4 Contoh Konflik Internal PerusahaanYang Sering Terjadi


Contoh konflik internal perusahaan ini akan memudahkan Anda memahami permasalahan ini. Konflik internal merupakan konflik yang terjadi di dalam diri manusia itu sendiri seperti senang,sedih,baik dan buruk. Konflik internal sering terjadi di organisasi maupun perusahaan kecil dan besar.

Penyebab konflik internal di perusahaan biasanyakarena perbedaan pendapat antar individu seperti masalah adu mulut tentang pribadi antar karyawan, sampai yang relative besar seperti beda pandangan tentang strategi bisnis di kalangan manajemen. Jika konflik tidak bisa diatasi maka akan berdampak buruk pada kinerja Perusahaan.

Berikut ini contoh konflik internal perusahaan menurut Baden Eunson (Conflict Management, 2007,diadaptasi)

  1. Konflik Vertikal

Konflik Vertikal terjadi antara tingkat hirarki atau tingkatan seperti antara manajemen puncak dan manajemen menengah dll. Contoh konflik vertikal yaitu ketika karyawan dan pekerja berbeda pendapat dengan perusahan tentang bagaimana mengalokasi sumber daya secara optimum, mendeskripsikan tujuan, pencapaian kinerja organisasi, manajemen kompensasi dan karir.

  1. Konflik Horizontal

Konflik Horizontal terjadi pada tingkat hirarki yang sama atau orang-orang yang bekerja di tingkat yang sama di perusahaan. Contoh konflik horizontal yaitu ketika karyawa dan pekerja tidak mempuyai visi yang sama dalam hal perumusan tujuan,alokasi, penggunaan sumber daya dan pemasaran.

  1. Konflik Antar Staf Lini

Konflik Antar Staf Lini terjadi pada di antara orang-orang yang memiliki tugas berbeda

Contoh 1 : Antara divisi pembelian dan divisi keuangan

Suatu ketika divisi berpendapat bahan baku yang dibeli dengan jumlah yang sangat besar sangat efektif dibandingkan membeli bahan yang sedikit demi sedikit yang membuat waktu berulang-ulang. Sedangkan divisi keuangan berpendapat lain yaitu lebih memilih membeli barang dengan jumlah yang kecil karena anggaran terbatas.

Contoh 2 : Antara divisi produksi dan divisi pemasaran

Suatu ketika divisi pemasaran membutuhkan produk yang beragam untuk memenuhi permintaan pasar. Sedangkan divisi produksi tidak mampu untuk memproduksi jumlah produksi karena SDM ahli dan teknologi yang terbatas.

  1. Konflik peran

Konflik peran terjadi karena miskomuninkasi atau salah paham tentang tugas yang dikerjakan. Konflik peran sering terhadi antar karyawan yang belum paham dan mengerti uraian pekerjaaan atau bisa karena faktor perusahaan yang belum memberikan sistem koordinasi yang jelas.

Contoh Konflik Internal Perusahaan Lainnya?

Itulah contoh konflik internal perusahaan yang dapat diungkapkan. Adakah contoh konflik lain yang belum terungkap namun dapat juga terjadi di sebuah perusahaan?


Leave a Reply

CommentLuv badge

HP Kamu Bisa Jadi Ladang UangIni Caranya
+