dari keuntungan dapat diinvestasikan kembali ke usaha dagang untuk pertumbuhan usaha.

Akan menarik untuk menghasilkan uang dari usaha dagang Anda namun kebanyakan orang menghabiskannya untuk liburan atau perbaikan rumah. Tahan diri Anda untuk seperti itu. Tunggu sampai usaha dagang sedikit stabil dalam beberapa tahun kemudian Anda bisa menikmati keuntungan usaha dengan tenang.

#2 Jangan Mempekerjakan Staf Terlalu Dini

Jika Anda baru merintis usaha dagang, biaya terbesar adalah untuk gaji karyawan. Saat usaha mulai sibuk dan Anda sepertinya sudah banyak beban kerja, akan muncul godaan mempekerjakan staf. Sebelum melakukannya, pastikan dulu apakah hal itu benar-benar penting. Jangan mempekerjakan staf sampai Anda benar-benar membutuhkannya. Maksimalkan dahulu staf yang ada dan pastikan semua staf bekerja dengan potensi penuhnya. Cara mengatur keuangan usaha dagang dengan mempekerjakan staf secara cermat ini sangatlah bermanfaat.

 #3 Strategi Menunggu Waktu Yang Tepat

Ini merupakan strategi mengurangi biaya pinjaman modal. Misalkan jika Anda sudah memperhitungkan akan kebutuhan tambahan Rp 100 juta tahun depan, jangan lakukan pinjaman Rp 100 juta sekaligus. Jika Anda melakukan ini, Anda akan membayar bunga pinjaman mulai Januari yang belum tentu Anda gunakan sampai akhir tahun berjalan.

Lebih baik Anda mengajukan pinjaman Rp 25 juta untuk 3 bulan pertama. Kemudian ajukan Rp 25 juta lagi untuk 3 bulan selanjutnya. Dengan cara mengatur keuangan usaha dagang melalui model pinjaman ini Anda akan mengurangi keseluruhan jumlah bunga yang harus dibayar ke bank. Pada akhirnya itu akan menghemat biaya usaha dagang Anda untuk jangka panjang.

#4 Negosiasi dengan Vendor

Saat membuat kesepakatan dengan pihak lain seperti layanan antar, logistik, teknisi, sampai kebersihan, jangan takut untuk menegosiasikan syarat perjanjian. Pilihlah rekanan yang memungkinkan pembayaran 30 hari setelah penerimaan kwitansi tagihan.

Adanya jeda waktu ini akan memberi Anda ruang mengatur keuangan usaha dagang dengan baik dan mengatur pembayaran tagihan sesuai prioritasnya.

#5 Tentukan Cara Pembayaran Kepada Konsumen

Setiap pemilik usaha dagang perlu menetapkan kebijakan pembayaran untuk konsumen. Sama halnya dengan cara nomer 4 tadi, ada kalanya Anda bisa fleksibel kepada konsumen dalam hal pembayaran. Tentukanlah beberapa kebijakan pembayaran untuk konsumen usaha dagang seperti kredit, deposit, sampai bertahap. Buatlah kebijakan pembayaran ini secara jelas dan tertulis.

#6 Menagih Hutang

Resiko dari fleksibilitas yang Anda berikan kepada klien usaha dagang adalah munculnya hutang yang menjadi hak tagih Anda. Ada kalanya pembayaran hutang klien Anda tidak lancar. Apa yang bisa dilakukan agar pembayaran hutang klien usaha dagang Anda lancar? Prinsip utama menagih hutang adalah menjaga komunikasi terus terbuka.

Anda tidak bisa menekan klien untuk membayar hutang namun Anda bisa berikan alasan kenapa klien itu sebaiknya melunasi hutangnya. Alasan terkuat adalah untuk menjaga hubungan usaha dimana hutang yang macet akan mempengaruhi kredibilitas klien dimata Anda sebagai mitra usaha. Atau lebih ekstrim lagi, Anda bisa menuntut mereka jika mereka tidak mau membayar hutangnya segera.

Siap Coba Cara Mengatur Keuangan Usaha Dagang?

Itulah kesemua strategi mengelola keuangan usaha dagang agar bisnis Anda lancar dan berkembang. Tentu saja pada prakteknya pengelolaan keuangan usaha Anda akan sangat dinamis seiring pengaruh lingkungan, saat kondisi seperti itu Anda akan membutuhkan kebijaksanaan dalam menerapkan cara mengatur keuangan usaha dagang ini. Punya pendapat lain? Silahkan berbagi.


  • 3
    Shares
  • 3
    Shares

4 Comments

  1. Dwi Sugiarto Agustus 3, 2016
    • Okto Agustus 3, 2016
  2. Salman Faris Agustus 3, 2016
    • Okto Agustus 4, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+