4 Cara Menciptakan Pasar Untuk Produk Bisnis Anda

Sebagai pelaku bisnis tentu saja wajib hukumnya untuk mengetahui cara menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda. Keahlian ini sangat jarang tersedia di buku dan biasanya didapatkan dari pengalaman berbisnis yang tidak sebentar. Nah, dalam rangka memenuhi kebutuhan akan cara menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda, lahirlah postingan ini yang mencoba menjelaskan cara mudah mewujudkan hal itu. Bagaimana?

Pengalaman PT Kasana Teknindo Gemilang Menciptakan Pasar Alat Berat

Bisnis alat berat termasuk salah satu bisnis yang kompetitif dan sulit untuk bertahan. Salah satu pelakunya adalah PT Kasana Teknindo Gemilang yang dimpimpin Tan Koh Young. Saat ini PT Kasana boleh bernafas lega mengingat perusahaan itu menjadi pemain utama di produk bisnis yang dipasarkannya khususnya konstruksi dan quarry.

Tan Koh Young menangkap bahwa kontraktor skala kecil menengah lebih memilih memakai alat berat buatan China karena harga yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan alat berat dengan brand terkenal. Menawarkan alat berat merek Lonking, PT Kasana memiliki produk andalan back hoe loader, wheel loader dan mini excavator. Selain itu PT Kasana juga memiliki motor grader dan road roller.

PT Kasana tidak hanya memasarkan produk Lonking tapi juga Sandvik (rammer dan bretec), TCM (forklift)  dan Baoli.

Alat berat excavator 20 ton keatas kini mengalami peningkatan permintaan yang disebabkan oleh daya tarik leasing didukung produksi mini excavator yang cukup pesat. Oleh karena hal ini PT Kasana makin agresif memasarkan alat berat mini excavator ini.

Lonking merupakan produsen alat berat sejak 1993 yang sudah memiliki 19 anak perusahaan dan memiliki total pegawai 7 ribu orang. Lonking memproduksi komponen utama alat berat seperti torque coverters, hydraulic components, driver shaft, gear pipes, gearboxes yang semuanya diproduksi dengan mekanisme robotics.

Tantangan utama PT Kasana adalah menangkis tuduhan akan kualitas produk China. Menyikapi hal ini, produk Lonking berupa wheel loader merupakan bukti nyata akan kualitas tahan lama alat berat buatan China ini.

Berdasarkan pengalaman PT Kasana, Lonking memberikan perhatian khusus akan mutu produknya sekaligus layanan kepada klien bisnisnya. PT Kasana menerapkan hal serupa untuk konsumen di tanah air dengan kualitas tinggi layanan konsumen, menyediakan produk bermutu sampai after sales services yang sangat baik.

Saat ini PT Kasana mempunyai 7 perusahaan cabang mulai dari Makassar, Pontianak, Surabaya, Semarang, Cikarang, Jakarta dan Palembang. Untuk meraih posisinya saat ini PT Kasana banyak belajar dari perusahaan besar sejenisnya. Dari proses belajar itu, PT Kasana menangkap akan pentingnya mendirikan information system yang bersifat real time serta terintegrasi yang bertujuan memberikan pelayanan tepat dan cepat.

Untuk menjaga kualitas after sales service-nya, PT Kasana membuat divisi product support yang mencakup pusat pelatihan untuk para karyawan marketing, mekanik, sampai operator mesin para pembeli.

Resale value produk alat berat buatan China masih perlu waktu untuk terbentuk. Meskipun demikian, konsumen PT Kasana selalu melakukan repeat order yang diyakini sebagai efek positif atas after sales service yang diberikan.

Lonking juga tidak berdiam diri begitu saja melihat partner usahanya PT Kasana. Memperhatikan peluang pembangunan yang dilakukan China di Indonesia saat ini, Lonking pun menugaskan penasihat teknis perusahaan beserta dua tenaga sales di PT Kasana untuk melayani konsumen dari China yang datang ke Indonesia untuk menuntaskan berbagai proyek.

Pengalaman The Big Price Cut Group Menciptakan Pasar untuk Multi Produk Bisnisnya

Menciptakan pasar merupakan keharusan apalagi menghadapi era pasar bebas. Inilah yang diyakini pemilik The Big Price Cut Group, Perry Tristianto Tedja dalam sebuah diskusi kewirausahaan bertema Enterpreneur Networking Forum

Elemen penting dalam menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda adalah menciptakan sebuah brand bisnis yang disukai banyak orang. Untuk bisa membuat brand seperti itu maka pengusaha dituntut untuk terus inovatif dan kreatif khususnya dalam menangkap peluang usaha.

Daya tarik pasar Indonesia adalah kategori masyarakatnya yang mayoritas konsumtif. Cara terbaik menangkap peluang usaha dari jenis konsumen seperti itu adalah dengan produk terbaru yang mengikuti kemauan konsumen.

Selain itu, Anda harus memiliki target pasar yang jelas. Untuk memperkuat sektor ini SDM akan memegang peran yang penting. Sebagai pemilik usaha Anda harus mengetahui seni meningkatkan semangat kerja karyawan karena pada akhirnya karyawan akan menularkan semangat positif itu kepada konsumen. Karyawan yang puas akan pekerjaannya akan bekerja dengan optimal sehingga sebuah produk yang dijual dengan harga mahal sekalipun tidak akan menjadi masalah untuk konsumen.

Sekarang ini, bersama grup usahanya Perry menjalankan lima belas jenis usaha mulai dari sektor wisata De Ranch Lembang, Taman Kupu-Kupu Cimahi, The Historich, All About Strawberry dan Floating Market. Di bidang kuliner ada Rumah Sosis, Farm House, Brighton, Asado Kitchen dan Tahu Susu Lembang. Dan di bidang property ada The Summit Siliwangi Hotel.

Selain itu Perry juga tetap setia dengan bisnis FO yang sudah dibangun sejak tahun 90-an. Bisnis FO nya antara lain The Summit, Formen Galeri Lelaki, Summit Boutique Outlet, Aamani, The Big Price Cut, dan Samaya Hijab Store. Berdasarkan pengamatan bisnisnya, bisnis FO sedang mengalami kejenuhan yang disebabkan gaya hidup masyarakat dinamis. Melihat kondisi ini, Perry justru semakin tertantang untuk mengibarkan bisnis FO-nya ditengah tren menurun saat ini. Prediksi profesionalnya melihat tren bisnis ke depan adalah akan meningkatnya bisnis hotel, wisata dan kuliner. Ketiga sektor bisnis ini saling berkaitan erat. Untuk grup usaha Perry sendiri, sektor wisata menjadi fokus utama mengingat 70% pendapatan bisnisnya berasal dari bidang itu sedangkan sekitar lebih dari 25% bersumber dari bisnis FO.

Terapkan Cara Menciptakan Pasar Untuk Produk Bisnis Anda Sekarang

Belajar dari pengalaman dua pengusaha yang sudah diungkap diatas maka setidaknya Anda bisa menangkap best practices dalam menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda antara lain:

  • Fokus untuk memasarkan produk berkualitas. Jika Anda sudah memiliki produk maka pastikan produk itu memiliki kualitas di bidangnya.
  • Fokus untuk mendengarkan apa kemauan konsumen. Hal ini diterapkan PT Kasana dengan menerapkan layanan purna jual (after sales services) yang berkualitas.
  • Fokus untuk mengedukasi konsumen. Hal ini juga diterapkan PT Kasana untuk menangkis citra kurang baik produk alat berat buatan China.
  • Fokus melihat permintaan. Baik PT Kasana atau Grup Usaha Big Price Cut melihat adanya “permintaan” yang terus tumbuh di sektor usaha masing-masing. Mereka fokus mengembangkan produk berkualitas berkaitan dengan bidang usaha itu.

Nah, itulah setidaknya cara menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda. Sebuah cara yang merupakan pengalaman pengusaha yang sudah menjalani bisnis cukup lama dan meraih sukses dari bisnis mereka. Siap menciptakan pasar untuk produk bisnis Anda? Silahkan berbagi pendapat.

One Response

  1. asssss April 6, 2016

Leave a Reply

CommentLuv badge

Pinjam Uang Untuk Lebaran Secara Online. Aman, Nyaman, PraktisPinjam Uang
+